
..." perut mu masih sakit rein?." tanya Laras, melihat Reina memegang perut.
..." datang bulan bulan ini seperti tidak lancar tersendat sendat, tadi aku mau mandi ada bercak darah tanda tanda akan haid, ini belum aku cek lagi.." jawab reina
.." ditambah lambung mu yang sedang tidak nyaman ya. " tambah Laras
Reina hanya mengangguk kan kepalanya. Laras menganjurkan minum pelancar haid, tapi Reina menolak, karena tidak terbiasa meminum itu.
ponsel Reina berbunyi ada chat masuk dari Nia, yang meminta bertemu jam makan siang nanti dilobi Kantor nya. Laras melarang nya untuk menemui Nia, dengan alasan menjaga Nia berbuat macam macam, tapi Reina membalas chat dari Nia untuk bertemu disaat jam makan siang .
jam makan siang pun tiba ,Reina menuju lobby sesuai janji yang disepakati
".... assalamualaikum Reina .." Nia memberikan salam terhadap Reina yang terlebih dahulu datang
.." walaikumsalam. " Reina membalas salam dari Nia, Nia duduk di depan Reina, dengan basa basi Reina menanyakan kabar ke niaa setelah pingsan kemarin
.." kabar ku baik, .. "jawab nia
..." oh iya aku lupa, kamu kan juga dokter , pasti tau kondisi badan nya dan cara mengobati nya" ucap Reina dengan senyuman datar
.."Alhamdulillah mama , Raka mau menjagaku ." ucap Nia yang seperti nya sengaja memanggil nya mama
Reina menelan Saliva dalam tenggorokan nya
gleeek .." mama? sebelum nya Tante Sofi sekarang sudah memanggil mama, semakin jauh melangkah nia.." ingin sekali Reina berkata itu tapi apa daya hatinya tertahan.
..." trus tujuan mu kesini ?, waktu ku tidak banyak.." Reina langsung to the point karena Reina tidak ingin berlama-lama
__ADS_1
..." bagaimana kelanjutan nya, apakah kau akan segera bercerai dengan raka.?"
pertanyaan Nia membuat reina muak, seakan akan Nia sudah tidak sabar ingin dihalalkan, ingin memiliki Raka seutuhnya.
Nia pun beralasan demi cabang bayi yang akan segera dilahirkan nya
..."kenapa ini perut lagi lagi aku merasakan hal yang tidak nyaman dan mual yang tidak berkesudahan.."
Reina mengeluarkan buliran buliran keringat dikeningnya
.."Nia , inshaAllah 2 atau 3 hari lagi surat gugatan akan tiba, semoga kabar itu membuat kamu senang.."
dengan tenaga yang lemah Reina mencoba untuk bangkit, kaki yang lemas, reina berusaha mengumpulkan tenaga agar bisa berjalan
...." Reina terima kasih kamu mau mengakhiri pernikahan kontrak ini, terima kasih kamu mau mengembalikan Raka pada ku..."
..." ini tujuan nya apa sih? mengapa mengekpost tentang pernikahan ku.."
Reina merasa pusing ingin rasa nya jatuh, untung Bima dan arsha yang kebetulan lewat memapah nya agar berdiri kuat.
Nia segera bangun, dan menghampiri Reina dan Bima
... " ini yang suka diceritakan Raka duda beranak 1, terlihat cocok, jika nanti status mu sudah tak bersuami, kalian pasti cocok membina rumah tangga, janda dan duda.."
Nia meninggal kan Reina yang diam mematung, rasanya Reina ingin melempar sepatu high heelsnya ke arah kepala Nia
kasat mata dan bisikan para karyawan membuat Reina sedikit terganggu, Reina pun berjalan dengan di gandeng arsha
__ADS_1
Reina meminta bima menjaga jarak dengan dirinya, Reina tidak mau para karyawan salah paham akibat perbuatan Nia tadi.
Reina pergi ke kamar mandi karena merasakan perut nya yang mual, Reina ingin memuntahkan isi yang ada dalam perut nya
.." apa yang mau dikeluarin, kalo makan aja susah, bahkan susu pun tidak bisa masuk.." ucap Reina yang berada di toilet frustasi dengan rasa mualnya.
setelah Reina mencuci tangan dan membersihkannya di wastafel , Bella pacar Adit sekarang tiba tiba datang melabrak Reina
...." gara gara pernikahan palsu loe trus loe akan bercerai, hubungan gue ma Adit di ambang perpisahan.."
Bella berteriak triak tidak jelas, Reina menjadi semakin pusing masalahnya datang bertubi-tubi
..." apalagi sih ni..?" tanya Reina memelas
..." Adit tadi meminta hubungan nya berakhir, ga ada angin ga ada hujan, sejak dapat kabar pernikahan palsu loe dan akan segera bercerai, Adit mau pisah dari gue.." .
..." ya gue mana tau bel, kalo Adit mau mutusin loe, kalo pun hubungan loe putus, gue juga ga ada pikiran balikan ma Adit, yang jelas-jelas orangtuanya nentang hubungan kita, pasti lu dah dapat info dari mama Adit tentang ketidaksukaan mama Adit sama gue,.." reina memperjelas hubungan Adit dan Reina dulu agar Bella tidak salah paham.
Bella menghampiri Reina dan mencengkram bahu Reina, membuat reina merasakan sakit.
..." gue kan pertahankan hubungan gue..cam kan itu.."
bahu Reina di hempaskan, Reina pun tertawa kesal di toilet tersebut.
karena ulah Nia semua orang menggunjing kan dirinya, mengatakan mempermainkan pernikahan.
seperti nya Nia sudah memperhitungkan akibat dari gosip yang dia sampaikan di lobby tadi. Reina hanya bisa menangis dan ingin. segera pulang.
__ADS_1