
..." ka, setelah baca ini please calling gue, penting. gue bingung harus lakuin apa..? waktu itu pernah gue info ke loe Reina hamil , tapi ternyata itu bukan anak suami nya, itu anak loe. dia juga baru tau begitu pasca loe bercerai dari Reina, segera hubungi gue ka.."
..."niaaa ..." panggil Raka, dengan tangan bergetar Nia menghapus pesan dari harun, Raka memegang bahu Nia, dan tersentak kaget.
..." kenapa..? tanya Raka yang melihat wajah Nia yang panik dan tangan nya memegang ponsel Raka.
..." e eeee aku pin pinjam hape mu iya, aku lagi nyari hape ku , lupa taro mana.." jawab nia gelagapan.
..." ohhh.. ya udah aku tinggal mandi dulu ya.." Raka segera ke kamar mandi dan Nia berlari ke ruang balkon kamar nya.
Nia berjalan mondar mandir sambil memegang ponsel Raka
.." berpikir Nia , ayo berpikir apa yang harus dilakukan, Raka ga boleh tau ini.." Nia terlihat frustasi dengan kepanikan yang dibuat sendiri.
akhirnya Nia mencoba membalas chat Harun.
..." ini aku Nia, kumohon run jangan bahas ini lagi ke Raka, kasihanilah aku, jika mereka bersatu kembali, aku bisa gila , aku ga punya siapa siapa lagi, lebih baik aku mati. biarkan Reina bahagia dengan suaminya sekarang. doakan lah aku agar aku segera hamil kembali agar Raka menyanyangi ku. kumohon run..🤐🙏.."
chat pun terkirim dan terbaca oleh Harun, harun hanya menggelengkan kepalanya, Herfiza masuk membawa the baby yang akan mengajak nya bermain bersama papa nya.
herfiza melihat chat harun ke Raka dan dibalas oleh Nia.
.." penasaran ya kamu chat Raka, malah di baca Nia, ga lama lagi ponsel mu akan terblokir.." ucap Herfiza menyindir Harun
..." maaf sayang, jujur aku kepikiran anak dalam kandungan reina ,berdosa sekali aku memisahkan mereka.."
..." kau tau hasil USG anak Reina? perempuan, mereka pasti akan bertemu, bersabar lah sayang , ikuti lah rahasia illahi.." jelas Herfiza.
*
hari ini tepat Reina tujuh bulanan yang diadakan oleh Bima dirumah nya.
Reina menggunakan kebaya dengan rambut disanggul.
..."sudah siap jualan cendol nya Bu..?" ledek Bima, Reina hanya tersenyum.
__ADS_1
..." sudah, gunakan senyum terbaik mu dan gaya cool mu.." jawab Reina , Bima mengangkat tangan di dekat kening nya.
..." ada apa dengan hari ini mengapa perasaan ku tidak enak.." gumam Bima dalam hati.
acara mitoni nujuh bulan dimulai, dari dimandikan, belah kelapa sampai menjual cendol.
Reina melantunkan ayat suci demi keselamatan bayi nya kelak dilahirkan ke dunia nanti .
acara berlangsung lancar. Bima sigap menjaga Reina dari memberikan minum , mengipasi nya, menghapus keringat dikeningnya.
..."bee , aku mau ke toilet." ucap reinA, Bima ingin segera ikut bangun dan menemani nya ,tapi Reina melarang nya meminta agar tetep duduk dikursi nya, Bima pun mengangguk kan kepala. Reina segera menuju toilet.
5 menit, 10 menit Bima menunggu Reina tak kunjung balik. hingga waktu 15 menit kunjung datang , Bima memutuskan menyusul Reina ke kamarnya.
..." rein, rein ,,, udah belum pipis nya? ..." Bima mengetuk ngetuk pintu kamar mandi nya namun tidak ada jawaban. Bima masuk ke kamar mandi tapi tidak menemukan Reina.
Bima mulai panik mencari kekamar mandi lain tidak ada juga, mencari ke lantai dua tetap tidak ada.
Bima mulai menanyakan kepada Tommy dan saudara yang lain Reina tetap tak terlihat.
..." ada apa ini, dimana mereka..? .." tanya Tama panik.
..." Daddy Daddy , pak Wahyu pingsan di belakang.."ucap arsha dengan nafas yang tersengal-sengal berlari memberi tahukan kejadian tersebut, Bima pun berlari ke taman belakang.
nampak luka memar di kepala pak Wahyu
..." pak tolong nyonya Reina , dia di culik.." ucap pak Wahyu yang nampak kesakitan.
Tommy mencoba menghubungi Zoe tidak ada jawaban juga , Tommy makin juga semakin panik kakak dan tunangannya hilang.
*
"...dimana aku...?" tanya Reina yang baru tersadar dari pingsannya. pelan pelan membuka mata , melihat Zoe yang sedang tertidur jugq di lantai.
.." Zoe Zoe bangun Zoe .." Reina membangun kan nya.
__ADS_1
Zoe pun terbangun memegang kepalanya yang masih sedikit pusing dan mencoba bangun membuka matanya pelan pelan.
.." dimana ini kita.." tanya Zoe dengan sedikit kebingungan, Reina pun menimpali apa kita sedang di culik, mata Zoe terbuka lebar. Zoe mulai bangun melihat keadaan ruangan dimana mereka disekap.
Zoe mencoba membuka tas selempang kecil nya ponselnya ternyata mati, dinyalakan kembali , begitu mendengar suara pintu terbuka ponsel Zoe segera diselipkan di dalam stoking terselip di paha yang tertutup dengan rok nya.
cekreeeek pintu terbuka
..." halooo sudah pada bangun sahabat penghianat dan saingan ku. "
mata Reina dan Zoe terbuka lebar di depan matanya sudah ada angel yang berdiri dengan amarah yang menggebu-gebu.
dengan posisi Reina dan Zoe masih terduduk
paaaaaak tamparan keras melayang di pipi Reina dan Zoe.
..." ini buat loe sahabat penghianat dan loe yang udah berani ambil arsha dan Bima .."
.."angel sadarlah perbuatan loe ini ga baik..."Zoe menekan anting nya , alat yang dia beli untuk merekam suatu percakapan yang dianggap perlu. yang digunakan di rumah angel juga.
angel menarik rambut Zoe , hingga Zoe teriak kesakitan
.." gue benci sama loe Zoe, loe sahabat gue tapi khianati gue."
Reina mencoba melerai , karena badan Reina kecil dan sedang hamil , Reina di dorong oleh anggel dan jatuh terhempas kembali.
..."awwww perut ku .." Reina yang jatuh terduduk merasakan tersentak dalam perut nya.
..." kenapa ka..." tanya mama sofi yang melihat Raka memegang megang perut nya.
.." ga tau mah , perut Raka tiba tiba ga enak , dada Raka tadi kaya ada yang ngetuk, perut Raka jadi mules ga jelas gini.."
..." doa yang baik baik sayang, mungkin ada yang sedang menyebut nama mu atau sedang memikirkan mu.. mitos sih tapi banyak benar nya.." ucap mama Sofi yang sedang bersantai di ruang tamu.
..." huft tak mungkin Reina menyebutkan nama dan memikirkan ku. sudah lah Raka, buanglah pikiran itu, sekarang dia udah jadi istri orang.." batin Raka yang meringis.
__ADS_1