
pernikahan hanya dihadiri keluarga inti, tanpa ada acara resepsi seperti yang Reina mau.
..." awas kamu Reina, kamu telah merebut arsha, dan tambang emas ku Bima.."
dari kejauhan dalam kendaraan mobil sedan hitam, angel mengepalkan tangan nya memukul stir mobil kekecewaan nya ditinggal menikah oleh Bima.
kaca mata dikenakan kembali, angel menutup kaca mobil, mobil pun dijalankan.
ciiiiiiit ,
angel mengerem kendaraan nya , tampak arsha berlari ke tengah ingin mengambil kucing kecil yang berlari ke tengah.
.."arsha ini mommy nak, akan kubuat hak asuh mu kembali kepada ku.." ucap Angel di dalam mobil. angel yang menggunakan masker dan kacamata hitam tidak membuat arsha mengenalnya.
Tommy menggendong arsha , mobil melaju kembali.
.." ga sopan, dah mau nabrak , keluar sebentar orang nya juga ga untuk minta maaf.." omel Tommy yang melihat mobil sedan hitam tersebut melaju begitu saja
*
..." masuk lah.. ajak Bima.."
arsha menggandeng tangan Reina untuk masuk
bik irah dan pak Wahyu menyambut nya..
.."terimakasih Bu mau jadi ibu sambung untuk arsha. ..." ucap bik irah yang mata nya berkaca kaca menyambut nyonya baru nya.
Reina dibawa kekamar Bima , Reina tersentak kaget.
.." kamu ga salah kita tidur berdua?.."
bima menganggukan kepalanya
__ADS_1
.." iya kenapa ? kita kan suami istri??..."
.." mati aku.." gumam Reina
..."tak usah berpikiran kotor, aku tidak akan menggauli mu, aku bukan manusia bejat, tapi mencium, memeluk itu hak aku, karena aku suami mu..." ucap Bima membuat perut Reina mual hingga dia berlari ke toilet
Bima mengikuti nya dan menekan nekan punggung belakang nya.
.." seperti nya anak ku ga suka sama kamu.., lihat dia jadi mual.." ledek Reina
bima tersenyum
.." anak mu suka sama aku, buktinya dia minta Mulu chesse cake, mama nya yang lebay."
Reina memukul dada Bima dan setelah berminyak muntahan selesai reina beranjak inginke luar kamar mandi.
.." mau kemana? " tanya Bima
..."mau keluar , kenapa? .."
.." sudah sore hayo mandi.."
Reina spontan menoleh kebelakang
..." ma maaan di..? sama kamu.. ?" Reina menggeleng kan kepalanya.
.." dasar otak kotor, aku ingin membersihkan rambut mu , mencuci rambut , cepat ganti baju mu dengan piama itu., lalu masuk ke bathup, aku akan keramasi rambut mu, kita main salon salon an.."
Bima mengeramasi rambut Reina dengan teliti, memberikan shampo dan conditioner, menggosok nya seperti di salon salon
pletak... kening Reina di sentil Bima
.."sakiiit.." jerit Reina
__ADS_1
.." he he habis kamu tidur.." ledek Bima
..." hey kepster salon gadungan , tugas mu itu mencuci rambut ku, jangan komplen aku mau ngapain.." omel Reina, Bima hanya tersenyum
.."iya begitu wanita dollar, kamu harus tersenyum , bukan menangis..." ucap Bima dalam hati sambil bekerja mengucek ucek rambut Reina.
setelah Bima mencuci rambut Reina dengan bersih, Bima pergi keluar kamar mandi, agar Reina membersihkan badan nya ,Bima sangat telaten menyiapkan air rempah untuk Mandian Reina.
.." pak Bima, asli keren banget, seger , badan badan ku ga pegel pegel lagi..mmmmm wangi lagi.. " ucap Reina sambil mencium kedua tangan nya.
Bima menepuk tempat tidur agar duduk di sampingnya Bima
.." mau ngapain ?.." selidik Reina dengan memicingkan matanya..
bima mengayunkan sisir ditangan nya, memberi kode untuk menyisir rambut nya. Reina pun duduk disampingnya. Bima menyisiri rambut Reina yang tampak kusut
..." mau makan apa? biar bibik buatkan.." bisik bima
Reina menutup kedua matanya , bulu kuduk nya berdiri..
..." apa saja yang penting tidak mengandung racun, atau obat tidur.."
lagi lagi Bima meledek reina
..." yahh...tenang saja racun tikus ku sedang habis.."
..."pak Bima.." ucap Reina dengan jantung berdetak kencang. karena Bima memeluk Reina dari belakang.
..." makasih ya kamu mau menikah dengan ku..apa saja akan aku lakukan membuat mu nyaman bersama ku.."
Reina yang diam tidak menolak peluk an Bima hanya tersenyum.
..." dulu mommy arsha pasti bapak perlakuan sama ya seperti ini..??" tanya Reina kembali
__ADS_1
..." kamu salah rein, dulu kebahagiaan angel hanya uang, shoping jalan jalan dengan teman nya, aku hanya di tuntut cari uang, quality time bersama keluarga tidak pernah kita lakukan.." ucap Bima dalam pikiran nya.