
Reina turun dari kamar nya menuju ruang tamu, sebelum nya Reina berbenah diri ,memakeup ulang lagi wajahnya
..." aku Anter rein, aku hari ini libur.."
Reina hanya melihat Raka dengan penuh kemarahan, rasa nya ingin kugantung dirimu di tiang bendera itu lah yang ada di pikiran reina.
..." ga usah mas, aku bawa mobil sendiri, kamu Anter mama aja..."
namun mama Sofie menolak , mama Sofie ingin diantar pak Bambang karena sebelumnya ingin mampir ke panti asuhan milik nya
Reina dan Raka pun berangkat dalam 1 kendaraan
.." diem aj neng dari tadi kenapa?.."
tanya Raka mencair kan suasana yang hening
..." aku ga masalah kalo kamu mau jujur sama aku, tapi kalo kamu ketahuan bohong trus aku tau dari orang, kamu tau kan aq dah sabuk hitam.." ancam Reina
Raka hanya bisa menelan Saliva nya
.." glek..."
Reina menatap tajam Raka
.." Jujur kemaren dengan Nia kan?.."suara Bergetar mata berkaca-kaca tetap melirik tajam ke Raka yang sedang membawa mobil
..." ma maaaf rein..." ucap Raka yang tetap mengemudikan kendaraan nya
"berhenti.." bentak Reina
Raka melirik Reina, namun Reina makin menjadi emosi nya
.." aku bilang berhenti.." pas kendaraan berhenti lampu merah, Reina pun keluar dari dari mobil Raka, membanting pintu mobil dan segera berjalan memberhentikan taxi.
di kantor
.". cemberut aja neng.." ledek laras
__ADS_1
.." ah ga, agak ngantuk aj.." jawab Reina asal
Reina menggerutu memaki nama Raka, karna perbuatannya tadi malam menutupi kesalahannya
.." dasar brengsek.."
.."apa katamu.?." Bima yang datang tepat Reina mengatakan kata brengsek
..."itu aku habis nonton film indo**** kemaren isinya tentang direktur narsis.."
Reina segera berdiri memohon pamit untuk memfoto copy tapi yang di tuju toilet
..." dasar laki laki kurang ajar, Sabtu jalan sama pacar, Minggu tidur ma bini.."
Reina yang terus memaki Raka tanpa henti
***triiiing.. wa Nia masuk ke ponsel Raka
nia;
Reina hanya menangis membaca wa dari Nia, dua orang yang membuat hatinya dipermainkan
setelah menangis Tampak dari kolong pintu kamar mandi ada yang memberikan tissue
***triiiing .." Bima chat
Bima;
cepetlah menangis wanita dollar, aku sudah ga tahan jadi satpam kamar mandi.🤑😬***
tak lama Reina tersenyum , menghapus air matanya, Reina ingat kalo hari ini adalah jadwal terapi arsha
keluar dari toilet ,Reina melirik kiri kanan namun tidak menemui sapa sapa
..." kata nya jagain manaaa?.. " Reina pun meninggalkan toilet , menuju arsha terapi di kantor nya di temani seorang dokter
hingga sore hari tiba
__ADS_1
.." ikut aku.." Raka memaksa Reina untuk masuk mobil nya dan segera melaju
.." aku mau turun .." pinta Reina
.." jangan macam-macam kamu.." Raka tampak menahan emosi
Reina pun mengancam akan melompat, namun Raka membentaknya
.."silakan, silakan kamu lompat, lalu aku akan sengaja menabrak an mobil ini.."Raka menambah kecepatan nya segera menuju hotel tempat yang sudah di pesan
Raka terus menarik tangan Reina memaksa agar ikut dengan nya
.." masuk.." perintah Raka ke Reina masuk ke dalam kamar hotel, Reina pun masuk
Raka mendorong Reina ke dinding samping pintu, dan memaksa mencium Reina, Reina yang terkejut menolak namun tenaga Raka lebih kuat
Reina yang ketakutan karena suami nya memjadi beringas akhirnya dia menyerah, menangis lalu berlutut meminta ampun
Raka pun ikut berlutut dan memeluk Reina, menyadari kalo perbuatan kasar nya melukai Reina
Raka meminta maaf, dan menjelaskan yang dia liat bukan seperti Reina pikiran
..." aku juga berdosa rein ma kamu karena aku pergi sama Nia.."
Reina menghapus air matanya
.." kenapa kamu ga ngomng, kan aq dah bilang kalo kamu ngomong aku ga masalah.."
.." aku takut kamu terluka.." Raka memegang wajah nya dengan penuh kehangatan
..." aku terluka mas , karena suatu saat kamu pasti akan ninggalin aku, aku harus menyiapkan hati ini, hati yang sudah ada rasa untuk mu.." Reina menangis terisak Isak
30 menit Reina menenangkan diri.. Raka pun membawa Reina ke tempat tidur
.." kamu mau jalan jalan di pesisir pantai..?* ajak Raka yang ingin merasa adil antara Reina dan Nia
tapi Reina menolak nya baginya cukup Raka menemani tidur itu membuat bahagia
__ADS_1