
Rena dan raka menikmati makan siang mereka di restoran cepat saji masakan jepang.."Rein... " ucap Raka
...''emm, iya mas kenapa??.." tanya Rein, sambil menatap Raka
.."to the point aj y , aq mau ngomong jujur ma kamu..." pinta Raka
tampak ketegangan dari raut wajah Raka yang ingin mengatakan sesuatu dengan serius
..." mau ngomong apa mas??'" tanya Reina sambil melap sisa makanan di bibir samping nya dengan tissue makan yang disiapkan
..." masalah perjodohan mama aku supaya aku sama kamu.." jawab Raka
.." lalu??" tanya Reina kembali.
..." apa kamu mau dijodohkan ma aku..? tanya Raka
,,," astaghfirullah .. kenapa Raka langsung nanya gitu , trus AQ jawab apa..?"" gumam Reina yang bingung menjawabnya.
..." AQ pengen ngomong sesuatu.." pinta Raka
... " apa itu mas??." tanya Reina , dengan muka cemas dengan nada permintaan Raka yang serius
..." a..a.. aku sebenernya sudah punya kekasih rein .." jawab Raka
duuuuuaaaar "...Ya Allah apa lagi ini, baru saja AQ bilang , Raka sopan ,baik, ingin berniat membuka hati, ternyata dia punya kekasih..." gumam Reina menggigit bibir nya
...." mas ,kalo mas mang ga suka hubungan jodoh ini, mas bisa ngomong sama mama mas, aku ga masalah, aku juga ga mau ada yang tersakiti, apalagi jadi orang ketiga, trus mas ga bahagia, mumpung hubungan kita belum jauh.." ujar Reina dengan suara sedikit bergetar
__ADS_1
..." mas mau tetep lanjutkan perjodohan ini..." ujar Raka
sepintas Reina mengkerut kan kening nya...
"maksud mas..?tapi tadi kata mas.."
..." saya tau rein, kamu juga belum ada cinta buat saya, dan saya tau juga kamu baru patah hati setelah kandas nya hubungan mu dengan kekasih mu.." ujar Raka
..." mas ,cari tau tentang AQ ya..? tanya reina menyinggung kan bibir atas nya
..." aku mau kita tetep lanjut perjodohan ini ya rein, saya hormati tiap pekerjaan mu, saya hormati kamu sebagai istri, insya Allah saya penuhi kebutuhan kamu.. tapiiiiiiii... " ungkap Raka yang terhenti kata2 nya..
..." tapi apa? " tanya Reina
,,," izinkan saya ,tetep berhubungan dengan wanita pilihan saya.." pinta Raka
jika bisa tergambar ,, ada banyak petir dikepala Reina..
Reina pun mengambil napas dalam-dalam..
..."mas, sebenarnya apa tujuan mas tetep mau nikah sama saya, tapi mas masih lanjutin berhubungan dengan pacar mas...?" tanya Reina
..."itu namanya mas memainkan sumpah janji per nikahan, mas juga bisa dibilang selingkuh..., dosa mas.." tambah Reina
..." mas tau itu salah.." jawab Raka menghela napas
Raka mulai menceritakan hubungan nya dengan Nia
__ADS_1
.." Nia itu pacar ku dari SMA , walau dulu kami LDR kami tetep menjaga rasa sayang kami.."
Reina menyeruput minuman nya..
..." trus kenapa mas ga bilang sama mama mas , kalo mas dah punya pacar..?"" tanya Reina yang sudah mulai ga nyaman
.." aku juga udah ngomong kalo aku dah punya kekasih, tapi malah mamah nyuruh memutuskan hubungan ku dengan dirinya.. karena mama sudah berjanji dari dulu untuk mendekatkan kamu dengan aku.. " timpal raka
rakapun menambah cerita lagi..
..." begitu mendengar kamu sudah putus dari pacar mu, mamah gencar menyuruh aku supaya bertemu dengan kamu.." muka Raka terlihat tidak bersemangat
Reina hanya bisa menggigit bibir nya sudah tidak dapat berbicara apa apa lagi
."..mas , apa gini aja ,aq aja yang bilang kekeluarga aku ga mau lanjutin perjodohan ini..? tanya Reina.
Raka tersenyum kecut.. .." mama sudah mengancam ku rein.. katanya kalo sampai tidak berjodoh, mama mau putuskan hubungan sama aq, kan aku bingung.." jawab raka dengan berwajah resah
.."waduuuh,, tambah lagi watak model per mamaan , ini juga ngancem, beda nya kalo ini dipaksa paksa agar nikah sama aku" gumam reina
... " mas , aq pamit dulu ya ma pulang.. kaya nya sampai sini aj dulu pertemuan kita..." pinta Reina
.."AQ ga sanggup lagi y Allah, rasa nya mau menghindari dulu urusan ini.." gumam Reina dalam hatinya
..."saya Anter ya rein.." pinta Raka
..." ga usah mas, kebetulan aq bawa kendaraan sendiri.. mas duduk aja, habiskan makanan dan minuman mas, ..
__ADS_1
assalamualaikum.." pamit Reina meninggalkan Raka.
..."walaikumsalam.." jawab Raka sembari melihat bayangan Reina yang perlahan lahan menghilang