Akhirnya Ku Menemukanmu..

Akhirnya Ku Menemukanmu..
menjadi nyonya bima


__ADS_3

..." kamu serius mau terus kerja.??? " tanya Bima yang sedang mengancingkan lengan ditangan nya.


.."iya boleh ya,.."Reina merajuk ,mencoba memakaikan dasi ke leher Bima, karena Bima tinggi, terpaksa Bima yang menunduk.


..." kalo aku ga izin kan bagaimana, ? apa kata keluarga ku dan keluarga mu , pemilik mall terbesar tapi istri nya masih kerja.."


Reina memanyunkan bibirnya , dan menarik hidung nya.


.." mulai narsis nya.."


Bima menarik hidung Reina yang mungil


.." kamu kan seminggu ini cuti, coba lah belajar jadi ibu rumah tangga apalgi kau sedang mengandung, belum lagi mabok mu yang parah.jika kamu merasa bosan kau bisa datang mengamati aku bekerja.."


Reina menggeleng kan kepala melihat Bima yang dirumah dengan ditempat kerja beda karakter, Bima di tempat kerja karakternya dingin sedangkan disini tampak hangat.


..." satu lagi rein, berhentilah memanggil ku bapak, apa aku sudah tampak tua..?"


Reina menahan tawa nya namun pecah juga


.." pak Bima, umur ku mau masuk 24, dirimu 30 , apa kau tidak terlihat tua." ledek Bima


Bima mendekat kan wajahnya ke wajah Reina


.." kamu tau rein, di usia 30 itu usia matang , apalagi urusan ranjang.."

__ADS_1


*glekkk Reina menelan Saliva nya dalam tenggorokan nya


..." Mateng loe rein, ngapain mancing mancing usia, diajak gulat mati dah.." gerutu Reina dalam hati.


Bima meniup anak rambut Reina agar tersadar dari lamunannya


.." melamun jorok y.. .."


Bima menggandeng tangan Reina dan mengajak nya ke ruang makan.


*arsha terlihat sudah duduk manis mengucapkan salam pagi kepada kedua orang tua nya


.." good morning mommy.." ucap arsha, membuat Reina terasa tentram dan mencium rambut arsha.


.." kamu ga makan???" tanya Bima , Reina menggeleng kan kepalanya , Reina takut mengalami morning sick jika perut nya di isi sarapan pagi.


..."makanlah.." bima mulai menyuapkan nasi ke mulut reina , awalnya Reina menolak, karena paksaan Bima akhirnya Reina membuka mulut nya memakan sarapan nya beberapa sendok juga meminum susu kedelai yang dibuat bik irah.


.."amaaaan" jawab Reina antusias karena tidak mual dan muntah.


..." Dede nya tau papa ny ganteng yang nyuapin, jadi terkesima..." Reina menepuk keningnya mendengar jawaban Bima.


..." mama kaya anak kecil makan di suapin.." arsha meledek Reina,Reina pun mencubit pipi arsha.


..." hari ini aku mau diantar mommy, boleh dad??" pinta arsha , mata Bima dan Reina berpandangan.

__ADS_1


Bima menyindir Reina, kalo Reina belum mandi, apa arsha tidak malu. Reina yang tidak terima bangkit dari kursi meja makannya


..." 10 menit, aku pasti siap.." Reina segera ke kamar Bima menuju kamar mandi


baru masuk 3 menit Reina masuk kamar mandi, terdengar reina muntah muntah, Bima segera menyusul ke kamar mandi, dan menyuruh arsha tetap melanjutkan makanannya.


Bima memijit dan menepuk nepuk pundak dan leher reina


.." pergilah pak Bima, nanti kamu ikut mual, lagi pula baju kerja mu sudah rapi.." pinta Reina.


setelah selesai reina terlihat lemas , Bima membawa ke tempat tidur.


.." maaf makanan yang kamu berikan semua keluar kembali.." mata Reina berkaca kaca dengan suara menyesal.


.." jadi beneran kamu kalo mandi pagi pasti mual. ?"


Reina menganggukkan kepala nya, setiap kena air dingin atau sikat gigi , tubuhnya seperti tidak suka , rasa mual nya melebihi sakit lambung nya kalo kumat.


Bima keluar kamar sebentar, berbicara pada arsha, kalo pagi ini diantar supir nya, karena Bima akan mengurus mommy rein pagi ini.


.." oke dad, tidak masalah demi Dede dalam perut mommy aku mau berangkat sendiri.." jawab arsha semangat.


..." wah arsha mandiri ya udah mau jadi Abang.." puji bik irah.


arsha pun bersiap bersekolah dan berpamitan pada mommy rein, mencium dan memeluk nya, Reina meminta maaf karena tidak jadi mengantar arsha ke sekolah., arsha menganggukan dan tersenyum,. Bima menghantarkan arsha masuk ke dalam kendaraan nya.

__ADS_1


__ADS_2