
Meeting pun dimulai, Bima ingin mengadakan acara ulang tahun untuk Jakarta internasional yang ke 10 telah berdiri, Bima ingin acara berbeda di tahun ini, juga untuk peresmian Bima menjadi CEO yang baru
...Reina , bagaimana dengan ide mu.." ? Bima bertanya dengan beribawa berbeda waktu cara bicara nya lift
..."dasar siluman rubah..kalo di dalam kantor beribawa sekali, coba tadi di lift jahatnya ambil bekal aku.." Reina terlamun membayangkan meracuni Bima dengan buah salak..ha ha ha
Wisnu menggoyangkan lengan reina membuyarkan lamunan reina dan memanggil namanya
..." hah iya pak, kenapa.."?tanya Reina malu karena ketahuan melamun
..." kamu pasti melamun membayangkan meracuni saya ya." ungkap Bima melirik tajam ke reina
Reina menjawab dengan polosnya
.." mang kelihatan ya pak di kening saya..??
ingin sekali Bima melanjutkan perdebatan dengan Reina, pintu pun diketuk oleh sekretaris Bima
.." pak, putra bapak sudah datang.."
ars masuk ke ruang an metting dan dengan menggunakan setelan jas hitamnya memberi hormat kepada bima
..." anak beruang kutub datang.."ujar Reina , ucapan Reina terdengar oleh pak Wisnu, dengan cepat pak Wisnu menyikut tangan Reina
Bima meninggal kan ruangan metting menghampiri anak nya dan membawa ke ruangan pribadi nya
..." kamu ya rein kalo ngomong.."Wisnu mengetuk pena ditangan nya ke kening reina
tuuuk
.." awwww sakiiiit pak Wisnu.." jerit Reina mengusap usap keningnya
.."kamu itu, ars itu sudah lama ditinggalkan mamanya, mama nya sudah lama di surga.." ungkap Wisnu yang memarahi reina, Reina langsung membulat kan matanya merasa terkejut atas ucapan pak Wisnu
..." kok pak Wisnu tau,oh iya pak Wisnu mah dah lama ya disini, Reina kan baru 2 th disini jadi mana paham.." bisik Reina
..." rumah nenek arsha dari mama nya tidak jauh dari rumah ku, kejadian nya sungguh menyedihkan membuat pak Bima mengalami trauma hebat.." tambah pak Wisnu yang mengingat kejadian itu
..." mang nya ada apa pak..? " tanya Reina penasaran yang masih berbicara dengan berbisik-bisik
..." bapak ga tau kronologi kejadiannya, seingat bapak mereka itu mengalami kecelakaan , istri pak Bima meninggal di tempat kejadian, arsha waktu itu sudah berusia 4th. Bima sempat mengalami koma..he he itu saja yang bapak tau.."
Reina yang mendengar kan serius tiba-tiba memundurkan kan badan nya menjauhi telinga nya dari Wisnu..
__ADS_1
.." ah bapak , ga update,. alias kudet.."ledek reina
lagi lagi Wisnu memukul Reina dengan pena nya ke kening Reina, Reina menjerit lagi kesakitan hingga meninggalkan bekas merah di keningnya
.." kamu itu kalo dapat info mau nya yang detil, mang bapak tukang gosip kaya kamu , bapak itu orang baik baik.." ucap Wisnu yang membuat Reina tersenyum senyum
Bima kembali masuk ke ruang metting, memulai kembali metting dan kembali menanyakan kepada Reina ide untuk Jakarta internasional
..." selain bagi bagi diskon untuk perbelanjaan pakaian dan market kebutuhan pokok, bagaimana perlombaan tiap divisi pak, lomba nyanyi misal nya.." Reina mengeluarkan ide untuk acara tersebut
..." saya setuju.." Bella yang ikut dalam metting pun , menyetujui ide Reina
.." sekali kali hadiah untuk para karyawan.." tambah Reina
... " hasil dari penjualan diskon barang seperti biasa kita undang anak-anak panti untuk mereka. nanti akan juga ada beberapa sponsor barang yang dijual.." tambah lagi saran dari karyawan bagian divisi market kebutuhan pokok ..
.." baiklah, pak Wisnu , saya mau acara ini direalisasikan.. tim bagian fashion, market sembako, dan hiburan taman bermain bekerja sama agar acara ini berjalan sukses.."
Bima pun undur diri meninggalkan ruang metting.. para ketua divisi mulai membuat program yang akan diserahkan kan ke pak Wisnu
..."mbak Reina dipanggil pak Bima keruangan nya.." Reina yang sedang membuat konsep merasa kaget atas permintaan bos nya melalui sekretarisnya
Reina melihat ke arah pak Wisnu.." ada apa? .."
tok tok tok.." pintu ruangan pak Bima diketok oleh Reina, pak Bima ini saya Reina, ."
Bima menyuruh Reina untuk masuk, tampak arsha sedang bermain game di ponsel ya duduk di sofa
..." bapak cari saya?.."tanya Reina yang masih berdiri di depan pintu yang sudah tertutup
."..ars, ini kan yang kamu mau , di temani Tante rein?" arsha yang bermain game mengehentikan permainan nya dan berdiri membungkuk memberi salam ke Reina
.." hah maksud bapak.." ? tanya Reina, Bima langsung bngun dari kursi direktur nya dan memakai jas nya
..." hutang mu terhitung sekarang, 2.5 jt brarti 30hari kamu jaga Reina dengan hari tak menentu."
Reina terkejut menahan amarahnya atas apa yang didengar Reina. Bima menggeser Reina agar jangan menghalangi pintu
.."awas.." decak bima ingin menuju ke luar ruangan bima
".. sampai aku kelar dengan urusan ku, kamu jaga ars.." tambah Bima, Bima pun pergi meninggalkan Reina dan ars
..".arrrrgh papamu itu ars seperti siluman rubah, kadang naik kadang jahaaaaaat" seru Reina dengan nada kesal
__ADS_1
ars menghentikan permainan games nya, beranjak menghampiri Reina, mengandeng tangan nya mengajak keluar dan turun menuju arena permainan
..." kamu mau main..? bawa kartu permainan biar Tante beli dan isi saldo nya
arsha menggeleng kan kepalanya
.." aku lapar.." reina yang mendengar ungkapan arsha melihat lekat lekat ajakan arsha
Reina membelai kepala arsha..
.."hey ganteng kamu belum makan...?"
..." sudah , tadi makan makanan bekal dari Tante, itu sangat enak tapi aku ingin mencicipi nya lagi.."pinta arsha
sebentar ya., Reina mengambil ponsel nya menghubungi Bima
... ***tuuuuuut....
hallo " jawaban Bima dari seberang sana
Hallo siluman rubah , ah maksud ku pak Bima, aku boleh mengajak arsha keluar mall, arsha mengajak ku keluar" pinta Reina
baiklah kembalilah jam 15.00 jangan telat," Bima pun menutup ponselnya**
...." ingin ku lem tikus rasanya mulut pak Bima.." ungkap Reina dalam hati. sekilas kembali melihat arsha.
..." ok bos, kita menuju rumah Tante.. Tante masakin makanan untuk kamu makan.."
Reina menggandeng tangan arsha ke tempat parkir an mobil nya*, mobil Reina pun melaju ke rumah nya ke perumahan tempat dia dibesarkan kan
POV Bima
..." siluman rubah. benar benar orang ini memberi nama seenak nya.." decak Bima dalam hati sambil tersenyum senyum sendiri
..." Bim, arsha sekarang dengan salah satu pegawai mu yang bertemu di Bali?.."
Bima yang sedang metting dengan papa nya menganggukan kepalanya
..." begitu Bima kasih tau, ada Reina di kantor Bima, arsha kerap memaksa agar bertemu dengan Reina.."
papa Bima, kakek dari arsha pun hanya bisa mengangguk anggukan kepalanya
__ADS_1