
..." sudah siap semua???" tanya Bima yang yang merapikan semua keperluan mereka esok berbulan madu di London
Reina menganggukan kepala nya
.." nanti anak anak rindu kita ga? " Reina duduk di samping Bima di atas ranjang mereka.
..." arsha ada Tya jadi mereka bisa bermain bersama, usia Aira dan alzam juga ga jauh beda, ada Zoe dan tommy yang menjaga mereka, jasa baby sitter juga ada. apa lagi yang kau khawatir kan..." ucap Bima dengan nada lembut nya.
mata mereka bertemu, jantung Bima berdetak ,bima mendekat kan wajahnya ke wajah Reina , bima mengkecup bibir Reina dengan lembut membuat Reina hanya tertunduk malu,.
Bima menarik bahu reina dan menghadapkan ke hadapan Bima. Bima mencium kembali bibir Reina, Reina membalas kecupan Bima namun terhenti seakan ada yang dipikirkan Reina, ketika Bima mencoba membuka piama Reina, dan tertahan oleh tangan Reina.
dengan nafas yang sedikit terengah, kening Reina dan Bima saling berhadapan , Bima menghentikan aktivitas bibir nya pada Reina
.." tidur lah, aku tau kau belum siap..." Bima mengecup kening nya, dan menyelimuti nya. tangan Bima melingkar di perut Reina .
melihat Bima sudah menutup mata , Reina memandang wajah Bima dan mengutuki kebodohan nya.
.." bodohnya kau Reina, mengapa hatimu belum terbuka untuk Bima.."
Di bandara.. semua berpamitan untuk Reina dan Bima. Reina terlihat berat meninggalkan arsha dan Aira yang masih usia 4 bulan.
..."duh ka rein 6 hari sebentar kok, stok asi ka Rein juga cukup, cukup bnget. seneng lah ka.." bujuk Zoe.
Reina memeluk dan mencium Aira dan arsha
.." tolong jaga mereka untuk aku.."
Bima dan Reina pun berangkat menuju London dengan pesawat pribadi milik Bima.
__ADS_1
Bima memesan hotel di tempat mereka menginap Bima menggandeng erat tangan Reina.
..." kenapa kau pake kaca mata hitam??" ucap Reina.
.." sengaja biar aku bisa melirik wanita-wanita bule disini.." ledek Bima.
.." cih, apa aku kurang cantik?? " Reina merasa cemburu dengan jawaban Bima.
Bima mengajak Reina keluar dari kamar hotel menikmati dunia malam.
.." sambil memandang langit langit malam itu indah ya bee.." ujar Reina melingkarkan tangannya di tangan Bima.
..." apa kah kau bahagia Rein..? tanya Bima memandang Reina dengan lembut.
.." sudah ku duga kau akan menjawab itu.." mereka pun tertawa.
..." mari kita pulang, besok kita menikmati bulan madu kita..." Reina dan Bima pun pulang menuju kamar hotel mereka.
Reina membersihkan diri di kamar mandi, dengan menggunakan piama tipis berwarna pink .
.."dia suamimu Rein Sekarang, kau harus memberikan kewajiban mu untuk melayani nya.." Reina berucap di depan cermin. Reina yang masih trauma akan cinta berusaha untuk tidak gampang luluh pada cinta.
Reina pun keluar dari toilet kamar, menuju ranjang Bima , melirik bima sudah menutup matanya.
.." sudah tidur.? selamat tidur bee.." Reina merapikan selimut menutupi tangan nya.
__ADS_1
..." aku ingin kau tulus mencintai ku rein, melakukan hubungan harus dasar saling menyayangi bukan cuma kewajiban terpaksa.." ucap Bima dari hati.
pagiiiii harinya...
.." sst sst saat.."Bima memanggil manggil di atas muka Reina, Reina membuka mata terkejut melihat laki laki di depan nya. dengan spontan memukul Bima.
.."aaaaaw..." pekik Bima mengusap-usap pipinya.
Reina terbangun mengusap pipi Bima
.." maaf maaf aku pikir orang jahat.."
.." mana ada orang jahat disini., dikamar ini hanya kita berdua.. " Bima yang spontan memarahi Reina.
.."kenapa kamu jadi marah marah, kamu sendiri yang iseng.." Reina tak mau kalah memarahi Reina. Reina pun mengusir Bima untuk keluar kamar. Bima yang ingin meminta maaf tidak di dengar Reina.
.." apa aku keterlaluan marahin Bima, di usir keluar kamar beneran ga balik.." Reina yang sudah mengganti pakaian tidurnya dengan baju hijau dilapisi cardigan putih.
ponsel reina pun berbunyi , ada chat dari Bima yang memberitahukan Bima ada di lobby bawah.
Reina mencari Bima di lobby, terdengar dentingan musik dan suara Bima yang sedang bernyanyi, reina menghampiri dan mengikuti alunan piano dan suara Bima, Bima sedang menyanyikan sebuah lagu romantis
..." kamu bisa main piano juga..??" ucap Reina , Bima menganggukan kepalanya
.." ada yang belum aku bisa.." Bima menatap Reina sambil terus menekan tuts piano
..." menaklukkan hati mu.." ucap Bima , Reina balas dengan senyuman.
__ADS_1