
angel yang melihat arsha memanggil Reina dengan sebutan mommy meradang.
.." dia bukan mommy mu arsha, akulah mommy mu, aku yang MELAHIRKAN MUUUU.." angel berteriak seperti orang kehilangan akal.
arsha berlari ke arah angel..
.." kau membunuh mommy ku , aku benci kamu,, jika kau memang mommy ku, dimana kau saat aku membutuhkan mu, dimana kau saat aku ingin dipeluk mu.." arsha menangis memandang wajah angel, membuat angel juga menangis mendengar Getaran suara arsha.
arsha kembali berlari ke Reina, namun Bima menahan nya, Bima hanya bisa berdiam , menatap wajah Reina yang terkena percikan darah, wajahnya memucat putih., matanya tertutup seperti orang tidur.
ambulance datang membawa Reina dengan tandu. Tommy mendampingi Reina masuk ke ambulance.
" Zoe , kau temani Bima ke rumah sakit.." pinta Tommy. mobil ambulans pergi meninggalkan tempat kejadian itu .
.." kak Bim, ayo. ka rein sudah dibawa ambulance. .." Bima tetap termangu.memandang tempat Reina terkulai lemas di tanah.
arsha memanggil manggil bima namun tak merespon .
*paaaaaak ..Zoe menampar pipi Bima
.." ka Bim sadar. ka Reina sudah dibawa dengan ambulance."
Bima* tersadar dari lamunannya dan memeluk Zoe.
__ADS_1
.." Zoe, aku ga bisa bagaimana jika Reina jika Reina.."
Zoe memegang bahu Bima
.." kan rein baik baik saja. kak rein masih dibutuhkan oleh arsha dan Aira.." Zoe lalu membangun kan Bima dan membawa ke mobil bersama arsha .
..." ka Kania ,mama papa mertua ku dalam perjalanan ke RS sedang kan kak Tama pergi ke kantor polisi. sabar kak Bim. kak rein pasti sehat.." arsha pun hanya bisa menangis..
.." Zoe , kamu bawa arsha pulang dengan mobil Tommy, aku ke kantor polisi mengurus angel dan vita akan kupastikan mereka mendekam lama dipenjara. "
.." Daddy aku mau mommy...." mata arsha berkaca kaca, memohon agar ingin ke rumah sakit.
.." ada Tante ayu dirumah, Dede Al, Tya, Aira pun dirumah." bujuk Zoe.
.."Daddy pastikan mommy akan pulang berkumpul bersama kita., jangan beritahu Aira mommy sakit.." arsha menganggukan kepalanya .
zoe pulang dengan arsha, Bima pergi ke kantor polisi dengan emosi yang menggebu.
.." Bim.., kenapa kau disini , bukannya seharusnya kau temani Reina.." Bima menggelengkan kepalanya.
..." ini semua salah ku, karena 2 wanita itu , istri ku terluka. "lirih Bima.
..." harus nya kau di RS bukan disini.., sudah ku urus semua, bahkan mereka tidak bisa bebas dengan jaminan.." ucap Tama
__ADS_1
Bima meminta izin untuk bertemu dengan angel dan vita, polisi pun mengizinkan nya.
..."berdoalah agar Reina selamat di ruang operasi nya, jika tidak kau Vita, kau tidak akan bisa bertemu dengan anak mu, Yang pasti sekarang anak mu dan suamimu akan terkejut mendengar berita penangkapan mu.." Vita menetes kan air mata penyesalan nya.
..." dan kau angel, semoga di dalam penjara kau menyadari kesalahanmu, arsha semakin besar, dan kau akan semakin tua, tak ingin kah masa tua mu dijaga anak mu ?? bukan dibenci ANAKMU..?? " ucapkan Bima memekik menggetarkan hati angel.
Bima mengatupkan tangan nya ke angel dan vita, .." bertobat lah , aku ingin Reina keluar dari masa bahayanya, aku mencintainya bukan kau dan kau.."
Bima menunjuk Vita dan Angel dan pergi meninggalkan Vita dan angel.
Bima kembali ke RS bersama Tama.
**
.."bagaimana Operasinya , pengeluaran peluru di bahunya..??" tanya Bima yang bangkit dari depan ruang operasi, tampak Tommy ikut membantu Operasi Reina.
..." tunggu sampai Reina sadar Bim.." jawab Tommy singkat.
..." apa yang kau lakukan pada Reina, tadi kita bertemu Reina masih baik baik saja.."Raka datang menghampiri Bima mencengkeram kerah baju bima, Bima hanya pasrah menerima perlakuan Raka, semua berusaha melerai.
..." aku baru tau lewat berita online, mantan istri mu dan teman wanita mu menginginkan Reina lenyap.."
Bima menatap Raka dengan kesal.
__ADS_1
.." jangan lupa istri mu juga menginginkan Reina ga ada.." Raka pun terdiam dengan ucapan Bima.