
...." mas aku pamit ya ke kamar, ngantuk.." pamit Reina berpura-pura mengantuk menguap berkali-kali
..." kamu ga keberatan mas disini sebentar.." pinta Raka menatap mata reina
Reina menganggukan kepalanya. Reina pun beranjak dari kursi nya meninggalkan Raka dan nia
Reina berjalan ke arah lift menekan angka 7, namun ketika pintu lift akan tertutup, pintu tertahan oleh tangan pria sedang menggendong anak kecil berusia sekitar 5 th
..." mau ke lantai brapa , biar saya tekan tombol nya..?."
pria itu diam saja tidak menjawab jawaban Reina
..."kacang kacang he he.. mungkin bukan orang Indonesia... muka nya kaya bukan orang Indonesia,, kwkwkwk Sekarep mu lah.." ejek Raina dengan suara kecil..
"lantai 10.." jawab pria itu
mendengar pria itu menjawab pertanyaan nya, Reina pun tersentak kaget melihat ke arah pria itu
.."'mateng gue..taunya orang Indonesia.." umpat Reina dalam hati
Reina pun menekan tombol lt 10 untuk pria itu..
.." dad i am hungry..." ucap bocah kecil yang merengek-rengek minta makan
..." nanti kita makan di kamar.." jawab pria asing itu
Reina menatap denah kamar hotel yang ada di dalam lift
Reina berdecak dalam hati.
." lantai 10 ? oh sweet sweet room..orang penting kayanya..."
Reina menjaga jarak kepada laki2 dan ponakan nya..
..." anak sama bapak nya cakep, mamanya pasti cakep juga.." gumam Reina dalam hati
laki- laki itu memindahkan posisi gendong an anak laki-laki nya
tringgg pintu lantai 7 pun terbuka, Reina melangkah kan kaki keluar dari pintu lift dan menuju kamar nya
__ADS_1
reina pun segera merebahkan badan nya sambil bersungut-sungut karena bosan
...." pernikahan macam apa ini.. pasti kakak dan adik ku membayangkan aku sedang menikmati malam indah . .." tutur Reina
..." ah bicara apa aku... lebih baik aku tidur besok pagi aku ingin ke pantai, menikmati desiran angin..."
reina mencoba memejamkan matanya, membolak-balik badan nya , resah memikirkan Raka yang diluar dengan nia
..." haiya tak bisa tidur.. " decak Reina mengacak-acak rambut nya
akhirnya Reina pun berpikiran untuk meninggalkan kamar hotel
Reina pun beranjak keluar, memasuki lift untuk turun ke lantai dasar
tringgg pintu lift terbuka,
..." eh bapak muda tadi ketemu lagi.." umpat Reina dalam hati
dalam lift Reina dan laki laki asing dengan masing dunianya
tringgg pintu lantai 1 terbuka lebar, Reina bergegas keluar dari pintu lift mencari raka
dengan mata yang mencari keberadaan Raka
..." huft.. lebih baik aku keluar hotel mencari udara malam.."
Reinapun keluar dari pintu hotel..berjalan setapak menuju pantai yang kurang lebih 500 meter dari hotel tempat menginap
Reina duduk di depan pantai.. menatap desiran ombak dan dingin nya udara malam
.."..apa2 an ini...??? kiri kanan depan samping isi nya orang kasmaran semua.." Reina menggerutu melihat pemandangan yang buat iri mata
..."".aku kan juga pengen... aaaaaaww jiwa jomblo ku meronta..."ucap Reina manja
Reina bangkit dari tempat duduk nya karena merasa bosan dengan pandangan yang membuat sakit mata , selang 5menit dari perjalanan Reina, kasat mata nya tak sengaja melihat ke arah satu titik pandangan dimana melihat pasangan sejoli yang menggendong kekasih nya sedang asik bercanda bermain air..
..."Raka Nia.." seru Reina dengan suara kecil
Reina menitikkan air mata.
__ADS_1
.." ahhhch untuk apa aku menangis, mereka memang pasangan kekasih,.."
Reina memutar arah jalan menghindari Raka Nia yang sedang bersenda gurau
...." ga adiilllllll.." Reina pun berteriak di pinggir pantai desiran ombak angin yang dingin membuat Reina berteriak
Reina menoleh ke kanan tampak laki-laki yang ditemui di lift sedang meminum minuman alkohol...
..".hey nona apa kamu tau, kamu berisik malam malam berteriak..." ujar laki laki itu menghampiri Reina
..."waduh ketemu orang mabok.. itu kan bamud alias bapak muda.." gumam reina ketakutan
laki laki itu menjatuhkan diri, jatuh ke pelukan Reina
..."ya salam... ini kenapa coba laki - laki aneh..."
..."sebentar saja , sebentar...hiks hiks.." terasa ada basah di bahu reina, pria itu menangis
..." om , maaf saya bukan istri om kalo istri om liat ntr disangka nya kita selingkuh..." ujar Reina
Reina hanya bisa berdiri kaku, merasakan kesedihan laki laki itu, Reina pun seperti merasakan nasib yang sama seperti sesuatu yang tidak rela. Reina membiarkan "bamud" menangis di bahunya
kurang lebih 10 menit ,laki laki itu tersadar, segera mendorong Reina hingga jatuh tersungkur
bukkkk
...." awwwwww..."
Reina membelalakkan mata nya .
...." sakit tauuuu.." rintih Reina
..." kamu sengaja ya menikmati pelukan aku. huft dasar wanita aneh..."
pria muda itu pergi meninggalkan Reina
Reina mengacak-acak rambutnya nya, meniup niup poni yang depan muka nya menggebu-gebu
...." streees tu orang..." mencakup reina
__ADS_1