
..." Tante reinaaaaaaaa" triak arsha di malam hari, membuat Bima yang tertidur disamping nya terbangun..
ini pertama kalinya arsha terbangun dari tidurnya setelah diterapi, jika tidak bersama reina,arsha tiap malam memegang pakaian Reina yang bisa membuat dia nyaman seakan akan Reina ada disampingnya.
.." kenapa ars??..."
.." Tante Reina dad , Tante Reina.." arsha terlihat panik, Bima pun mengambil ponsel nya dan mencoba menghubungi Reina, tetapi ponselnya tidak aktif. lalu menghubungi Tommy yang nampak sudah tertidur
..." hallo ada apa..?" jawab Tommy dengan suara mengantuk nya.
.." arsha bermimpi buruk , bisa sambung kan ke Reina, ponselnya tidak aktif.." pinta Bima
Tommy menggaruk garuk bokong nya yang gatal dan mengucek ucek hidungnya.
.." tadi sore sih dia wa, ga usah dijemput, soalnya mau nginep di rumah Laras ." jawab Tommy
.."ohhh.."Bima ingin mengakhiri telepon nya dengan Tommy , begitu ingat laras tadi pulang sendiri tanpa Reina, Bima segera menempel kan ponselnya ke telinga nya.
..." Tom, loe yakin ma Laras, tadi Laras pulang sendiri, dijemput suaminya, aku tanya di mana Reina katanya masih di toilet.."jelas Bima
Tommy membelakakan matanya..
.."serius loe, coba hubungi Laras, untuk memastikan nya, tadi reina wa pake nomer nya kok.ntr aq cek nomer Reina.."
Bima segera menghubungi Laras , benar saja Reina tidak menginap ditempat nya..
__ADS_1
Tommy segera menghubungi ponsel Reina namun tidak aktif, Tommy pun membangun kan Kania untuk berpamitan mencari Reina, Tama yang sedang menjaga mba ayu di RS pasca lahiran tidak Tommy hubungi ,
Tommy janjian dengan Bima bertemu di Jakarta internasional untuk mencari Reina.
..." aku dah hubungi petugas keamanan mencari Reina , di setiap toilet dan ruang ruang kerja namun nihil Reina tidak ada.." ucap Bima
.." trus dimana Reina..." Tommy terlihat tampak panik, apalagi Reina sedang mengandung.
..." kita ga tau ini penculikan atau bagaimana, semua terlihat rapi, ini terjadi diluar gedung , cctv tidak menangkap ada nya kecurigaan.."
jawab Bima.
Reina
Reina memanggil satu satu orang yang dikasihi nya berharap dari mereka ada yang membebaskan.
..." tolong mama, papa, bang Tama mba ayu, ka Kania, Tommy, mas Raka aku disini tolong aku,." Reina jatuh terduduk frustasi karena tidak ada yang menolong.
.." Bima iya pak Bima pasti bisa menemukan ku..."
lalu Reina bangun kembali memukul mukul pintu berteriak memanggil Bima sekuat tenaga .
karena lelah memanggil Reina menjauhi pintu dan duduk di ranjang yang sudah disiapkan penculik
.."semua tidak ada yang mendengar , tidak menolong ku., perut ku lapar, lapar ya nak.." Reina berbicara dengan anak dalam kandungan nya sambil mengelus elus perut nya.
__ADS_1
cekreeeek pintu terbuka.
"..kenapa namaku tidak kau sebutkan???? jika kau sebutkan aku pasti berpura-pura jadi pahlawan mu untuk menolong mu..." ucap suara laki laki yang berdiri di depan pintu
deeeeg perasaan jantung Reina berdegup kencang
....."si si siapa..? tolong bebas kan aku, apa salah aku..." Reina tampak gugup , matanya berkaca-kaca , ras takut menyelimuti dirinya.
laki-laki tersebut melangkah kan kaki nya, sedikit sinar menyinari wajah nya
..." aku , ini aku mantan kekasih mu yang ingin kau lakukan supaya aku menjauh dari mu..."
kaki Reina terkulai lemas, air matanya mengalir, tangan reina mengatup berlutut memohon minta dilepaskan
..." mas Adit aku mohon lepaskan aku, aku ingin pulang, tolong mas Adit ..." Reina teramat ketakutan karena Adit didepan matanya, Adit yang akan berbuat jahat padanya.
Adit menghampiri Reina ,membelai rambut Reina dan menjambak nya
..." kenapa kamu sekarang menangis ketakutan, mana Reina yang tadi pagi pemberani.."
Reina gemetar, apalagi Adit berani menjambak rambut nya.
.." siapa pun tolong temukan aku. aku takut..."
ucap Reina dalam batinnya dengan rasa ketakutan
__ADS_1