Akhirnya Ku Menemukanmu..

Akhirnya Ku Menemukanmu..
bertemu reina


__ADS_3

Pagi pagi di ruang an Bima


Reina Membawa nampan yang berisikan batagor didalam piring , diletakkan didepan meja Bima


..." 50 RB.." pinta Reina dengan tangan mengadah


.." ini bayar..? " Bima melebar kan matanya melihat ke piring isi batagor


.."kan bapak bilang belikan , berarti di ganti.." ntah sejak kapan Reina pintar berbicara seperti Kania dan Tya ponakan nya


..."trus bahasa apa yang harus aku gunakan, agar ini makanan gratis..? " tanya balik Bima


..." belum terpikir kan bahasa yang cocok, besok besok kalo mau nitip akan aku tanyakan detil dibayar tunai, hutang atau gratis.." jawab reina dengan panjang lebar sambil menyipitkan matanya


Bima mengeluarkan uang senilai 50rb dari dompetnya, Wisnu yang hanya melihat perdebatan Reina dan Bima berusaha menahan tawa


..." udah irit bicara, pelit juga, tidak ada tip.." ucap Reina


.." mang pake uang jalan..? tanya Bima yang mulai menaikkan sedikit nadanya


Reina memicingkan matanya


.." mulai hari ini bikin kopi bayar, ambil bekal makan aku bayar..oke" Reina membulatkan jari telunjuk dan jempol nya


..." wah Bim, bahaya ini sih namanya pemerasan.." Wisnu mencoba memprovokasi Bima


..." dagggh pak Bima en pak Wisnu.." Reina pun keluar dari ruangan bima


Bima hanya geleng-geleng kepala, Bima pun menceritakan kejadian tadi malam , Reina tidur di rumahnya karena tidak sadar kan diri dijalan


Bima salut dengan Reina, hari ini dia tidak menunjukkan tanda-tanda sedang ada masalah


**sementara diruang kerja Reina, Reina menceritakan kejadian kemarin di pantai, sampai Reina harus tertidur di rumah bima

__ADS_1


..." kwkwkwk ..." tawa Laras


..." sssttt" Reina menempel kan jari telunjuk nya di bibir Reina


..." serius rein, kalo saja kamu belum nikah, aku yakin kamu akan bucin sama pak Bima.."


ungkap laras


..." karena ada ars ,aku sedikit terhibur., pak Bima itu kaku , sebenernya sama kaya Raka, dia juga tipe orang tidak banyak bicara, berbeda dengan pak Bima , seperti nya masa kecil ga dikerok lidah nya jadi kaku .."


Reina Laras pun tertawa cekikikan, dan mereka kembali bekerja.


POV Raka


.. "siang ini ke apartemen Nia bro?.."tanya Harun yang melihat Raka siap siap ingin pulang


..." biar aku di izinkan bisa pulang hari ini, aku ingin bertemu Reina.." Raka pun memberikan salam tos sampai jumpa pada Harun, mobil pun melaju ke apartemen nia.


Nia membuka pintu dan memberikan ciuman pada punggung tangan Raka.


Nia segera menggandeng tangan Raka untuk makan siang


..."tau ka, aku tuh bahagia banget, begini kali ya rasanya nikah, ambilin nasi suami, nyediain minuman nya. .. " Raka tersenyum mendengar ungkapan Nia


..." sore ini aku pulang ke rumah mama ya.." pinta Raka dengan nada memelan dan lembut


..." trus jatah bersama ku malam hari kapan??" tanya Nia menundukkan wajah nya sambil mengaduk aduk makanannya.


raka menggenggam tangan Nia


.." bukan nya hari hari sebelum nya setiap siang aku selalu mampir ke apartemen mu.." Nia pun tersenyum


..."ini.." nia menunjuk kan tiket ke pulau seribu besok pagi 2malam 1 hari.

__ADS_1


Raka terkejut melihat tiket yang sudah dibeli nia


.." kok dadakan..?"


..." supriseeeeeee.." ucap Nia asal


..." trus aku harus alasan apa sama mama sama Reina?.."lirih batin Raka yang tidak bisa diungkapkan Raka


..." kan sore ini kamu pulang, ya kamu pamit..." jawab Nia lagi dengan enteng nya


begitu mendengar Nia mengizinkan Raka pulang,Raka pun mengangguk kan kepalanya


.." setidak aku bisa bertemu dengan Reina.." ucap Raka


sore hari di parkiran lobby pintu Timur


.." nanti bicarakan baik-baik jangan emosi, apa pun yang dilakukan Raka dimasa lalu , Raka berhak menceritakan kenapa itu bisa terjadi.." saran dan nasehat Laras


Reina pun mengangguk kan kepalanya.


Raka melambai kan tangannya dan menghampiri Reina dan Laras.


..." Laras ya.." tanya raka sambil membuka kaca matanya, menyodorkan tangan Raka untuk berkenalan


..." I iya.." jawab Laras sedikit gugup


..." aku minta nomer mu ya., tadi malam Reina menginap di rumah mu, biar aku gampang menghubungi dan menjemput nya.." pinta Raka kembali


Laras tampak bingung ,Laras hanya mengangguk angguk saja, mereka pun bertukar nomer hp


Reina dan Raka berpamitan untuk pulang terlebih dahulu, sedang Laras masih menunggu suami nya yang menjemput nya


..." makasih ya Laras, dukung kebohongan aku bilang aku bobo dirumah kamu.." bisik Reina cipika cipiki dengan Laras.

__ADS_1


__ADS_2