Akhirnya Ku Menemukanmu..

Akhirnya Ku Menemukanmu..
diantara 2 pilihan


__ADS_3

.." istirahat lah.." ucap Raka dengan membantu Reina merebahkan ke tempat tidur


.." terima kasih, kamu ga ke RS mas..? " tanya Reina sambil meminum obat dari tangan Raka


..." nanti jam 10 mas berangkat, ada beberapa pasien VIP yang sudah buat janji .."


.." oh.." jawab Reina singkat, yang melihat Raka tertawa membaca chat dari ponsel nya


.. " Tommy habis wa mas, katanya kalo kamu sakit di kerok aja badan nya, mang kamu ga kuat kena hujan ya.?" Reina yang mendengar pertanyaan Raka , mengkerutkan badan nya dan langsung menutup wajahnya dalam selimut


..." bener bener ya Tommy, pake bilang bilang dikerok aja badan aku.." gerutu Reina dalam kurungan selimut nya


Raka menarik narik selimut yang ditutup reina


..." rein, kamu itu kebiasaan nutupin wajah dengan selimut , aku kerokin ya badan mu.." pinta Raka setelah menarik paksa selimut yang menutupi wajah Reina


..." hah !!! kerok ? mas mau kerok aku.."


Raka segera menganggukkan kepalanya


..." aigoooo banget dah, tadi pagi dah main buka celana dalam aku, pegang dan kasih salep ke **** * ku, sekarang mau kerokin aku." gerutu Reina dalam lamunan nya


..." rein..halooo ni ni kebiasaan jelek kamu satu lagi, sering melamun.." ucap Raka


tanpa banyak basa-basi Raka membuka serta menarik keatas kaos oblong Reina , membuka tali surga yang menampung gunung kembar milik Reina,


..." mas , biar bi asih aja yang kerok aku.." Reina mengambil selimut untuk menutupi dada depannya


..." udah sini aku kerik badan kamu, kelamaan nunggu bik asih, bibik sibuk , lagipula mamah juga suka dikerik sama aku.." Raka segera mengoleskan minyak kayu putih ke badan Reina dan mengerik nya


Reina pun menuruti omongan Raka, Reina memang sudah terbiasa di kerik jika masuk angin


.. "duh my junior kenapa harus bangun lagi, badan Reina sudah buat aku menjadi candu, malah terlihat sela sela gunung kembar nya lagi.." gumam Raka sambil menelan Slavia nya


."...rein, gimna" Juliet " mu masih sakit..?" tanya raka yang sekarang sedang memijat badan Reina agar rileks


..." ga mas, enakan, salep nya juga hangat, mang itu spesial ya mas buat bagian bawah ?..."tanya Reina yang sedang menikmati setiap pijitan Raka ,tidak tahu maksud ke arah mana pertanyaan Raka.


tangan Raka memulai menggeliat ke dada depan Reina, dan mencium tengkuk leher Reina


..." mas.geli.."

__ADS_1


Raka pun berbisik ke telinga Reina


..." dulu kalo aku kerokin mama, mama kasih aku uang jajan, biar sakitnya ga pindah ke aku, sekarang aku boleh kan minta bayarannya plus plus sama kamu, kan aku dah kerokin kamu..." pinta Raka dengan manja


Raka yang memeluk Reina dari belakang dengan semakin erat


..." tau gitu Reina ga mau di kerik.." Reina yang tampak geli sambil menggerutu kepada raka


..." terlambat kamu ngeluh.." Raka segera merebahkan badan Reina dan melucuti satu persatu pakaian Reina , terjadilah pertemuan kembali


waktu menunjukkan pukul 8 lewat, Raka kembali membersihkan badan di kamar mandi dan memakai pakaian formal karena akan berangkat ke RS


..." nanti aja mandi lagi kamu pas mau sholat Dzuhur.." ujar raka yang tersenyum melihat Reina berbaring di balut selimut


..." ga lagi lagi dikerok mas Raka, kalo cerita nya panjang begini.."ucap Reina yang langsung berdiri masuk ke kamar mandi membuat Raka tertawa terbahak-bahak melihat Tingkah laku Reina.


10 menit Reina selesai mandi air hangat yang tersedia dalam kamar mandi Raka dan Reina


.." kirain dah pergi.." Reina yang kaget melihat Raka masih duduk di tempat tidurnya yang sedang membuka laptop kepunyaan raka


Raka menutup laptop nya begitu melihat Reina keluar dari kamar mandi, meletakkan ke samping naskas dekat samping tidur nya, dan berdiri menghampiri Reina


..." Masya Allah pak dokter ini, mas! kamu ini ga ada tanda-tanda mau periksa aku , main gendong, main buka , main sentuh.." kecam Reina sambil memukul bahu Raka


Raka segera mengambil pakaian dalam dan pakaian harian Reina dari dalam lemari, dengan teliti Raka mengering kan badan Reina dan menggosok rambut reina yang masih basah, lalu membantu reina memakai pakaian nya


..." dah rapi, mas berangkat ya, mas usahain jam 1 sudah pulang, istirahat kamu." Reina hanya mengangguk apa yang diperintahkan raka


Reina mencium punggung tangan Raka, Raka mencium kening Reina, Raka pun meninggalkan Reina di kamar sendirian.


..." lelah nya badan ini.." gerutu Reina dalam hati


triiiing " ponsel Reina berbunyi ada beberapa chat yang masuk


..." Adit, siluman rubah , Nia? tumben.." decak Reina dalam hati dan mulai membuka satu persatu chat yang masuk


Adit;


.."rein, kamu ga masuk? sakit? istirahat minum obat ya"


Reina yang menggerutu membaca chat dari Adit...." ya Allah Adit, kalo bella sampai tau yang ada bisa jadi masalah..."

__ADS_1


siluman rubah;


hari ini anak banteng tidak masuk, tidak ada sarapan , tidak ada minuman , cepat lah sehat tidak ada yang aku ganggu..😎


..." tuh kan bener dia sengaja bikin ganggu aku.." Reina yang tampak marah dengan Bima dengan chat nya


**Nia.;


aku mau ketemu bisa hari ini..?


*Reina segera membalas chat dari Nia


Reina;


besok saja sepulang kerja kita bertemu, hari ini aku benar benar tidak enak badan


Nia;


baiklah, AQ tunggu kabar nya


" triiiing"


Raka;


sedang apa? kenapa online ponsel mu, cepat tidur, jangan sampai aku meminta jatah lagi siang ini..


Reina;


😴😴😴😴😴***


Reina segera meletakkan ponsel disamping naskas tempat tidur nya


..."apa kah Raka mencintai ku, apa hanya pelengkap dalam rumah tangga saja.. bagaimana dengan Nia.." keluh Reina , Reina menutup mata nya mencoba untuk beristirahat


**POV bima


.." arggggh tidak dibalas hanya dibaca saja.." ucap Bima, apakah Bima bucin


POV Raka


.." ya Allah berikanlah petunjuk mu , dengan siapa harus kutambatkan hati ini, aku sayang Nia, tapi aku tidak mau berpisah dengan Reina.." ucap Raka yang baru saja tiba di Rs dan merenung di dalam mobilnya**.

__ADS_1


__ADS_2