Akhirnya Ku Menemukanmu..

Akhirnya Ku Menemukanmu..
kecurigaan nia


__ADS_3

waktu sudah menunjukkan pukul 3sore, mungkin pengaruh obat, dan lelah karena pertempuran semalam dan pagi membuat Reina tidur panjang


..." astaghfirullah dah jam 3, mau masuk waktu Azhar , kok ga ada yang bangunin aku.." Reina segera ke kamar mandi , membasuh wajahnya dan turun ke kebawah


..." sepi, belum pada pulang ya, tadi kata mas Raka jam 1 sudah ada di rumah." ujar Reina yang berbicara sendiri


sayup sayup terdengar suara mama Sofie yang berbicara dengan seseorang dengan nada sedikit marah, Reina memberanikan berjalan ke pintu kamar mama Sofie


..." jadi baru tadi malam kamu jadikan Reina istri kamu seutuh nya??? , raka...mama cuma minta bahagia kan Reina itu saja titik. .."


Reina yang mendengar pembicaraan mama dengan Raka segera buru buru meninggalkan dan berlari pelan pelan masuk ke kamarnya kembali


..." mama tau kejadian semalam..astaga aku lupa sprai?? itu kan mau aku bersihkan dulu karena ada darah nya." kata Reina memukul mukul kepala nya menandakan kelupaannya


cekreeeek pintu kamar terbuka, Raka masuk dengan membawa plastik kresek hitam


..."hey kenapa.." seru Raka yang melihat Reina memukul mukul kepala nya sendiri


Raka memeriksa kepala Reina dan mengambil termometer di naskas samping tempat tidur nya


.." aku ga pa pa, demam ku juga sudah turun."


..." terus kenapa kamu pukulin kepala mu? pusing?? " tanya Raka yang memegang kening Reina berulang kali


.." bawa apa itu? " tanya Reina menunjuk ke arah kantong kresek hitam yang dipegang Raka


..." tadi ada pasien ku, rumahnya di Rawamangun, trus bawain aku ini.." Raka sambil membuka isi dalam bungkusan hitam tersebut


.."asinan sayur Rawamangun.." reina langsung mengambil nya dari tangan Raka dan membukanya


..." suka ya? berarti aku kudu banyak nanya sama Tommy ya , kesukaan kamu sama kebiasaan kamu.."


Reina yang tadi sedang menikmati asinan Betawi tersebut berhenti begitu mendengar nama Tommy


.." jadi ini info nya dari si ember itu..? tanya ketus Reina


Raka pun mengangguk kan kepalanya


..."makasih ya, ini memang makanan kesukaan ku.." ucap Reina


..." tapi ini ga gratis rein.." ledek Raka dengan memandang mata Reina


..." mati aku, masa harus dibayar pake pertempuran lagi sih..?" ucap Reina dengan muka frustasi


.." kwkwkkw kwkwkw kok langsung pucet, aku cuma bercanda. he he.. ngomong ngomong gimana badan kamu enakaan?"


..."mas ihhhh jahat" seru Reina mencubit lengan Raka

__ADS_1


mereka pun saling melempar tawa, kebiasaan Raka inilah yang sudah


membuat reina bucin , Raka yang suka sekali mengusap usap kepala Reina


.." mas, tadi aku ga sengaja dengar percakapan mas sama mama.."ucap Reina yang tadi tertawa berubah menjadi muka serius


..."iya mama tau karena sprai yang tadi malam kita bertempur, saat aku ambil mahkota mu" jawab Raka sambil mencium ujung kepala Reina


.." apa mama marah sama kita?" tanya reina


Raka langsung menggeleng kan kepala nya


..." rein , aku itu pria egois ya..?, .."


Reina memandang wajah Raka lekat lekat


..." bukan kamu tapi kita, aku juga jahat, kamu itu milik nia.." jawab Reina menggigit bibir nya


..." mas juga belum tau kemana hati mas akan berlabuh, yang pasti mas takut kehilangan kamu..." Tambah Raka menyandarkan kepalanya di bahu Reina


..." mas boleh Reina nanya?? tadi malam , tadi pagi, itu karena mas nafsu apa karena .."


belum Reina melanjutkan pertanyaan nya, Raka segera memotong ucapan Reina


..." karena ada rasa yang aneh didada ini rein,.." Reina melanjutkan makanan nya tanpa mengeluarkan kata kata lagi


keesokan harinya


..." serius kamu sudah enakan rein?.."


Reina menganggukan kepalanya .." sudah mas, kerjaan ku juga lagi padat, lagi mempersiapkan untuk ultah Jakarta internasional.."


Raka memeluk kecil Reina dan membelai rambut Reina


.." jangan cape cape ya.."


..." ya Allah jika memang mas Raka jodohku selama nya maka dekatkan lah terus rasa ini.."


Reina pun menepuk nepuk pundak belakang Raka.


tok tok " ketukan pintu dari luar kamar Raka dan Reina


..." mas dipanggil ibu suruh sarapan pagi." panggil Bik asih


Reina membuka pintu kamar nya


.." iya bik ini mau turun.."

__ADS_1


bik asih mengangguk kan kepalanya dan turun ke bawah


Raka dan Reina turun ke bawah untuk sarapan pagi, mereka berdua masih melempar canda tawa tiba tiba terkejut melihat Nia yang berdiri didepan Raka dan Reina dengan tatapan tajam


..." sudah sembuh rein? " tanya Nia dengan nada dan sorot mata penuh kebencian


.." udah enakan , ini aku mau berangkat kerja".


Reina menjawab nya dengan senyuman


.." hari ini bukannya kamu ga praktek Nia?.." tanya mama Sofie yang keluar dari kamar nya dan sudah berpakaian rapi


..." sengaja mau Anter Tante, habis itu mau nemuin seseorang Tan.." jawab Nia yang masih menatap Reina


..'" pacar kamu rein? " ledek mama Sofie


Raka menyadari tatapan kebencian Nia ditujukan ke Reina berusaha mencairkan suasana


..." Nia aku suka cara berpakaian mu tidak berubah sampai sekarang, tetap feminim..." ucap Raka sambil mengajak Reina dan Nia ke tempat meja makan


..." justru aku mau merubah, menjadi wanita casual.."


gleeek suara Reina yang menelan Slavia nya.." itu kan cara aku berpakaian.."


mereka pun sarapan pagi dengan suara hening ,hanya bunyi sendok makan yang menyentuh piring


..."rein, gimana badan mu, benar sudah enakan.."tanya mama Sofie yang menyendok an sayur ke Reina


.." sudah Mak, inshaAllah Reina sehat.."


..." mamah ga mau kamu cape cape, kemaren mama sempet bahas bagaimana kalo kamu resign dari kerjaan kamu, tapi Raka bilang kamu menyukai pekerjaan ini, tapi kalo ntr kamu hamil mama mau kamu kurangin aktivitas mu ya sayang.."


..."apa hamil ?"uhuk uhuk Nia terbatuk batuk mendengar kata hamil


dengan sigap Raka mengambil air untuk diminum kan ke nia


..." biar mama saja yang memberikan air ke Nia.." mama Sofie menyuruh Raka duduk kembali, memandang mata Raka dan melirik ke reina


..." kok Nia yang tersedak, setiap pernikahan semua pasti mengharapkan seorang bayi yang hadir untuk mereka.." jelas mama Sofie


..." iya Tan.."


.." makanya Nia, bawa pacar Nia yang suka Nia cerita kan ke Tante, Tante mau ketemu orangnya.." ucap mama Sofie dengan polosnya


..." kekasih Nia, ada dihadapan mama, yaitu anak mama.." lirih Reina dalam hati


..." pacar nia itu dokter juga mereka sudah hampir 8 tahun berpacaran, Raka kamu ga kenal pacar Nia..?"

__ADS_1


pertanyaan mama Sofie hanya di jawab senyuman oleh Raka, sedang tangan kiri Raka dan kakinya menyenggol nyenggol Reina membuat Reina jadi salah tingkah


__ADS_2