
cekreeeek pintu terbuka lebar.
Reina melihat Bima sedang menenggelamkan kepalanya di meja.
..." seperti nya dia pusing sekali, sampai sampai aku masuk Bima tak mendengar.."
batin Reina
Bima menekan nekan keningnya.
.." bee.." Bima terperanjat kaget
Bima memasang raut wajah seperti tidak membutuhkan Reina.
.." pulanglah aku sedang sibuk.."
Reina memandang Bima dengan wajah kesal
..." aku ga tau apa yang terjadi padamu 2 hari ini tapi yang jelas kau sedang menghindari ku.."
Bima bangkit dari kursi nya dan menaikkan nada suaranya.
.."tolong keluar dari sini .."
Reina memandang wajah Bima ini pertama kalinya Bima membentak dan mengusir Reina.
__ADS_1
.." aku istri mu bee, kenapa kau tega mengusirku.." mata Reina berkaca kaca., namun Bima makin sengaja membuat nya marah.
..." sana kembali lah kepada Raka, mumpung pas ada jalannya, bukankah dengan kasus ini kalian bisa kembali bersama, silakan.."
Reina berjalan menghampiri Bima satu tamparan mengenai pipi kanan Bima.
.." aku bukan barang, yang bisa diambil dilempar, dipungut ,dibuang kembali. kau yang meminta untuk menjadi istri mu, dan kini seenak hatimu kau menginginkan aku kembali dengan mantan suami ku.."
..."anggaplah aku benar selingkuh, toh Vita itu mantan aku.." Reina berjalan mundur, menghapus air matanya, membuka pintu ruangan Bima segera pergi meninggalkan bima.
..." ya Allah apa yang sedang aku lakukan, aku membuat akan kehilangan Reina selama nya.." Bima semakin frustasi dengan ucapan kata katanya tadi.
Reina keluar meninggalkan kantor Bima, dilobby tampak banyak wartawan yang menunggu Bima keluar untuk diwawancarai.
beberapa wartawan melihat reina keluar dari lift, mereka datang menyerbu Reina dengan banyak pertanyaan , membuat Reina terdesak dan tidak nyaman pada kerumunan wartawan tersebut.
tangan Reina ditarik oleh salah satu orang menggunakan kaca mata hitam masker dan topi. Reina sadar yang menarik nya adalah Raka, awalnya Reina ingin menolak tapi Reina butuh keluar dari sana akhirnya Reina menerima uluran tangan Raka dan masuk ke dalam mobil Raka.
.." terima kasih.." ucap Reina.
Raka membuka kacamata dan masker nya ,mengemudi kendaraan dengan kecepatan sedang
.." dimana Bima, mengapa disaat saat seperti ini dia tidak ada..??" Reina tidak menjawab , pandangan nya teralihkan. ke kaca samping, Reina tidak mau raka melihat nya menangis akibat perlakuan Bima tadi.
.." dia di dalam, bima sedang mencari Vita, karena dia harus membantu mengklarifikasi masalah ini..itu yang kudengar dari Wisnu orang kepercayaan Bima.."
__ADS_1
..." rein kamu serius bahagia sama Bima?? .." Raka menepikan kendaraan menarik Reina agar menghadap kan wajah Reina ke Raka
menanyakan kenapa Reina menangis.
.." mas, apa kah dirimu ada pikiran untuk merusak rumah tangga ku, mengambil Aira dari tangan ku.."Reina menatap mata Raka.
..."kenapa kau tanyakan itu?? " tanya Raka tapi Reina tetap bersikukuh agar raka menjawab nya
.." 4 tahun rein mas tersiksa, sering mikirin kamu, mikirin kesehatan mu, dengar kamu menikah dan hamil dengan orang lain, mas marah, pikir mas semudah itu kamu lupain mas, tapi begitu tau aira itu anak mas, hati mas hancur, harus nya mas yang temani kamu selama hamil, menemani kamu melahirkan sampai menjaga Aira siang malam, bukan Bima..."
..." aira lahir di usia kandungan 7 bulan, sempat masuk inkubator,mas pasti ingat awal awal aku pikir aku kena maag, asupan gizi untuk Aira ga banyak , mual sangat. tidak bisa mandi kalo ga Bima yang mengeramasi rambut ku. sampai sekarang fisik Aira kurang baik, apalagi musim hujan, Bima yang paling takut jika aira sakit, sampai sampai kami pernah kami ke Singapura hanya untuk kesehatan Aira.."
.." mas makasih banget ma Bima yang udah jaga kamu bahkan sebelum kita berpisah, ga nyangka dia malah jadi suami mu, mas iklas kalo memang dia sekarang jadi suami mu, tapi kalo terdengar Bima menyakiti mu atau Aira, mas ga segan segan membawa kalian pergi dari bima." ujar raka
Raka mengambil tissue untuk Reina menghapus air mata nya
.." kebiasaan kalo nangis itu ingus kemana- mana. " Raka menertawakan Reina.
.." Aira cantik ya, persis kaya kamu, pipi nya kaya bapau.." puji Raka memandangi foto diponsel nya. Reina hanya tersenyum.
..." kapan aku bisa bertemu Aira lagi..?"
.." akan aku kabari secepatnya.."
Raka melajukan kendaraannya ke rumah Bima , namun disana lagi lagi banyak reporter didepan rumah Bima. membuat Reina Bingung ingin masuk.
__ADS_1
Reina menghubungi bik irah pembantu di dalam rumah menanyakan kabar anak anak. dan meminta tolong agar membantu anak anak agar bisa dibawa keluar . pak Wahyu pun menyanggupi nya membawa Aira dan arsha keluar dari rumah Bima.