Akhirnya Ku Menemukanmu..

Akhirnya Ku Menemukanmu..
pil kb


__ADS_3

..."kemarikan ponsel mu.." Raka mengadahkan tangannya meminta ponsel Nia , membuat Nia bingung


..." aku hanya ingin menghubungi Harun atau Herfiza , aku ga peduli tentang apa isi ponsel mu..." Raka menghubungi Harun yang kebetulan diJakarta sedang pukul 8 malam. percakapan pun berakhir.


..." siapa sayang..?." ucap Herfiza dengan wajah penasaran karena melihat wajah Harun yang memelas yang telah menerima telepon 45 menit lamanya .


.." bom sebentar lagi meledak, Raka sudah tau masalah anak Reina, Raka akan mempersiapkan kepindahan ke Jakarta.." jelas Harun.


..." semoga Raka tidak menghancurkan rumah tangga Reina dan Bima .." bela Herfiza. membuat Harun menyipitkan mata


..." mengapa kau ingin sekali Bima tetap bersama Reina , dibandingkan bersama raka, ? apa karena sejak dulu kau tidak suka dengan Nia, sejak SMA kau kurang suka dengan Nia yang sombong dengan kepintarannya?.." tanya harun


..." nah tuh pinter. aku akan berdiri dibarisan depan kalo Raka egois main asal comot, main ambil aja anak nya, perjuangan Bima menjaga Reina ,pasca bercerai, hamil , dan melahirkan , mengurus Aira hingga hampir 3 th ini usianya.." bela herfiza.


herfiza juga sedikit mengancam kalo membantu Raka jika merusak rumah tangga Bima dan Reina., maka Harun juga akan jatah malam nya pun akan berkurang, Harun merengek layaknya anak kecil tidak mau ikutan mencampur adukkan masalah Raka nanti.


*flash back bima


.."pak Bim, ini berkas yang harus ditandatangani.." Vita masuk membawa berkas untuk ditandatangani.


..."Bim, sudah berapa lama memang nya kalian menikah..?.." Bima menoleh memperhatikan pertanyaan yang diajukan Vita, karena selama sebulan Vita menjadi sekretaris, baru hari ini menanyakan masalah pribadi Bima.

__ADS_1


.." 4 tahun. " jawab Bima singkat.


..." maaf aku terlalu lancang, tapi aku salut sama dirimu, mau menjaga anak yang bukan darah daging mu.."


Bima yang mendengar itu sedikit menaikan emosi nya.


.." aira anak ku, apa bedanya Reina istriku mau menjaga arsha anak ku dan memperlakukan seperti anaknya sendiri, yang jelas-jelas bukan Reina ibu kandung nya." Bima membela Reina


..." maaf Bim, aku ga ada maksud, brarti kalian belum ada pikiran memberikan adik untuk Aira.." pancing Vita,


..."kalo aku sengaja memang minum pil penunda kehamilan biar tidak hamil, Reina ga minum itu kan? tambah Vita, membuat Bima terdiam dan memikirkan ucapan Vita ..


flash on


.." tidak ada, Alhamdulillah Reina tidak punya pikiran menunda kehamilan memang belum aja dikasih.." ucap Bima . sesaat mata Bima tertuju lemari ujung dimana Reina melarang Bima mengambil dasi dan jas bima, dengan alasan dia ingin semua kegiatan itu dilakukan oleh Reina .


Bima perlakuan lahan menuju lemari pojok , membuka dan memeriksa nya tiap sudut dilemari pojok


.."apa ini.." Bima mendapatkan obat dilemari tersebut, melihat tulisan dan kandungan nya mencari di internet jenis obatnya .


..." bee, dah cium anak selamat tidur belum..?.." pinta Reina, dan terkejut melihat Bima memegang tempat obat nya di tangan kanan nya. Bima menarik tangan reina, menuju kamar lantai dua, sejak berumah tangga jika Bima dan Reina bertengkar atau berselisih, mereka akan pergi ke lantai dua tidak mau terdengar atau terlihat depan anak anak jika mereka berselisih.

__ADS_1


..." apa ini jelaskan pada ku...?"Bima menunjuk kan obat tersebut didepan wajah Reina.


.." pil KB..." jawab Reina tenang , Reina sadar suatu saat akan ketauan masalah obat tersebut.


Bima terlihat marah melihat jawaban Reina yang begitu gamlang.


Bima duduk di samping Reina menunggu alasan Reina menggunakan obat tersebut.


..."aku takut bee, jika aku nanti punya anak darimu, apakah kau akan menjaga dan menyayangi Aira..?" air mata Reina menetes di tangan nya yang dia genggam meremas baju nya.


..." bodoh kau rein, kenapa kau berpikiran seperti itu, jika kau saja bisa menyanyangi arsha, mana mungkin aku tidak menyanyangi Aira, tiap langkah nya, tiap tangisan nya aku sudah menyatu.." Bima menatap mata Reina , mata Bima berkaca kaca


Reina memegang kedua kelopak mata Bima


..." kau menangis bee..? maafkan aku bee.. "


Reina memeluk Bima.


.."kau tau rein kenapa aku ingin mempunyai anak dari mu, karena aku takut ,aku takut Raka datang mengambil kalian , apa daya ku jika tidak ada anak dari mu, aku pasti kalah di pengadilan tidak bisa memperjuangkan mu, bagaimana dengan aku dan arsha.." Bima menangis dipelukan Bima


Reina baru tersadar, ternyata itu alasan Bima mengejar Reina untuk hamil. reina meminta maaf pada Bima.

__ADS_1


..." ai love you bee.." ucap Reina dalam hati dengan lembut, walaupun ujung nya dalam hati Reina mengutuki kebodohan nya memalukan dirinya mengucapkan kata cinta.


Reina mencium bibir Bima, awalnya Bima hanya terdiam, lalu Reina mulai bermain menggerakkan bibirnya , membuat Bima mengikuti irama Reina, Reina membuka kancing piama Bima satu persatu , tangan Bima tergerak untuk membuka kancing piama Reina juga dan merebahkan Reina,, hingga terdengar suara suara kecil di kamar lantai dua tersebut.


__ADS_2