
.." Tan , Tante.." kecupan pagi yang ditorehkan arsha terasa hangat
.." arsha, pukul berapa ini..?" Reina menyipitkan matanya yang masih mengantuk dan menguap berkali-kali
..." jam 5, apa Tante mau sholat subuh bersama kami.?"Reina melirik arah jam ternyata pukul 1/2 5 , arsha belum paham jam
mata Reina langsung terbuka lebar
..." sholat bersama, ga pake cium tangan siluman rubah kan..?
..." Tan ayoooo" ajak arsha yang menarik tangan nya
Reina pun segera turun dari tempat tidur, yang membuat lucu celana piama nya yang tampak panjang
..."arsha setinggi apa mama mu..." Tanya Reina yang baru selesai mengambil air wudhu
...." anak banteng, mana bisa dia mengingat postur mommy nya.."
Reina memukul keningnya sendiri
.." oh iya kan waktu itu kecelakaan nya usianya 4th.."ucap Reina dalam hati
mereka pun melakukan sholat pagi, setelah mengucapkan salam
.." Tante ga cium tangan Daddy, aku cium dong. " ucapan arsha membuat reina dan bima saling berpandangan
.. "yang boleh mencium tangan Daddy mu hanya kamu laki laki dengan laki laki. " jawab Bima
.." itu mama Deni suka mencium tangan papa Deni... mama Deni pelempuan. .."arsha yang mencecar bima
...." karena mereka mama papa Deni.."
arsha bangkit .." arsha no have mommy.."
Reina memoloti Bima dengan matanya yang bulat sambil komat Kamit mulut nya
..."pagi pagi sudah membuat anak galau..."
__ADS_1
Bima hanya pasrah dengan Omelan Reina
..."ars..." panggil Reina, ars pun membalik badan, Reina mengambil tangan arsha mencium punggung tangan arsha dan arsha mencium punggung tangan Reina, raut wajah arsha semberingah
agar tidak ada pertanyaan lanjut dari mulut arsha,Reina menawarkan masakan yang ingin arsha makan, arsha pun senang.
.." terus karena sudah membuat arsha marah pada ku..'" Bima melihat Reina dan Reina menangkap dan bisa membaca pikiran bima yang berterima kasih sama Reina
..." pak itu ga gratis, saya masukin ke bonus bulanan ya , juga uang masak untuk arsha. he he.." bisik Reina , Reina pun keluar dari ruangan sholat menuju ke dapur
diruang masak Reina cekatan memasak dibantu bik irah
.." ibu teman nya bapak.."
Reina menggeleng kan kepalanya
.." lebih tepat nya teman arsha.." Reina merasa geli jika dibilang teman Bima
..." Bu sering sering kemari ya temenin arsha tidur, baru malam ini saya tidak mendengar arsha menangis di malam hari, pak Bima tidak mengendong arsha yang tidak bisa tidur .."
.." mang sudah berapa lama bik..?"
.." sejak kecelakaan 2 tahun lalu,..."jawab ni irah yang dari wajah nya tersimpan banyak cerita yang ingin diungkapkan nya .
..." oh.." Reina pun melanjutkan aktivitas masak nya dan menyajikan di meja makan
..." masakan ini harum sekali.." ucap Bima dalam dalam
.." hey tuan Bima yang terhormat, duduk lah jangan liatin terus itu makanan ." Reina menyentuh punggung Bima untuk duduk di meja makan
arsha sudah terlihat rapi dengan memakai baju sekolah dan Bima dengan setelan jas ny
.." Tante besok hari Sabtu, jalan jalan yuk."ajak arsha
.." Tante ga bisa, besok Tante harus menemui Tya.."
arsha yang mendengar nama Tya langsung menghampiri Daddy nya
__ADS_1
.." aku ikut Tante ya.." pinta arsha dengan mata sendunya.
.." besok kita kerumah Oma mu ." jawab Bima dengan wajah dingin nya ( nenek dari mama arsha)
arsha menundukkan kepalanya dan kembali ke tempat makannya.." mmmm baiklah. ."
Ting ...ponsel Bima berbunyi
.." hey siluman rubah bisa kah kau lembut pada anak mu..." Reina men chat Bima agar tidak terdengar oleh arsha..
Bina membalas chat dari Reina yang cuma berjarak 4langkah kaki ..
"itu semua karena kamu, membawa bawa nama ponakan mu.😪.."
..." ngomong ngomong pakaian kerja ku yang tadi malam kemana.."
.." mungkin dicuci.." jawab singkat Bima
uhuk uhuk
Reina yang terbatuk batuk mendengar pakaian nya dicuci
.." trus aku gimna? .."
.." salah kamu sendiri, pingsan dipinggir jalan, ga bawa kendaraan, trus sekarang kamu mau kerja pake baju kemaren kasian karyawan yang lain kebauan akan badan mu.."
Reina menatap mata Bima tanda permusuhan
"...siluman.."
Reina melanjutkan kan makanan nya dan arsha sampai 2x nambah
..." masakan seperti ini banyak di mana mama tiada kesan.."ejek Bima
..." kalo memang tidak enak ngapain kamu nambah sampai 3x mengambil ini itu.." jawab Reina
..." aku karena menghormati mu.." ucap Bima tak mau kalah , padahal dalam pikiran bima itu makanan paling enak
__ADS_1