
sebulan pun berlalu, pernikahan tepat di depan mata... Reina berdiri di depan kaca didadani di kamar ibu nya..
".. untie , you are so beautiful.." ucap Tya ponakan kesayangan nya
...'" de.. abng bahagia banget, Ade akhirnya menikah, jadilah istri yang baik ya de, nurut sama suami.." punya Tama yang memberikan wejangan pada adiknya
Reina hanya bisa mengangguk. menahan tangisnya.
".. de..Ade kecil ku.." ujar Kania memeluk Ade perempuan nya..
.." kakak.." Reina balik memeluk Kania dengan erat nya seperti tidak mau lepas dari kania
.." Hey.. pengantin jangan erat2 , nanti kusut baju kebaya nya.."
Kania melepas kan pelukan Reina yang sedih melepas adenya untuk menikah dan tinggal bersama suaminya
.." ntr bilang sama mas Raka mu y.. seminggu sekali jatah Tya nginep sama kamu.." bisik Kania terkekeh
ya salam , masih sempat2 nya mikirin titip anak.. tepook jidat
ehem ehem ehem ,, tampak Tommy menyiapkan diri untuk berpidato depan sodara kembaran nya
".. kakak kembar ku yang tercinta.. selamat menempuh hidup baru ya.. akhirnya aq bisa menempati kamar mu .. ha ha ha..."
Reina yang kesal melempar bantal ke arah Tommy...." ga nyambung ih, ga ada sedih sedih nya kamu...." Tommy dengan sigap mengambil bantal yang dilempar oleh Reina dengan tawa terkekeh
Rumah kluarga Reina terbilang besar dengan bangunan sederhana dan unik tanah yang cukup luas, dengan bangunan 2lantai terdapat tambahan 2 rumah dengan ukuran minimalis, niat papa mama Reina agar anak2 tidak jauh dari papa mama nya setelah menikah nanti. tapi kenyataannya papa Reina yang meninggal kan anak-anak dan istrinya.
__ADS_1
..'"mamah...kenapa mama menangis".. Reina menghampiri mama nya.. tampak suara mama yang tidak jelas berkata -kata
..."Reina akan sering-sering mengunjungi mama.. " reina pun memeluk mama nya
penata rias, sekaligus bude nya terharu melihat ke akraban kluarga tersebut...
.."ya Allah.. gas Bagas.. kamu kok bodoh banget sampai tergoda wanita lain . padahal kluarga mu akur akur semua. .. " bude Reina, adik dari papa Reina menitikkan air mata.
tok tok tok. pintu terbuka..
..." pengantin pria sudah depan gerbang.. bersiap siap ya.. imbuh penata acara.
mreka pun bersiap menuju ruang tengah.
"rein.." panggil Tama.
.." kamu Taukan papa yang jadi wali nikah mu, siap bertemu papa yang akan jadi
wali nikah mu..? tanya Tama
Reina mengambil napas dalam-dalam, karna semenjak papa Reina dipenjara, Reina dilarang tommy untuk menemui nya.
.."inshaAllah siap bang.. itu papa kita, tidak mungkin aku benci papa.." jawab Reina sambil melirik tommy
Tama mencium kening Ade nya .." makasih ya rein,.."
"permisi.. saya ingin mengambil foto kalian semua... untuk jadi dokumentasi sebelum acara menikah dimulai??/" pinta fotografer yang sedari tadi melihat keharmonisan kluarga Reina..
__ADS_1
Tama dan keluarga besar menganggukkan kepala nya tanda mereka setuju,
mereka berkumpul..mama di Kursi rodanya. Kania dan suami berserta Tya , Tama dan mba ayu yang sedang hamil 5bln, adik ny Tommy yang selalu iseng menjahili Reina, dan trakhir Reina yang berdiri di samping mama tercinta...
cekrek cekrek cekrek... foto kluarga bersama
masuk ruang tengah, nampak sang pengantin pria mengucap ijab Kabul didepan sang papa, yang diizinkan keluar dari penjara untuk menikah kan anak gadis nya..
.." saya nikahkan dan kawinkan Reina assyfa Maharani Putri, dengan mas kawin 20 gram emas dan uang 20jt dibayar tunai..."
dengan lantang nya Raka membaca ijab Kabul di Depan banyak tamu undangan
..sah sah sah.. Al-fatihah....
Reina pun keluar dari kamar, di apit kedua sodara laki2 nya.. ...
" jagalah adik ku.."pinta Tama..
Raka pun mengangguk kan kepala
.
.".hey Raka.. gue ga nyangka lu jadi ipar gue.., titip kakak gue yang cerewet ini ya., inget kalo sampai macam macam , brarti lu berhadapan ma gue.."ancam Tommy tertawa dan memeluk Raka
..." inshaAllah gw jaga Reina.." jawab Raka
"mas Raka , apa kamu ga salah menjaga ku,, sedang kan kamu saja punya kekasih ."'lirih reina dalam hati"
__ADS_1
selang tak berapa lama, acara resepsi dimulai, dengan hiasan panggung yang dibuat sedemikian rupa. sang fotografer memulai foto para keluarga dan para tamu yang berdatangan dipodium pernikahan