Aku istrimu bukan tawananmu

Aku istrimu bukan tawananmu
11.Nasihat Ibu


__ADS_3

NASIHAT IBU


Semua orang langsung bertepuk tangan setelah cincin dipasang kan keduanya, semua orang sangat bahagia.


"Jadi setelah lamaran ini,kapan kalian akan melangsungkan pernikahan?"Tanya perwakilan dari keluarga Eza


"Insyaallah bulan depan om"Jawab Siska


Semua langsung bersorak gembira, mendengar kabar bahagia ini, termasuk Rani sahabat Siska sejak kecil.


Setelah acara nya selesai, rombongan Keluarga Eza pulang,Sementara keluarga Siska pun satu persatu pamit pulang,kini tinggal Rani yang masih berada di rumah Siska.


Rani membantu Siska dan ibu nya beres beres setelah itu masuk ke kamar Siska untuk beristirahat,saat Siska sedang menghapus make up nya,Rani berada di tempat tidur sedang memainkan ponselnya.


"Sis,loe udah yakin mau nikah sama Eza?"Tanya Rani tiba-tiba


"Maksud loe gue cuma main-main udah lamaran begini"Siska terkekeh


"Maksud gue,apa gak kecepatan, soalnya loe kan baru beberapa bulan kenal sama Eza,tau tau langsung lamaran terus bentar lagi nikah?"Ucap Rani

__ADS_1


"Gue yakin ran"Ucap Siska


"Tapi loe beneran udah lupain Indra kan,gue cuma takut aja ini cuma pelampiasan loe aja?"Ucap Rani pelan pelan


"Jujur aja,gue belum sepenuhnya lupain Indra ran,tapi dengan begini gue berharap bisa lupain Indra,walaupun butuh waktu tapi gue yakin dengan rasa cinta yang Eza kasih buat gue bisa menghilangkan perasaan gue sama Indra"Ucap Siska


"Gue ngerti sis "Ucap Rani


"Yah loe tau sendiri kan hubungan gue sama Indra gak sebentar, walaupun harus di akhiri dengan kecewa" Siska menghembus kan nafasnya


Saat mereka sedang mengobrol tiba tiba ibu datang, Siska tak menutup pintunya sehingga ibu langsung masuk.


"Ibu ganggu gak?"Tanya ibu


"Bu,Rani mau nginep yah?"ucap Rani


"Boleh,Siska juga pasti seneng kalau ada temannya"Ucap ibu


"Duh Rani kebelet nih,ke toilet dulu yah?"Rani berlari

__ADS_1


ke toilet


"Dasar"Siska geleng-geleng


"Gimana perasaan kamu nak?"Ucap ibu memegang pundak Siska yang sedang duduk di depan meja rias


"Siska bahagia Bu"Ucap Siska


"Syukurlah, setelah menikah nanti,tugas ibu untuk menjaga mu diambil alih oleh suami mu,ibu berpesan agar kamu menjadi istri yang taat pada suami,bisa menjaga kehormatan di kala jauh dan bisa menyenangkan di kala dekat,ibu hanya bisa mendo'akan semoga rumah tangga mu bahagia"Ucap ibu memberikan nasihat


"Makasih Bu, Siska sangat bersyukur mempunyai ibu,ibu bukan hanya sebagai seorang ibu buat Siska tapi juga berperan sebagai sahabat bahkan sebagai ayah untuk Siska, Terimakasih sudah menjaga Siska dengan baik"Siska memeluk ibu


"Iyah nak, setelah nikah nanti kamu mau tetap ngajar di sekolah?"tanya ibu


"Iyah Bu,kita udah berkomitmen,Siska tetap akan ngajar, karena mas Eza juga gak keberatan,"Ucap Siska


"Baik lah jika memang kalian sudah saling berkomitmen seperti itu,tapi ingat yah, utama kan suamimu dari hal apapun, walaupun sesibuk apapun nanti,kamu harus tetep bisa melayani nya dengan baik"Nasehat ibu


"Iyah Bu, Siska akan mengingat nasehat ibu"Ucap Siska

__ADS_1


Dalam rumah tangga memang perlu adanya komitmen,jadi jika suatu saat nanti ada yang merasa di rugikan,maka harus ingat tentang komitmen yang sudah di sepakati bersama.


Walaupun kadang kehidupan rumah tangga tidak selalu berjalan mulus,tapi ada baiknya di setiap masalah yang dihadapi harus ada komunikasi yang baik untuk mengatasi nya.


__ADS_2