Aku istrimu bukan tawananmu

Aku istrimu bukan tawananmu
26.Keharmonisan Eza dan Siska


__ADS_3

Siska memanggil Eza saat air nya sudah siap,namun Siska melihat suaminya malah terlihat sedang melamun, beberapa kali Siska memanggil tapi tak juga di jawab.


"Mas,lagi Mikirin apa sih??"Siska menghampiri Eza yang sedang melamun


"Eh,maaf sayang, kenapa??"Eza terkejut


"Itu airnya udah siap,aku panggil panggil gak di jawab, ternyata lagi ngelamun"


"Maaf yah sayang,mas nggak denger, kalau begitu mas mandi dulu yah, setelah itu eemm... !!"Eza menaikan satu alisnya sambil tersenyum


Siska mengerti betul apa yang suaminya maksud,ia pun hanya membalas dengan senyuman.


Sekitar setengah jam lamanya Eza membersihkan dirinya di kamar mandi,saat ia keluar dari kamar mandi,ia tak mendapati Siska berada di kamar nya.


"Kemana??"Eza melihat sekeliling kamar nya


Saat Eza mencari keberadaan Siska, tiba-tiba pintu kamarnya terbuka, rupanya Siska yang membuka pintu.


"Kamu dari mana sayang??"Tanya Eza heran


"Aku abis siapin makan malam buat kamu mas,tadi aku angetin dulu lauknya,soalnya udah dingin,pasti kamu udah laper kan??"Ucap Siska


"Hmmm padahal mas lebih lapar makan kamu sayang, hihihi,"Eza terkekeh


"Mas ini ada ada saja"Siska tersipu malu mendengar ucapan suaminya


"Ya udah,ayo temenin mas makan"Eza menarik tangan Siska


"Iyah,"Siska pun mengikuti Eza dari belakang sambil saling berpegangan tangan


"Ibu udah tidur yah??"Ucap Eza melihat kamar mertuanya yang sudah tertutup


"Udah mas,tadi sore juga sebenarnya aku udah makan sama ibu"Ucap Siska


"Ya udah,kamu temenin mas aja kalau tadi udah makan"Ucap Eza


Eza hanya makan sedikit, mungkin karena ia tadi sudah minum kopi,jadi tidak terlalu lapar, sebenarnya Eza tidak berniat makan malam hari ini,tapi karena Siska sudah capek menyiapkan nya,ia tak mau membuat istri nya itu sedih jika tak makan makanan yang sudah di siapkan.

__ADS_1


Eza masuk ke dalam kamarnya terlebih dahulu, sedangkan Siska membereskan sisa makanan nya di meja,saat Siska Sedang mencuci piring bekas makan Eza, tiba tiba ia dikagetkan dengan suara di belakangnya.


"Suami mu sudah pulang nak??"Tanya ibu tiba tiba


"Eh ibu,udah Bu,baru aja selesai makan, sekarang masuk ke kamar lagi, kayaknya dia capek banget abis lembur"Ucap Siska sambil mengelap tangannya yang basah


"Kayaknya mulai sekarang,suamimu akan sangat sibuk di kantor, siap siap aja kesepian di tinggal lembur terus,"Ucap ibu terkekeh


"Hihihi,ibu bisa aja"Siska ikut terkekeh


"Ya udah sana masuk kamar,siapa tau suami mu pengen di pijet atau apa,ibu ke sini mau ambil minum tadi, tiba-tiba kebangun terus aus,!!"Ucap ibu Ani


"Iyah Bu,"Siska berjalan menuju kamar


Saat Siska membuka pintu kamarnya, terlihat Eza Sedang memainkan ponselnya sambil duduk bersandar di atas tempat tidur mereka.


"Belum tidur mas??"Siska menutup kembali pintu kamar nya


"Belum sayang,"Eza tersenyum ke arah Siska


"Lagi main apa sih mas??"Tanya Siska penampilan


"Lagi scroll sosial media mas sayang,mau lihat??"Eza memperlihatkan layar ponselnya,Siska hanya menggeleng kan kepalanya "Atau mau lihat yang lain, hihihi"Eza terkekeh


Pipi Siska bersemu merah,ia salah tingkah atas ucapan suaminya,ia pun hanya tersenyum tanpa menjawab pertanyaan suaminya itu.


"Diam berarti tandanya iya,"Dengan penuh kemenangan Eza pun mematikan lampu kamar nya,tanpa menunggu jawaban Siska


Perlahan lahan Eza memulai aksinya,hanya terdengar suara erangan nikmat di kamar yang kedap suara tersebut, sehingga tak ada yang bisa mendengar nya kecuali dua insan yang sedang menikmati indahnya surga dunia.


***


Jam sudah menunjukkan pukul tujuh pagi, seorang gadis cantik tampak perlahan lahan membuka matanya karena sinar matahari mulai memasuki celah celah jendela kamarnya.


"Hmmm jam berapa ini??"Syila mengucek Matanya


Ia melihat jam dinding yang menunjukkan pukul tujuh pagi, mengingat hari ini libur kerja,ia pun bingung aktivitas apa yang harus ia lakukan.

__ADS_1


"Gini nih kalau masih jomblo, bingung mau ngapain"Gumam Syila sambil mengacak rambutnya


Karena bingung sendiri, akhirnya ia kembali melanjutkan rebahan, karena ia sangat lelah setelah tadi malam kerja lembur,biar nanti saja siang ia memikirkan mau bagaimana, karena sekarang ia masih mager untuk bangun.


Sementara di tempat lain, pasangan suami istri masih terlelap dalam tidurnya,Siska yang masih tidur dengan berpelukan dengan suaminya, seketika perlahan lahan membuka matanya.


"Aduh kesiangan lagi"Siska melihat ke arah jendela yang sudah terang


Ia menutup tubuhnya dengan selimut, karena ia masih belum menggunakan pakaian setelah pertempuran semalam.


"Mas bangun,udah siang??"Siska menggoyang goyangkan tubuh suaminya


Eza pun perlahan lahan membuka matanya,ia tersenyum melihat wajah istrinya, yang terlihat cantik ketika baru bangun tidur.


"Nanti aja yah sayang bangun nya, sekarang kan hari Minggu,jadi kita libur"Ucap Eza sambil menyusup di perut Siska


"Justru karena ini hari libur,aku mau kita jalan jalan mas,udah lama kan kita gak jalan"Ucap Siska memberi ide


Mendengar Siska yang mengajak nya jalan jalan,Eza pun langsung bangun,ia tak mau istrinya kecewa kalau ia tak mengabulkan permintaan tersebut.


Saat Eza bangun,ia melihat Siska yang akan turun dari tempat tidur,Siska yang tidak menggunakan sehelai pakaian pun menampakkan kulit nya yang tampak putih mulus, apalagi dua gunung yang masih belum terlalu besar itu tampak menantang di mata Eza.


Melihat pemandangan tersebut,Eza kembali menarik tubuh Siska kedalam pelukannya, sehingga membuat Siska jatuh ke dalam pelukannya.


"Aku mau mandi mas"Siska menggeliat


"Siapa suruh kamu menggoda mas seperti ini"Eza tak bisa menahan hasrat nya


Eza kembali menjelajahi setiap inci tubuh Siska, sedangkan Siska hanya pasrah dengan apa yang dilakukan suaminya,tak ada penolakan sedikit pun hanya kenikmatan yang sama sama mereka rasakan.


Sementara di dapur,ibu tampak sedikit heran karena tumben sekali anak perempuan nya belum datang untuk membantu nya memasak, padahal setiap pagi Siska selalu membantu ibu nya.


Namun ibu nampak nya mengerti,ibu juga pernah muda,jadi ibu tak mempermasalahkan nya, hanya saja ibu takut kalau Siska Sedang sakit karena tak seperti biasanya ia bangun kesiangan.


"Oh Iyah, mungkin karena ini hari Minggu, mungkin mereka kecapean"gumam ibu, yang langsung melanjutkan pekerjaannya


Setelah selesai memasak,ibu langsung menyiapkan semua makanan nya di meja makan,sambil menunggu Eza dan Siska keluar kamar,ibu pun pergi menonton tv karena pekerjaan nya sudah selesai.

__ADS_1


__ADS_2