Aku istrimu bukan tawananmu

Aku istrimu bukan tawananmu
12.Pesta Pernikahan


__ADS_3

HARI PERNIKAHAN


Satu bulan telah berlalu, tepat di hari ini adalah hari pernikahan Siska dan Eza, rombongan pengantin pria sudah datang di tempat mempelai wanita.


Pernikahan mereka di ada kan di sebuah gedung yang sudah mereka sewa,para tamu undangan pun sudah berdatangan.


Akad pernikahan akan segera di laksanakan,Eza sudah berada di tempat pelaminan, dengan gagah nya Eza menggunakan jas hitam dan kemeja putih yang membuat nya terlihat tampan.


Siska masih berada di dalam ruangan, menggunakan kebaya berwarna putih dengan di desain khusus untuk nya,hiasan bunga melati dan singer di kepalanya menambah kecantikan wajahnya,ia sedang menunggu instruksi kapan harus keluar.


Ketika Siska mendengar kata sah yang diucapkan saksi dan riuh nya tepuk tangan dari para tamu, tanpa disadari ia meneteskan air mata bahagia nya.


"Kamu sudah sah menjadi seorang istri nak",Ucap ibu dengan tangis bahagia


Siska hanya mengangguk lalu memeluk sang ibu, kemudian Siska dipersilakan untuk keluar menemui Eza yang sudah sah menjadi suami nya, dengan di dampingi oleh ibu dan Rani.


Siska terlihat sangat anggun hari ini, semua tamu undangan terpana melihat kecantikan Siska, pelan pelan ia menghampiri Eza.


Ketika sampai, Siska langsung mencium tangan suaminya dan Eza mencium kening Siska, sontak saja membuat semua tamu bersorak gembira.

__ADS_1


Setelah menandatangani berkas pernikahan,dan di abadikan oleh fotografer, Mereka langsung naik ke pelaminan untuk duduk di singgasana ratu dan raja.


Keduanya tampak sangat bahagia dengan pernikahan ini, apalagi sang ibu yang sudah lepas tanggung jawabnya untuk menjaga Siska.


Para tamu undangan bergantian mengucapkan salam kepada kedua mempelai pengantin,dan mengabadikan nya dengan berfoto bersama.


Kini waktunya Siska dan Eza berganti pakaian,Siska ke ruangan ganti terlebih dahulu karena Eza tadi sedang menemui teman teman nya,di ruangan itu sudah ada MUA yang menanganinya, ketika Siska akan melepaskan bajunya, tiba-tiba Eza masuk, sontak saja membuat nya terkejut.


MUA yang melihat kejadian itu hanya terkekeh melihat pengantin baru itu.


"Gak papa kalau mau lihat,kan sudah sah"Ucap MUA itu sambil terkekeh


MUA hanya geleng-geleng melihat tingkah nya, kemudian melanjutkan kembali pekerjaan nya, sampai akhirnya,Pernikahan mereka berjalan dengan lancar sampai selesai.


***


Kini Siska sedang memikirkan di mana ia menyimpan kado yang bertumpuk di kamar nya,ia masih menggunakan gaun pengantin nya.


Eza yang melihat Siska kebingungan mencoba bertanya.

__ADS_1


"Kenapa sayang?'Tanya Eza lembut


"Ini za,kado nya simpan di mana yah,kalau disini terlalu banyak?" Siska terlihat bingung


"Mulai sekarang panggil mas yah"Ucap Eza sambil melingkarkan tangannya ke pinggang Siska


"I i Iyah mas"Jawab Siska gugup


"Kita simpan di kamar yang kosong aja dulu, sekarang kan cape kalau harus buka buka kadonya" usul Eza


"Ya udah mas,kita pindahin ke kamar sebelah aja,"Ucap Siska


"Biar mas aja,kamu ganti baju terus mandi ,pasti cape kan tadi "Ucap Eza lembut


"Emang gak papa,aku gak bantuin?"Siska merasa tidak enak


"Gak papa sayang"Eza tersenyum


Eza memindahkan kado kado itu ke kamar sebelah, sementara Siska menghapus riasan makeup nya, setelah itu mandi lalu berganti pakaian.

__ADS_1


__ADS_2