
Setelah selesai sarapan,Eza pamit untuk berangkat ke kantor, seperti biasanya ia berangkat sendirian sedangkan siska menggunakan sepeda motor nya.
Eza mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang,di perjalanan ia melihat seseorang yang dikenal nya sedang berjalan sendiri di sebuah trotoar, dengan sengaja ia pun membunyikan klakson lalu menghentikan mobilnya.
"Syila..!!"Panggil Eza
Merasa ada yang memanggil nya, Syila pun menghentikan langkahnya "Eh,pak Eza"Ucap nya sambil tersenyum
"Mau berangkat ke kantor??"Tanya Eza
"Iyah pak,dari tadi gak ada angkot yang berhenti"jawab nya
"Ya udah,kamu masuk,kita berangkat bareng !!"Ucap Eza
"Gak usah pak,saya gak enak"Syila menolak
"Gak papa ayo, dari pada nanti kesiangan,pagi ini kan kita ada meeting penting "Ucap Eza
__ADS_1
Mau tidak mau,Syila ikut Eza, karena memang benar juga apa yang dikatakan nya,jika Syila menunggu terlalu lama,bisa bisa ia kesiangan, akhirnya Syila pun ikut Eza.
Ketika di dalam mobil,Eza memperhatikan mata Syila yang terlihat sedikit bengkak, mungkin karena Syila menangis semalaman sehingga mata nya bisa bengkak seperti itu.
"Maafkan perkataan saya semalam yah, mungkin ucapan saya udah buat kamu sedih"Ucap Eza tiba-tiba
("Hah, darimana dia tau kalau semalam aku sedih)"batin Syila
"Gak perlu heran saya tau dari mana, semua orang juga pasti akan tau jika kamu habis menangis semalaman,jika melihat mata mu yang sedikit bengkak itu"Ucap Eza
Syila langsung mengambil cermin kecil di dalam tas nya, kemudian ia bercermin, memastikan apa yang dikatakan bos nya itu benar.
Melihat Syila yang tampak salah tingkah,Eza pun mencair kan suasana supaya tidak terlalu kaku "Gak papa kok,kamu terlihat lucu, seperti panda hihihi"Ucap Eza sedikit menghibur
"Pak Eza bisa aja"Ucap Syila terlihat malu-malu
("Ternyata pak Eza perhatian sekali,dia tidak galak seperti bos bos lainnya)"Batin Syila
__ADS_1
Eza tak ada niat apapun berkata seperti itu,ia hanya ingin sedikit menghibur Syila yang terlihat sedang sedih,namun lain halnya dengan Syila,Syila menganggap itu sebuah perhatian untuk nya, seperti nya Syila mulai tertarik dengan atasannya ini, walaupun ia belum membenarkannya.
Setelah sekian lama di perjalanan, akhirnya mereka sampai di kantor,Eza dan Syila pun langsung masuk ke dalam ruangan nya.
"Eemm Syila,apa kamu sudah menyiapkan dokumen untuk meeting kita hari ini??"Tanya Eza sambil melihat kerjaannya
"Sudah pak,lima belas menit lagi, meeting akan di mulai"Ucap Syila dengan tegas
"Bagus, siapkan semua nya,saya akan melihat pekerjaan saya dulu"Ucap Eza
"Baik pak"Ucap Syila patuh
Tanpa di sadari Eza, Syila tengah memperhatikan nya dari tadi,Syila terlihat senyum senyum sendiri melihat ekspresi Eza yang sedang pokus memainkan laptopnya,Menurut syila,Eza terlihat sangat tampan saat sedang serius seperti itu.
Eza melihat ke arah jam tangannya, seperti nya lima belas menit sudah berlalu,kini Eza beralih melihat ke arah Syila yang terlihat sedang memperhatikan nya.
"Syila,apa semuanya sudah siap??"Tanya Eza,tapi sepertinya Syila belum menyadari nya
__ADS_1
"Syila??"Eza sedikit meninggi kan suaranya
"Eh Iyah pak??"Syila sangat terkejut mendengar suara Eza