Aku istrimu bukan tawananmu

Aku istrimu bukan tawananmu
23.Kesederhanaan Syila


__ADS_3

Syila seperti nya salah tingkah ketika Eza memperhatikan nya saat ini, entah kenapa jantungnya berdetak begitu cepat.


"Pak Eza kenapa ngeliatin saya seperti itu??"Tanya Syila


"Gak papa,maaf,saya cuma kagum aja sama kamu, jarang wanita cantik dan berpendidikan seperti kamu ini makan di tempat seperti ini"Ucap Eza


"Hehehe,asal pak Eza tau yah, sejak saya ditinggalkan kedua orang tua saya,saya mencoba untuk hidup sederhana,yah walaupun dulu hidup saya bisa di bilang mewah,tapi untuk saat ini saya harus sedikit lebih berhemat untuk menunjang hidup saya,apalagi saya tak begitu pilih pilih makanan dari dulu,yang penting tempat nya bersih dan yang pastinya bisa bikin kenyang"Ucap Syila sambil tersenyum


"Saya bangga sama kamu Syil,"Ucap Eza yang kagum dengan pemikiran Syila yang dewasa


"Beginilah hidup saya pak,yang dipaksa untuk kuat dengan keadaan"Ucap Syila tersenyum getir


"Saya yakin kamu akan jadi wanita hebat Syil,"Eza memberikan semangat


Syila tersenyum mendengar perkataan Eza,saat mereka sedang asyik mengobrol, tiba tiba dua mangkuk bakso di hidangkan di depan mereka, mereka pun langsung menyantap nya.


"Ternyata enak juga bakso nya"Ucap Eza saat mencicipi kuah bakso nya

__ADS_1


"Iyah,saya juga baru pertama sih,makan di tempat ini,wah bisa jadi langganan nih kalau enak begini"Syila seperti nya menyukai nya juga


Eza memperhatikan Syila yang seperti nya sangat menikmati makanan nya, terlihat jelas kalau ia sangat senang, dilihat dari cara Syila yang lahap saat memakannya.


"Pelan pelan makannya,gak akan ada yang mau ambil makanan mu kok"Ucap Eza saat melihat Syila yang sangat lahap


Syila memang beda dari wanita yang lainnya,ia tidak menjaga image nya di depan orang lain,bahkan atasan nya sendiri,ia tampak sederhana dan jadi dirinya sendiri.


"Alhamdulillah,kenyang pak"Ucap Syila yang memegang perutnya


"Beneran nih,mau nambah lagi gak??"Tanya Eza


("Ya ampun, kenapa tingkah nya sangat menggemaskan sekali")Batin Eza


"Hihihi,kamu ini lucu sekali,"Sahut Eza sambil terkekeh


Syila tersipu malu mendengar ucapan Eza,ia jadi salah tingkah di buatnya.

__ADS_1


"Ya udah,kita balik lagi ke kantor yuk,jam makan siang sebentar lagi udah mau abis"Ucap Eza yang langsung berdiri


"Ayo, !!"Ucap Qiaraa yang menghabiskan minuman nya terlebih dahulu


"Katanya udah kenyang??"Tanya Eza Ketika melihat Syila menghabiskan minuman nya


"Sayang pak,mubajir, hihihi"Ucap Syila terkekeh


Eza geleng-geleng kepala melihat tingkah sekretaris nya itu, setelah Eza membayar, mereka pun kembali lagi ke kantor, Karena jarak tempat tukang bakso dekat dengan kantor, mereka hanya berjalan kaki,Eza berjalan terlebih dahulu sedangkan Syila mengekor dari belakang.


Melihat Syila yang berjalan di belakangnya,Eza pun merasa tak enak, karena walaupun ia atasannya ia sudah menganggap Syila sebagai temannya, tiba-tiba Eza menghentikan langkahnya.


"Kenapa berhenti pak,apa ada yang tertinggal di tempat tadi??"Ucap Syila heran


"Eemm, kenapa kamu berjalan di belakang saya terus??"Tanya Eza


"Bapak kan atasan saya,saya gak enak kalau harus jalan berdampingan sama bapak"ucap Syila bicara dengan terbata bata

__ADS_1


"Tapi....??"Eza memotong ucapan nya


__ADS_2