Aku istrimu bukan tawananmu

Aku istrimu bukan tawananmu
34.Ke Bandung


__ADS_3

Selama ini, kinerja Syila memang tak bisa di ragukan lagi,selain wajahnya yang cantik,kerja nya yang sangat bagus rapi dan teliti sangatlah membuat Eza bahkan para klien nya puas, sifat Syila yang cerdas dan tegas sangat di sukai oleh para kolega nya.


"Terimakasih pak," Ucap Syila tersipu malu mendengar pujian Eza


("Ya ampun,Serasa melayang di puji oleh nya,aduh lama lama bisa copot jantung ini, gak kuat aku,)" Batin Syila


"Kenapa kamu senyum senyum sendiri,??" Tanya Eza sambil tersenyum


"Gak papa pak,"Jawab Syila salah tingkah


"Oh Iyah,hari ini ada jadwal meeting gak??" Tanya Eza


"Hari ini tidak ada meeting pak, sekarang kita hanya mengerjakan berkas berkas untuk meeting di luar kota saja" Jawab Syila


"Baiklah kalau begitu nanti kita akan pulang lebih awal,saya akan mengambil beberapa pakaian di rumah, setelah itu saya akan jemput kamu,kita naik mobil dinas saja ke Bandung," Ucap Eza


"Jadi kita berangkat berdua pak,??" Tanya Syila


"Iyah,biar saya saja yang menyetir,tapi kalau mau gantian juga gak papa sih,kamu bisa nyetir kan, hihihi,??" Eza terkekeh


"Bisa sih,tapi,,, "Syila memutuskan perkataan nya


"Saya bercanda Syila,mana mungkin saya nyuruh wanita cantik nyetir sendiri, Hihihi,??" Eza bercanda


Syila tersipu malu dengan candaan Eza yang membuat dirinya seperti berbunga bunga.


("Duh,lama lama hati ku meleleh ini mah, punya bos kayak gini,") Batin Syila.


Saat mereka sudah selesai mengerjakan berkas berkas yang harus di selesaikan, mereka pun pulang untuk mengemas barang barang yang akan di bawa nya.


"Ayo Syil,kita pulang dulu,kamu biar saya drop di rumah,nanti saya jemput lagi jam lima sore," Ucap Eza


"Emmm gak papa nih,saya ikut bapak, takut nya ngerepotin,??" Tanya Syila


"Gak papa,udah biasa juga kan,kamu ngerepotin saya,asal nanti ketika di sana kamu mau juga direpotkan lagi sama saya, hihihi," Eza terkekeh


Sedangkan Syila terdiam,ia sedang mencerna perkataan bos nya itu.


"Saya bercanda,ayo ini udah jam dua siang,jadi nanti kita bisa istirahat dulu di rumah sebentar," Ucap Eza

__ADS_1


"Iyah pak," Ucap Syila , sambil mengikuti Eza dari belakang


Sepanjang perjalanan mereka sedikit membahas tentang proyek kerjasama antara perusahaan nya dengan perusahaan yang akan di temui, sesekali mereka tertawa dengan perkataan Eza yang sering membuat Syila terkekeh,Eza memang tipikal orang yang humoris,ia tidak terlalu kaku walaupun itu masalah pekerjaan kecuali di saat meeting.


Eza baru saja sampai di rumah nya, setelah tadi mengantarkan Syila terlebih dahulu,ia langsung masuk ke kamar karena di ruang tamu tak ada siapapun.


"Assalamualaikum,??" Eza membuka pintu


"Waalaikumsallam," Jawab Siska dan ibu bersamaan


Namun mereka sedikit heran, kenapa Eza pulang lebih awal dari biasanya,Eza mencium tangan ibu lalu mengulurkan tangannya ke arah Siska.


"Ibu keluar dulu yah,kamu udah makan siang nak,??tanya ibu


"Udah Bu,"Jawab Eza


"Ya udah,ibu mau istirahat di kamar dulu yah,"Ucap ibu,Eza pun hanya mengangguk


"Gimana keadaan kamu sayang,??" Tanya Eza duduk di tepi ranjang


"Udah baikan kok,cuma aku lagi pengen di kamar aja ngobrol sama ibu,eemm mas kok tumben pulang jam segini,??" Tanya Siska


"Sekarang bangett,??" Tanya Siska lagi


"Nanti jam Lima sore sayang," jawab Eza


"Ya udah deh kalau gitu," Siska seperti nya tak rela untuk di tinggal, karena ini pertama kalinya ia di tinggal ke luar kota


"Jangan cemberut dong sayang,nanti pas pulang mas belikan oleh oleh yah,kamu mau apa,??" tanya Eza


"Aku cuma mau kamu pulang dengan selamat mas,dan membawa cinta kita yang utuh,"Ucap Siska


"Emmm istri mas ini sudah mulai bisa gombal yah" Eza mencubit hidung Siska


"Kan mas yang ngajarin,"Ucap Siska sambil tersenyum


"Eemm kamu gemesin banget sih,boleh dong Sebelum berangkat mas mau itu dulu,si Joni udah tegang nih minta masuk ke sangkar nya," Ucap Eza melihat jam yang menunjukkan masih pukul tiga sore


"Maafin aku mas, bukannya aku gak mau,tapi pas tadi setelah testpack itu aku langsung datang bulan, mungkin ini yang bikin gak enak badan," Ucap Siska merasa tak enak

__ADS_1


"Yah gagal dong,sabar yah Joni," Ucap Eza sedih,


"Kita rebahan berdua aja yah di sini,aku pengen ditemenin kamu dulu sebelum berangkat," Ucap Siska manja


"Ya udah sini peluk,"Eza memeluk Siska sambil tiduran, setelah itu Siska membantu Eza mengemasi pakaiannya,


Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul setengah lima sore,Eza pun pamit kepada istri dan mertua nya,Eza membawa satu buah koper ke dalam mobilnya setelah itu ia berangkat menjemput sekertaris nya.


Tit tit tit


Syila mendengar suara klakson dari depan rumah nya,ia langsung ke luar membawa satu buah koper setelah mengetahui bahwa Eza yang datang menjemput nya.


"Sudah siap semua,??" Tanya Eza saat Syila masuk ke dalam mobil nya, setelah tadi menyimpan koper di bagasi.


"Sudah pak, berkas berkas yang kita butuhkan juga sudah saya bawa dan saya simpan dengan baik," Jawab Syila


"Bagus,itu yang aku suka dari kamu,kerja mu cepat rapi,cekatan dan yang pasti kamu sangat bisa diandalkan," Ucap Eza memuji Syila


"Terimakasih pak," Ucap Syila tersipu malu


Dirasa semuanya sudah siap, mereka pun melajukan mobilnya, kurang lebih butuh waktu sekitar dua jam untuk sampai ke Bandung, sepanjang perjalanan mereka berbincang bincang,dan akhirnya sampai di tempat tujuan.


"Saya mau check-in dua kamar mba,??" Ucap Syila memesan kamar hotel


"Baik atas nama siapa,??" Tanya resepsionis


"Arsyila dan Eza mba," jawab Syila


"Baiklah, kamarnya bersebelahan yah kak berada di lantai empat,ini kuncinya, semoga puas dengan pasilitas di hotel kami, terimakasih selamat beristirahat," Ucap resepsionis hotel


Setelah mendapatkan kuncinya Syila menghampiri Eza yang sedang duduk membawa dua koper di sampingnya.


"Ini kuncinya pak, kamar nya ada di lantai empat," Syila memberikan kunci kamar nya pada Eza


"Ayo kita naik lift,tuh di sana,koper nya biar saya yang bawa??" Eza menunjuk ke arah lift


"Baik pak,tapi koper nya biar saya saja yang bawa, saya gak enak masa bos sendiri yang bawa,"Ucap Syila sopan


"Ini kan bukan di kantor,anggap aja kita teman,kamu gak usah gak enakkan sama saya, lagian masa saya biarin seorang wanita bawa koper sendiri sih,saya gak terbiasa lihat wanita kecapean begitu," ucap Eza lembut

__ADS_1


__ADS_2