Aku istrimu bukan tawananmu

Aku istrimu bukan tawananmu
13.Malam Pertama


__ADS_3

Malam Pertama 21+


Eza sudah selesai memindahkan kado kado itu ke kamar sebelah,Eza merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur yang di penuhi dengan kelopak bunga mawar merah.


"Hhmm hari ini lumayan melelahkan" Ucap Eza sambil memandangi langit langit kamar


Terdengar suara gemericik air di kamar mandi yang kemudian berhenti,tak lama kemudian,Siska keluar dengan menggunakan lingerie berwarna merah, kulit putih nya terlihat sempurna dengan warna baju yang di pakai nya,Seketika Eza menelan Saliva nya,melihat penampilan Siska malam ini.


"Mas mandi dulu sana,Siska udah siapin air panas di dalam"Siska mengambilkan handuk untuk suaminya


"I i Iyah"Eza gugup, mengambil handuk nya lalu masuk ke kamar mandi,


Tak lama kemudian,Eza keluar hanya menggunakan handuk karena tadi tak membawa baju ganti,ia mendekati Siska yang sedang duduk di depan cermin.


"Kamu cantik sekali malam ini sayang"Eza memeluk Siska dari belakang


Deg


Siska terkejut karena Eza memeluk nya tanpa busana,ada sebuah desiran yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.

__ADS_1


"Siska ambilkan baju mas dulu yah!" Ucap Siska gugup


Saat Siska sedang mengambil baju di lemari, tiba tiba Eza mendekati nya, memeluk dari belakang sambil mencium lehernya.


Siska merasa tubuhnya menjadi panas, terasa sangat aneh, karena ia belum pernah merasakan sebelumnya.


Baju yang Siska ambil terjatuh ke lantai,Eza tak menghiraukan nya,Eza langsung menggendong Siska bak bridal style, membawanya ke atas tempat tidur dengan pelan pelan.


Eza menciumi seluruh inci tubuh Siska, sehingga membuat Siska mengeluarkan suara yang membuat Eza tambah bergairah.


"Aaaakh"


Eza melihat Siska yang terlihat kesakitan, kemudian ia menghentikan aksinya,ia berbisik pada telinga Siska.


"Tahan sedikit sayang, sebentar lagi"Eza mengecup kening Siska


Eza semakin mempercepat aksinya, membuat Siska mengeluarkan air matanya, Eza terus menggoyang goyangkan ping**ul nya sampai akhirnya Eza sampai pada puncaknya.


Tubuh Eza ambruk di atas Siska,dengan keringat yang bercucuran.

__ADS_1


"Makasih yah sayang?"Eza mengecup kening Siska kemudian menjatuhkan tubuhnya ke samping,Eza langsung memeluk Siska sampai mereka tertidur lelap.


Pagi Harinya


Siska terbangun dari tidurnya,ia melepaskan pelukan Eza yang melingkar di perutnya,ia berniat untuk ke kamar mandi,namun saat bangun ia merasakan ngilu pada bagian bawahnya.


Dengan pelan pelan ia ke kamar mandi, sementara Eza masih tertidur pulas.


Beberapa saat Eza terbangun dan tidak mendapati istrinya di samping nya, ketika ia mendengar suara gemericik air di kamar mandi,Eza berpikir bahwa Siska sedang mandi.


Tak lama kemudian Siska keluar dari kamar mandi, menggunakan handuk selutut yang membuat Eza tak lepas pandangan nya.


"Kenapa mas di tinggal, seharusnya kita mandi bareng?"Ucap Eza dengan manja


"Tadi mas tidur nya pules banget,Siska gak tega bangunin nya" Ucap Siska


"Ya udah mas,mau mandi dulu"Ucap Eza yang langsung berdiri


Namun saat melihat ke arah Siska,Eza tak bisa menahan hasrat nya,ia langsung mencium bibir nya, membuat Siska tak berkutik.

__ADS_1


Tangan Eza melepaskan handuk yang melilit di tubuh Siska,Siska hanya pasrah dengan apa yang dilakukan suaminya, sampai terjadi lah pertempuran di antara keduanya.


__ADS_2