Aku Jatuh Cinta Dengan Gadis SMK

Aku Jatuh Cinta Dengan Gadis SMK
part 21. Menjenguk Siti


__ADS_3

Aku sudah sampai di Hotel tempat aku bekerja, namun aku tidak menemukan Siti di pagi yang cerah ini.


"kemaren dia sakit, oke lah kalau dia nggak masuk, tapi sekarang masa iya dia masih sakit! gumamku


Pagi tadi aku tidak sempat ke rumah Siti lagi karena aku tadi pergi ke apartemen untuk melihat Reno.


"sudah lah untuk hari ini aku jangan urus yang lain dulu, sekarang aku harus fokus sama persiapan acara perpisahan untuk anak magang! gumamku sambil membaca beberapa konsep acara perpisahan


"Devan hari ini kamu survei persiapan acara perpisahan yang di puncak ya! ujar Elsa


"harus sekarang kak? tanya ku


"ya iya lah Van terus kapan lagi? waktu kita udah mepet banget Van! ucap Elsa


"nggak bisa suruh karyawan yang lain untuk mewakili aku kak? tanya aku masih membaca beberapa konsep acara


"nggak bisa van, kalau bisa pasti kakak udah nyuruh Leona sekretaris kamu! ujar Elsa


"Lebih baik pagi ini kamu berangkat van supaya nanti pulang nya kamu nggak kemalaman! saran Elsa


"ya udah deh kak, sebentar lagi aku ke sana! ucapku


Selesai meeting dengan kak Elsa tadi aku langsung saja menuju lokasi yang telah di tentukan sejak lama.


Sesampainya aku di puncak aku di sambut baik oleh asisten papa, kami berbincang-bincang apa saja yang telah di persiapkan, aku melihat beberapa dekorasi yang belum di pasang.


"pak kenapa di sini belum di pasang dekor nya? tanya ku


"seharusnya sudah di pasang pak! karena ruangan lepas ini tempat acara utamanya! ujarku sedikit marah


Gimana tidak marah sudah hampir satu bulan kami mengintruksikan tapi para pekerja tidak memasang dekorasi nya dengan baik.


"maaf pak kami lalai! ujar asisten papa tadi


"saya mau ini harus cepat di pasang! ujarku pergi meninggalkan tempat tadi


Soal kerjaan lelet banget coba aja soal uang mata nya pada hijau semua! umpat ku


Setelah selesai menyurvei tempat acara ini aku langsung saja balik ke Jakarta, aku melajukan mobil dengan kecepatan sedang.


Jam menunjukkan pukul 15.00 WIB aku balik lagi ke hotel, sesampainya di hotel aku di hampiri oleh seseorang gadis yang seumuran dengan Siti


"Pak Devan pasti lagi mencari Siti! ucap nya


Aku pernah melihat perempuan ini dengan Siti sebelum nya, mungkin ia berteman.


Eh kok dia tau kalau aku mencari Siti, apa dia tau di mana keberadaan Siti?


"kamu siapanya Siti? tanya ku


"oh perkenalkan nama saya Rena pak, saya sahabat Siti! ujarnya


Dia mirip dengan siti dia juga memakai jilbab dan aurat nya juga tertutup, dia juga sopan dan baik tapi dia tidak Somplak seperti Siti.


Bukan mirip wajah nya ya!


"kamu tau dimana Siti? tanya ku


"Siti sekarang di rawat di rumah sakit xxx pak! ujarnya


Aku sedikit terkejut, di rawat? apa separah itu penyakit Siti sampai harus di rawat?


"Di rawat? Siti sakit apa emangnya? tanya ku lagi karena aku tidak mau mendapatkan informasi setengah-setengah


"Dia sakit tipes pak! saya aja baru tau kalau Siti di rawat! ujar nya lagi


Aku mengangguk kecil, "terimakasih informasinya! ucapku


"iya sama-sama pak!


"Pantesan aja dia tidak ada kabar nya ternyata dia di rawat, kasihan juga siti! gumamku


Aku mencari kak Elsa di ruangan nya dia sekarang lagi sibuk dengan laptopnya.


"Kak! panggil ku lalu duduk di kursi dekat dengan nya


"Gimana? udah beres kan semuanya? tanya Elsa masih berkutik dengan laptopnya


"Beres apa nya kak, pekerja nya aja lalai masa dekorasi yang sangat penting belum di pasang, padahal ruangan lepas yang waktu itu tempat acara utama kita! ujarku


"Apa? belum selesai gimana maksud kamu? tanya kak Elsa terkejut dengan ungkapan ku


Aku mengangguk dengan menumpu daguku dengan tangan


"Ck! decak elsa, gimana sih giliran uang mereka gercep banget, coba giliran kerja pada lelet semua! umpat Elsa

__ADS_1


"Nah itu yang aku pikirin kak, mereka kerja mengharapkan imbalan nya dulu baru mereka akan kerja kan semua, kalau gini sih bisa habis kita kak! ujar ku


"kita ganti aja karyawan nya gimana? tanya Elsa


"Kalau di ganti waktu kita udah mepet banget kak, apa lagi kurang dari seminggu waktu kita! nggak mungkin kita ganti kak, biar lah kita lanjut aja gimana? ujar ku


"Terserah kamu van gimana baiknya aja! tutur Elsa


"Aku pulang duluan ya kak! ucapku


"tumben cepat? mau kemana kamu? tanya kak elsa


"nggak kemana-mana dan jangan kepo! ucapku


Aku berencana pergi ke rumah sakit untuk menjenguk Siti, tapi aku pulang terlebih dahulu untuk bersih-bersih sama ganti baju, apa lagi baju aku sudah bau keringat.


Sesampainya di rumah aku langsung saja bergegas mandi, selesai bersih-bersih plus sudah wangi aku langsung pergi menuju rumah sakit.


eettt tapi tunggu dulu aku singgah di toko buah terlebih dahulu untuk membeli buah.


"Kira-kira Siti suka buah apa ya? gumamku sambil memilih buah-buahan segar


"Mau beli buah apa mas? tanya si penjual


"Saya mau beli buah tapi bingung mbak! ucapku mengaruk-garuk kepada tak gatal


"Mas mau beli perkilo atau yang parcel? tanya si mbak penjual


"Kalau untuk orang sakit sebaik nya kita bawa buah yang mana mbak? tanya ku, aku tidak tau bawa buah apa untuk orang sakit.


Apa lagi aku baru sekali ini lihat orang sakit, nggak tau harus bawa buah tangan apa?


Emang susah ya kalau sendirian mulu!


"Kalau untuk orang sakit biasanya bawa parcel lan mas! ujar si mbak penjual


"Oke saya mau satu mbak! ucapku


"Sebentar mas saya siapkan dulu!


sambil menunggu aku melihat-lihat di sekeliling ku, tidak berapa lama si mbaknya kembali sambil membawa buah yang sudah di bungkus dengan rapi.


"Jadi berapa mbak? tanya ku


"250 aja mas! ujar nya


Melajukan mobil dengan kecepatan sedang akhirnya aku sampai juga di rumah sakit


Aku menanya ke resepsionis rumah sakit


"maaf mbak saya mau menjenguk teman saya yang namanya Siti Marsya!


"Apa dia benar di rawat di rumah sakit ini?


"sebentar pak saya cek dulu!


"Benar pak pasien atas nama Siti Marsya di rawat di kamar anggrek VIP nomor 3 pak!


"Dari sini bapak tinggal belok ke kiri!


"makasih mbak! ujarku lalu pergi ke arah yang di tunjukkan oleh resepsionis tadi


"Ruang anggrek VIP nomor 3! gumamku


Aku melihat ruangan yang di beri tahu resepsionis tadi, sesampainya aku di depan pintu aku urungkan niat ku untuk masuk, karena apa? karena di sana ada keluarga siti.


"Masuk, nggak, masuk, nggak, masuk!


"masuk aja lah! udah sampai sini juga! gumamku


Aku membuka pintu perlahan, dan apa yang terjadi?


Orang yang ada di dalam ruangan itu spontan melihat ke arah ku


Aku tersenyum kikuk di buatnya, "permisi om Tante! ucapku untuk mencairkan suasana yang sempat canggung oleh ku tadi


"Siapa ya? tanya seseorang bapak-bapak badanya tinggi tegap, kulitnya putih bersih.


"seperti nya ini papa Siti!


"pa itu teman Siti! ucap Siti


"iya mas itu Devan teman Siti! ucap mama Rose


"perkenalkan om saya Devan teman Siti! ucapku menyalami tangan orang tua Siti

__ADS_1


"Ooh Devan ya! mau apa ke sini? tanya papa Siti dengan tegas


"jenguk Siti om! ucapku


Tiba-tiba nyali aku menciut seperti ini ya gara-gara bertemu dengan papa Siti.


"Pak Devan sendiri? tanya Siti


Aku mengangguk sambil tersenyum, lalu aku meletakkan buah-buahan yang aku bawa tadi di atas nakas.


"sakit apa? tanya ku basa-basi supaya aku tidak terlalu kaku banget


Padahal sudah tau jawabannya kalau dia sakit tipes


"sakit merindukan mu pak! ujar Siti


dug...dug..dugg...


Aku merasakan jantung ku terpompa sangat kencang.


"bercanda pak, wajahnya nggak usah merah gitu! ucap Siti


Astaga Siti udah sakit gini masih aja bisa bercanda, apa benar wajahku merah yang di katakan Siti? kalau iya bisa malu aku!


"Udah sakit masih aja bercanda! ujarku jengkel


"saya sakit tipes pak! ujar Siti


"Bapak dari mana tau kalau saya di rawat di sini? jangan bilang bapak memata-matain saya! ujar nya


"nggak usah kege'eran kamu! tukas ku


"Buktinya bapak tau kalau saya di rawat di sini! tutur nya


"Jangan ngada-ngada saya ke sini cuma lihat kamu aja, nggak lebih nggak kurang! ucapku


"Saya tanya lain bapak jawab lain juga! ucap nya lagi tersenyum jail


Bisanya kamu bikin aku terpojok gini ya! awas kamu Siti!


"nyesel saya jenguk kamu! ucapku kesal


"saya nggak suruh bapak jenguk saya kok! jawab Siti


"benar-benar somplak kamu ya! ujar ku


"hehem...


Kami berdua tersenyum kikuk dengan deheman papa Siti.


"udah berantemnya? tanya papa Siti


"nggak kok om kita cuma bercanda aja kok! ucap ku


"nggak usah galak-galak pa, kita cuma bercanda kok! ucap Siti.


Sudah lama aku di sini akhirnya aku pamit pulang ke orang tua Siti.


"om Tante saya pamit pulang dulu! ujarku


Orang tua Siti mengangguk


"besok kesini lagi ya nak devan! ucap mama Rose


"insyaallah Tan, kalau ada waktu luang! ujarku


Aku akhirnya pergi dari rumah sakit, hati ini sedikit terobati bertemu dengan Siti.


...


bersambung....


...----------------...


(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya 🙏)


(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)


(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)


coba komentar cerita author ini, beri masukan atau apa lah itu, setidaknya tinggalkan lah jejak kalian!!


makasih ya atas dukungan nya, yang sudah terjerumus di cerita receh author mari komentar dan like cerita author!


author kan pengen tau gimana tanggapan kalian sama cerita receh author ini!

__ADS_1


apa tanggapan kalian baik atau buruk?


komentar & like ya please 🙏🥺


__ADS_2