Aku Jatuh Cinta Dengan Gadis SMK

Aku Jatuh Cinta Dengan Gadis SMK
part 66. ( POV Siti) Siap!


__ADS_3

Jam menunjukkan pukul 17.00 wib, aku termenung di dalam kamar sambil menunggu mas devan pulang kerja.


Rasanya aku bosan sekali hanya duduk di kamar saja, oh iya aku juga menonton tutorial cara memakai dasi, aku juga sudah mempraktekkan nya juga.


Sekarang aku sudah bisa memasang dasi dengan baik dan benar, aku juga tidak mau di ledek oleh mas devan terus terusan karena tidak bisa pasang dasi.


"Hadeh begini ya rasanya nungguin suami pulang yang entah kapan pulang nya! keluh ku, sambil mengacak-acak sprei kasurku.


Aku membuka hp ku, berencana menelepon mas devan, tapi aku takut menelepon nya, takut aku ganggu dia!


"Hufff....! aku menghela nafas panjang, sumpah aku bosan banget duduk di kamar melulu.


Kalau keluar kamar aku juga malas bertemu mama, nanti mama ngajak bicara tentang dedek bayi lagi!.


Oooh semesta apa aku harus jungkir balik?, ingin teriak tapi takut di kirain orang gila sama orang yang ada di rumah ini!.


"Ya ampun aku harus apa? gumamku tidak menentu.


cklekk


Aku mendengar suara pintu yang di buka, aku masih seperti semula menutup mata sambil rebahan.


"Astagfirullah sitiiii.....! ujar suara bariton itu, aku langsung tersenyum karena yang datang adalah suami tercinta.


"Kamu apain kamar aku, kok seperti kapal pecah gini? tanya mas devan sambil berkacak pinggang.


Aku baru sadar ntah apa yang aku perbuat, sampai-sampai kamar ini berantakan, aku melihat mas devan sambil cengengesan.


"Baru sehari ini lho, kamar aku sudah kayak gini saja! ujar mas devan mengacak-acak rambutnya.


Aku tersenyum ke mas devan, ya walaupun dia sedang memarahi aku.


"Maaf deh nanti aku rapiin lagi seperti semula! ujarku tanpa berdosa sama sekali.


Aku turun dari atas kasur, tanpa aba-aba lagi aku langsung saja berhamburan ke pelukan nya.


"Lama banget sih pulangnya? tanya ku masih memeluk nya.


"Huff...! mas devan menghembuskan nafas panjang.


Detak jantung mas devan dapat aku dengar, jantung nya terpacu sangat cepat sekali, seperti orang yang lagi jatuh cinta.


Lah kok dia nggak marah lagi?, aku mendongakkan kepalaku, ternyata dia lagi tersenyum menatap ku, tatapan kami saling beradu.


"Lelah aku jadi berkurang saat kamu memeluk aku! ujar mas devan.


Aku tersenyum kepada nya, "syukurlah kalau begitu, jadinya setiap kamu pulang aku akan memeluk kamu! ujarku


Mas devan mengangguk kecil, lalu aku melepaskan pelukan aku dari nya.


"Maaf ya kamu baru pulang udah marah-marah ke aku!


"Aku tau aku salah, tapi maafin aku ya, aku janji tidak akan mengulangi nya lagi! ujarku memberikan jari kelingking ku ke mas devan, lalu ia menautkan jari kelingking nya ke jari kelingking aku.


"No problem, aku cuma syok aja tadi melihat kamar aku berantakan! ujar mas devan


Jadi merasa bersalah aku jadinya, gara-gara aku mas devan baru pulang kerja udah marah-marah saja.


"Mas devan mau mandi? tanya ku, lalu ia mengangguk.


"Air hangat nya udah aku siapin, handuk kamu juga sudah ada di kamar mandi, pokoknya kamu tinggal mandi saja lagi! ujarku


Sebelum mas devan pulang tadi, sebenarnya aku sudah menyiapkan segala kebutuhan untuk mandi nya.


Mas devan memberikan aku senyum manisnya, lalu ia mencubit gemas pipi ku, "makasih sayang! ujar mas devan mencium pipi ku.

__ADS_1


"Iya sama-sama! ujarku membalas senyuman nya.


...


Malam harinya kita sudah berkumpul di meja makan untuk makan malam.


Dari tadi papa memperhatikan siti yang lagi menyantap makanan nya.


Jangan bilang kalau papa akan marah ke siti karena dia dari tadi hanya di kamar saja, kalau iya papa marah aku tidak akan segan-segan memarahi papa juga.


Sementara mama dari tadi senyum-senyum melihat aku, aku heran dengan mama kenapa dari tadi melihat aku mama selalu tersenyum.


Ada yang aneh apa dari penampilan aku malam ini?, tapi penampilan aku biasa-biasa aja kok.


Dan reno dia kenapa kok dari tadi hanya diam saja?, ada apa dengan keluarga aku ini?, tiba-tiba mereka ada yang aneh!.


"Papa mau ke kamar dulu! pamit papa ke kami semua.


"Papa tungguin mama dulu! ujar mama, tumben sekali mama mau barengan sama papa pergi ke kamar nya!.


Sebenarnya ada apa sih?, kok ada yang aneh sekali sama mereka!


"Kak, aku ke kamar dulu! ujar reno


Aku mengangguk kecil, kini tinggal aku dengan siti.


"Kok aku merasa ada yang aneh ya mas? tanya siti


Tukan bukan aku aja yang merasa aneh, tapi situ juga!


"Nggak tau! ujarku


"Kalau gitu aku juga ke kamar deh mas, males juga di sini nggak ada orang! ujar siti


"Terus aku ini apa?, hantu? tanya ku ke siti


"Kamu sih ada terus di hati aku! ujar siti


"Nggak usah gombal! ujarku


"Sedikit aja mas, aku cuma ngetes kamu aja, termakan nggak sama gombal aku ini, eh malah nggak! ujar siti


"Ke kamar yuk, aku mau tanya sama kamu! ujar siti


"Tanya apa?, kok harus di kamar segala?, di sini kan bisa! ujarku


Siti melihat kiri kanan, lalu ia melihat aku lagi, " nggak aman cerita di sini mas! ujar siti


"Emang ada hal yang serius yang harus kamu tanyakan ke aku? tanya ku


"Iya ada! ujar siti.


Aku mengangguk lalu pergi ke kamar, setelah sampai di kamar, siti mengunci pintu kamar, aku tersenyum lebar, apa harus sekarang?


Ya ampun nggak sabar banget aku!, akhirnya yang di tunggu-tunggu selama ini!


Siti menatap aku dengan tatapan menyelidik, aku hanya tersenyum saja.


"Aku mau tanya ke kamu, tapi aku malu! ujar siti berbisik ke telinga ku.


"Kenapa harus malu? tanya ku sedikit keras


"Mas! ujar siti menutup mulutku, wahh udah nggak bener ini lagi!


...

__ADS_1


Isss mas devan ini apan sih, ngomong nya nggak usah keras-keras juga!, pengen aku tabok itu mulutnya tapi nggak usah lah, kasihan nanti.


Tapi kok mas devan aneh sekali, kenapa dia sangat gelisah gitu?


Aku melepaskan tanganku dari mulut nya, lalu mas devan membawa aku di pangkuan nya.


"Kamu mau tanya apa sama aku sayang? tanya mas devan, nafasnya menerpa kulit leherku, sungguh geli sekali.


Aku memegangi leherku yang terkena nafas mas devan, sumpah geli sekali.


"Nggak jadi mas devan aneh! ujar ku lalu aku berdiri dari pangkuan nya.


"Kok aneh? tanya mas devan


"Iya kamu aneh sekali, bikin aku merinding saja! ujarku jujur-jujur saja.


"Ngomong nggak, atau aku habisi kamu malam ini juga! ujar mas devan menyeringai.


Iih tukan mas devan kok aneh sih?, apa aku salah tadi mau ngomong sesuatu sama dia?, tapi kan aku belum ngomong apa-apa lho!.


Sebenarnya aku sih mau tanya soal yang tadi sih, yang mama bilang tadi siang.


"Oke aku ceritain! ujarku


"Baik, aku siap jadi pendengar yang baik! ujar mas devan.


Lalu aku ceritakan ke mas devan tentang yang tadi, aku menceritakan dari awal sampai akhir, lalu mas devan tertawa.


"Nggak usah tertawa mas, emang ada yg lucu apa sama omongan aku tadi? tanya ku


"Ada! ujar mas devan masih tertawa


"Apa? tanyaku.


"Yakin kamu mau tau jawabannya! ujar mas devan menaik-turunkan alisnya.


"Sini! ujar mas devan lalu dia berbisik di telinga ku, lalu aku menutup mulutku, takut teriak sama apa yang aku dengar barusan.


"Iiih mas devan apan sih! ujarku


"Kalau nggak percaya tanya aja sama rena teman kamu itu! ujar mas devan


Iya juga sih, tadi aku tanya sama rena, jawaban nya sama persis dengan jawaban mas devan.


"Malam ini kalau kamu mau juga nggak papa! ujar mas devan mengedipkan sebelah matanya.


Apa harus sekarang?, tapi apa aku sudah siap?, kalau aku tolak permintaan suamiku, aku juga takut dosa!.


Aku menghela nafas panjang, jika sekarang aku siap!, lalu aku mengangguk kecil.


...


bersambung...


...----------------...


Maaf baru bisa update sekarang, akhir-akhir ini author sangat sibuk dengan urusan sekolah, jadinya author bisa update cerita ini siang atau nggak malam!!πŸ™


(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya πŸ™)


(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)


(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)


Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπŸ™

__ADS_1


semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian πŸ™


__ADS_2