
Semenjak pak Devan menemui aku tadi, aku jadi kangen lagi sama dia.
Rasanya aku tidak ingin jauh-jauh dari dia.
"Setelah Lo lulus sekolah mendingan cepat-cepat di lamar sama pak Devan deh sit! tutur Rena
"Gimana ya? tanya ku ke Rena
"Nikah muda aja deh, pak Devan kan udah mapan terus ganteng juga lagi!
"Nggak ada yang kurang sedikit pun dari dia mah! ujar Rena
"Gue pikir-pikir dulu deh, gue takut ambil keputusan terlalu cepat!
"Apa lagi nikah muda itu resikonya sangat banyak! ujar Siti bijak
"Iya juga sih yang Lo katakan itu! ucap Rena
Apa yang di bilang Rena tadi sih ada benarnya juga, tapi aku takut ngambil resiko apa lagi nikah muda itu resiko cerai nya besar banget.
Aku sudah banyak mengambil pelajaran hidup dari teman-teman ku yang nikah muda.
Jadi aku harus menata hidup aku dulu baru deh aku pikirkan soal itu.
Ting
tong
Ting
Bel masuk pun berbunyi kami sudah di dalam sambil menunggu guru yang mengajar masuk ke kelas kami
"Pagi anak-anak! ujar guru yang mengajar di kelas kami
"Pagi Bu....! jawab kami serentak
Hari kelulusan kami tinggal satu bulan lagi, aku sudah mempersiapkan diri dengan matang untuk melanjutkan sekolah ku ke jenjang yang lebih tinggi lagi.
Eh tunggu dulu kalau pak Devan lamar aku, aku terima nggak ya?, eets tapi jangan berharap dulu!
"Siti gue pikir-pikir lagi ni ya lebih baik lo nikah aja sama pak Devan! ujar Rena berbisik di telinga ku
"Apan sih reen gue lagi fokus ini mendengarkan penjelasan guru! ujarku
"Alah sok-sokan lo lagi fokus, pikiran lo aja tertuju pada pak Devan! ledek Rena
"Gue udah baca isi pikiran lo itu markona! ujar Rena
Yang di bilang Rena barusan ada benarnya lho! aku bukannya memperhatikan penjelasan guru yang ada pikiran aku hanya tertuju pada pak Devan.
Nasib, nasib, kalau mempunyai seseorang yang spesial di hati itu memang sudah lho!
Letak susah nya dimana?
Ya itu selalu mikirin dia, nah di situ letak susahnya! jadi nggak konsen aku!
"Iya juga sih reen, gue mikirin dia mulu, padahal gue baru ketemu sama dia! gue belum puas reen! ujar ku
"Belum puas apa maksud lo? tanya Rena
"Belum puas memandang wajah nya yang mempesona itu! iiih gemesss deh! ujar ku menghayal wajah tampan itu.
"Istighfar sit, istighfar! ujar Rena mengingatkan aku
Astagfirullah kenapa aku jadi seperti ini sih? belum halal aja udah mikirin dia, apa lagi udah halal pasti bisa bermanja-manja dengan dia.
Eh kok aku mikirin yang nggak-nggak sih!
"Nah kan apa gue bilang lo senyum-senyum mulu, kayak orang stres lo Siti....! ujar Rena geram melihat tingkah ku.
"he-he-he! cengenges ku
Sebentar lagi bel pulang akan berbunyi soalnya hari ini kami semua pulang nya lebih awal, karena guru-guru ada seminar di luar sekolah.
"Reen lo langsung pulang atau pergi kemana gitu? tanya ku
__ADS_1
"Gue ada janji sama hehem gue! ujar Rena tersenyum seakan mengejek ku
Iiih nyebelin banget sih, kapan sih aku bisa jalan-jalan sama ayam eh ayang bukan ayam bestie!
"Makanya sekali-kali ajak pak Devan jalan-jalan! ujar Rena
Boro-boro ajak dia pergi jalan-jalan, punya waktu luang sedikit aja nggak ada!
"Nggak ah lebih baik aku jalan-jalan sendiri aja! ujar ku memelas
"Ca-ha-ha-ha! bilang aja dia nya nggak ada waktu luang buat lo! gelak Rena membuat aku kesal saja
Awas saja kamu Rena sekarang kamu bisa menertawai aku, coba aja liat nanti aku akan menertawai balik!
Hahaha tawa ku dalam hati pegang ucapan aku ini, liat aja ya!
...
Sepulang sekolah aku sengaja singgah di taman, taman ini merupakan tempat dimana aku sering bertemu dengan kak Reno.
"Keingat mantan! ngeracau ku tak jelas sambil tertawa tak jelas
Hadeh sendirian mulu aku nya, jadi iri liat orang-orang yang udah berpunya gitu!
Aku di kaget kan dengan seseorang yang menempelkan es krim ke pipi ku.
"Dingin! ujar ku langsung berdiri
"Pak Devan! gumamku
Dia tertawa kecil sambil menyodorkan es krim rasa strawberry kepada ku.
Tanpa banyak tanya langsung saja aku ambil, es krim percuma ini emang enak ya!, apa lagi di beliin sama dia.
"Kenapa nggak ajak aku? tanya pak Devan
"Emangnya kamu punya banyak waktu untuk aku? aku balik bertanya
"Buktinya aku di sini! ujar nya
"Hayo kamu ikuti aku kan? tanya ku ke pak Devan
Dia tersenyum lalu menggeleng dengan cepat, aku sih nggak percaya sama dia!
"Tadi saya lewat di sini lalu kepengen singgah di sini, taman nya bagus membuat mata saya jadi segar aja gitu! ujar nya
Aku menyipitkan mataku sambil melipat kedua tanganku ke dada, lalu aku memberanikan diriku untuk memperhatikan wajahnya.
Dia tersenyum lalu mentoyor jidatku tangannya dibungkus menggunakan tissue.
Aku di buat terheran-heran dengan nya, segitukah jidatku ini kotor?, sampai-sampai tangannya di bungkus menggunakan tissue
"Tidak baik memandang lawan jenis seperti itu!, apa lagi memikirkan nya! ujar pak Devan
Oh iya lupa!, hadeh dapat dosa lagi aku, transfer dosa truss aku nya!
Ya Allah ampunilah hamba mu ini yang penuh dosa ini, kenapa juga sih harus ada orang se ganteng pak Devan ini, jadinya aku nggak bisa berpaling gitu dari nya.
"Kenapa bengong? tanya pak Devan
Aku cengengesan, "Hehe lupa pak! ujar ku menundukkan pandangan ku
"Ke sini nggak bareng teman kamu? tanya pak Devan
Gimana cara ngajak teman wong teman aku aja udah pergi bareng ayang nya.
"Gimana cara ngajak dia? sementara dia aja udah memiliki pasangan! ujarku mengerucutkan bibirku
"Oh! ujar pak Devan
Singkat banget, nggak ada apa kata-kata yang lebih singkat lagi? bete aku rasanya bestie.
"Mumpung kamu ada di sini aku mau bilang sesuatu ke kamu! ujar pak Devan
Jantung aku ini sudah berdisko saja saat pak Devan mau bilang sesuatu ke aku.
__ADS_1
Kira-kira dia mau ngomong apa ya?
Biar aku tebak!
Pasti dia mau bilang kalau dia mau lamar aku!
aaa nggak sabar banget! jerit ku dalam hati
"Kenapa wajah kamu kelihatan sumringah gitu? tanya pak Devan
"Nggak papa! ujar ku
Dia menghela nafas panjang, kok wajah nya nggak ada senang-senangnya?
"Siti! ujar pak Devan
"Iya! jawabku
"Kamu percaya kan sama aku! ujar nya
Aku mengangguk kecil, maksud nya apa? aku percaya sama dia?
"Aku sangat percaya sama kamu! ujar ku memastikan dia lagi.
"Kamu tidak marah kan! ujar nya
Lama-lama aku capek juga dengerin ucapannya yang setengah-setengah ini!
"Bisa tidak kamu ngomong nya to the point? ujarku kesal
Dia menghela nafas berat sangat berat, membuat aku lama-lama tambah bete!
"Lusa aku akan balik ke Hongkong! ujarnya
Wajahku yang kesal ini pias begitu saja, sedih juga dengerin nya lho!
"Ngapain kamu ke sana? tanya ku, sebenarnya ada rasa tidak suka kalau dia akan balik ke Hongkong lagi.
Bagaimana tidak, aku sudah pernah merasakan kehilangan dia selama lima bulan lamanya!
Sekarang dia mau ninggalin aku lagi!
"Berapa lama? tanya ku
"Kamu mau nya berapa lama? dia balik bertanya, masih bisa saja dia bercanda, padahal hati ini sedih.
"Beri waktu aku 3 bulan! ujar nya lagi
3 bulan bukan waktu yang cepat, bisa kah aku menunggu dia lagi?
"Kenapa harus selama itu? tanya ku
Dia tidak menjawab, melainkan dia tertawa kecil.
"Kamu takut kalau saya tidak akan balik ke sini lagi? tanya nya
"Iya! ujar ku, jujur aku takut kalau dia berpaling dari aku.
Aku kira dia mau bilang melamar aku eh malah ngomongin kalau dia bakal balik ke Hongkong lagi.
Sanggup kah aku menunggu dia lagi?
....
bersambung...
...----------------...
gimana nyambung tidak ceritanya?
komentar sedikit lah wahai para pembaca!!!
(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya 🙏)
(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)
__ADS_1
(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)