Aku Jatuh Cinta Dengan Gadis SMK

Aku Jatuh Cinta Dengan Gadis SMK
part 64. Lampu Hijau Dari Papa Wijaya


__ADS_3

Untuk yang pertama kali nya aku menyiapkan segala kebutuhan mas Devan, aku menyiapkan dari baju kerja nya sampai menyiapkan berkas yang kemaren ia buat.


Mas Devan masih di kamar mandi, kini aku duduk di sofa sambil membaca berkas yang dia buat kemaren.


Aku tidak tau sama sekali dengan berkas ini, membacanya saja sudah pusing apa lagi membuat nya!


"Hanya orang ahlinya saja yang mengerti maksud dari berkas ini!


"Anak tamatan SMK seperti aku ini mana tau dengan berkas ini, di liat aja sudah pusing apa lagi membuatnya!


"Aku yakin aku tidak akan bisa, bueehh mas Devan emang hebat sekali!


"Sekali ngerjain langsung bisa dan banyak gini, kalau aku sih udah pasti tidak akan bisa! gumamku sendiri sambil membaca lagi berkas ini.


Pasti mas Devan sampai pusing buat berkas ini.


"Gimana paham nggak sama berkas itu! ujar mas Devan yang sudah berada di belakang ku, aku menoleh ke belakang ternyata mas Devan hanya memakai handuk saja.


Perut six pack yang berbentuk roti sobek itu pengen aku pegang, aku masih menatap perut six pack mas Devan.


"Bengong lagi, bengong lagi! ujar mas Devan


"Liatin apa sih? tanya mas Devan dengan senyuman manisnya itu.


"Nggak aku nggak liatin apa ko, aku cuma liat roti sobek saja! ujarku langsung menutup mulutku dengan tangan.


Aduhh kok aku bilang ngelantur gini sih! gerutu ku, malah mas Devan senyum-senyum gitu lagi bikin aku gregetan saja sama dia!


Aku memukul-mukul kecil mulutku, "dasar mulut nggak ada rem nya! umpatku


"Kenapa sih tu mulut di pukul-pukul mulu?, nggak sayang apa? tanya mas Devan


"Hmm....anu...hmm...lebih baik kamu pakai baju kamu mas! ujarku memberikan nya baju yang sudah aku pilihkan tadi.


"Nanti saja, aku lebih betah seperti ini! ujar mas Devan melihat kedua tangannya ke dada.


Ya ampun aku nggak kuat liatnya, imanku langsung lemah saat melihat pemandangan indah ini, tolong dong mas jangan seperti ini!


"Pakai mas aku malu liat kamu tel**ja*g dada seperti itu! ujarku


"Malu apa pengen liat teruss....! ujar mas Devan tambah mendekati aku


Aku mengambil baju tadi, lalu aku memberikan baju itu ke mas Devan, "ini! ujarku, lalu mas Devan mengambil nya.


"Gimana susah kan? tanya mas Devan


"Iya susah, susah banget! ujarku


"Emang kamu nggak pusing apa? aku aja liat nya udah pusing apa lagi membuatnya! ujarku


"Sedikit, tapi aku udah paham jadi nya nggak terlalu di pikirkan juga! ujar mas Devan


Aku mengangguk-angkuk kecil saja, tidak tau harus ngomong apa!


Setelah selesai memakai baju dan yang lainnya mas Devan memberikan aku dasi nya, "untuk apa? tanyaku


"Di liatin aja!, ya di pasang lah! ujar mas Devan

__ADS_1


"Nggak bisa mas, waktu itu kan pernah aku coba tapi tetap juga nggak bisa! ujarku memberikan dasi itu kembali.


"Maka nya belajar, udah berulang-ulang kali lho aku ajarin kamu, yang di liat cuma wajah aku aja! ujar mas Devan memutar bola matanya jengah


"Iya, maaf nanti aku liat tutorial cara memasang dasi di YouTube! ujarku mencolek pinggang mas Devan


"Nggak usah ngambek juga mass...! ujarku sedikit manja


"Nggak! ujar mas Devan


Iiss mas Devan lama-lama bikin aku sebal saja!


"Hari ini kamu boleh ke bawah, tapi jangan kerjain tugas rumah ini, karena art di rumahku sudah banyak, dan aku tidak mau istri ku kerja, apa lagi kamu masih belum sembuh! ujar mas Devan


Aku senyum-senyum memperhatikan wajahnya, ucapan nya tadi tidak aku hiraukan sama sekali.


"Siti...!


"Siti...!


"SITI...! ujar mas Devan sedikit teriak


"Aaa....iya...! ujarku kaget


"Bisa denger suami ngomong tidak! ujar mas Devan


"Iya denger mas, kamu tenang saja! ujarku


"Aku akan dengerin semua ucapan kamu! ujarku membuka pintu kamar.


...


"Jalannya bisa di percepat nggak mas! ujar siti


"Nggak bisa, kamu masih sakit ya jalannya harus pelan-pelan! ujarku


"Nggak gitu juga mas, aku nggak kenapa-napa kok, lagi pun luka operasi aku udah hampir sembuh! ujar nya


Terlalu banyak ngoceh lalu aku mengendong tubuh siti seperti ala bridal style, siti tersenyum, "gini kan yang kamu mau! ujarku, lalu siti mengangguk pelan.


"Makin cinta sama suami sendiri! ujar nya


"Ciee....ciee.... udah gendong-gendongan aja nih! ledek reno


"Mas turunin aku, aku malu dilihat! ujar siti


Lalu aku menuruti keinginan dari istri kecilku


"Kenapa di turunin kalian cocok kok! ujar reno


"Nggak, takut nya kamu ngiri aja! ujarku


"Nggak tuh, aku nggak iri liat kalian berdua! ujar reno


"Tuh kalian udah di tungguin sama mama, papa juga ada, tapi kalau kak elsa dan suami udah berangkat ke rumah mereka! ujar reno


Setelah itu aku membimbing siti ke tempat meja makan, "rumah kamu luas juga ya mas, kalau gini sih aku bisa tersesat! ujar siti

__ADS_1


"Nanti kamu bakalan hafal sama setiap sudut rumah ini! ujar ku


"Pagi ma, pa! ujarku


"Iya pagi...! ujar mama tersenyum


"Siti kamu sudah sembuh nak? tanya mama


"Sedikit ma! ujar siti


Dari tadi aku memperhatikan papa, papa melihat siti dengan tatapan tidak senang.


"Tinggal di rumah orang nggak boleh nyantai-nyantai saja, kerjaan banyak di dapur! ujar papa


Siti yang mau duduk tidak jadi untuk duduk dia menundukkan kepalanya karena takut sama papa, lalu aku menggenggam tangan nya.


"Nggak usah takut aku di sini! ujarku, lalu Siti melihat aku dengan senyuman nya, "grogi sama papa mas! ujar siti


"Papa apa-apa sih dia itu menantu kita pa! ujar mama


"Nggak usah belain dia ma, papa nggak punya menantu seperti dia yang masih bau kencur! ujar papa


"Siapa bilang dia masih bau kencur pa, dia itu sudah besar sudah berkeluarga lagi, terlebih lagi mereka akan punya anak! ujar mama melirik siti seraya tersenyum.


"Maafin sikap papa yang kurang suka sama kamu, nanti papa akan menerima kamu apa adanya! ujar mama menyemangati siti


"Tidak masalah sama sekali ma! ujar siti


"Papa nggak mau punya menantu yang masih bocil seperti ini! ujar papa bersih keras dengan pendirian nya


"Papa apa-apa sih, apa salahnya menerima siti di keluarga ini, tolong hargai aku sedikit saja pa! ujarku memohon


"Intinya papa nggak mau memiliki menantu gadis SMK seperti siti ini! ujar papa


"Papa tolong lah jangan begini sama aku, emang papa tidak mau melihat aku bahagia dengan pilihan aku sendiri! ujarku


"Buktikan kalau dia itu baik untuk kamu, baru papa akan menerima nya! ujar papa


Alhamdulillah akhirnya papa sedikit melunak dan mau menerima siti sebagai menantu nya, yaa, walau masih ada rasa tidak sukanya dengan siti.


Tapi tidak apa-apa papa sudah memberi lampu hijau untuk siti, semoga saja papa luluh.


...


bersambung...


...----------------...


Maaf baru bisa update sekarang, akhir-akhir ini author sangat sibuk dengan urusan sekolah, jadinya author bisa update cerita ini siang atau nggak malam!!πŸ™


(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya πŸ™)


(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)


(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)


Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπŸ™

__ADS_1


semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian πŸ™


__ADS_2