Aku Jatuh Cinta Dengan Gadis SMK

Aku Jatuh Cinta Dengan Gadis SMK
part 67. Papa Wijaya Abg Labil!


__ADS_3

1 bulan kemudian


Sudan satu minggu setelah kejadian malam nan indah itu, aku menggulung lagi malam pertama itu lagi, tapi Siti masih malu-malu dengan aku, jadi heran sama istri sendiri!


Dia sering menghindari aku, aku hanya geleng-geleng kepala di buat oleh nya karena tingkah malu-malu nya itu.


Aku jadi lebih sering untuk menggoda istri kecilku itu, kini dia lagi di bawah ia lagi membantu mama memasak di dapur, sementara aku di kamar sambil membayangkan waktu semalam yang indah itu.


Dia masuk ke kamar tapi dia tidak melihat aku, aku tau kalau dia sekarang ini lagi senyum, tapi dia menyembunyikan wajahnya itu dari aku.


Entah apa yang dia malu kan lagi?.


"Hehem...!


Aku berdehem supaya dia melirik aku, tapi usahaku itu sia-sia saja, malahan dia tidak melihat aku.


"Hehem...!


"Masa iya suami duduk di sini nggak di sapa sama sekali! sindir ku


Masih sama dia masih belum melihat aku, aduh entah kenapa dia seperti ini?


"Berasa di abaikan! ujarku pindah duduk lebih dekat lagi dengan nya.


"Apa sih mas, aku lagi nggak mau di ganggu sama siapa pun! ujar siti


Aku mengaruk-garuk kepala ku, begitu kah dia malu dengan aku.


"Apa yang kamu malu in lagi? tanya ku


"Aku nggak malu kok, cuma aku malas aja dekat-dekat sama kamu! ujar siti


Kenapa lagi dia ini?, kemaren dia bilang malu, lah sekarang dia malas dekat dengan aku.


"Diam aja kenapa mas, aku malas ngomong sama kamu! ujar siti lagi


"Lho kok kamu gitu sih sama suami sendiri? tanya ku


"Sensi banget sama aku! ujarku


"Aku liat kamu itu malas aja, pengen muntah liat kamu! ujar siti.


Apa?, dia pengen muntah liat aku?, apa aku se menjijikkan itu?


"Apa aku sangat menjijikkan untuk kamu, sehingga kamu pengen muntah liat aku? tanya ku sedikit tidak enak di bilang seperti itu tadi.


"Bukan itu maksud aku mas! ujar siti


"Terus apa? tanya ku


"Nggak tau! ujar nya


Bikin bingung aja sama Siti ini!, aneh banget sama ucapan nya itu!


"Mas devan mending keluar aja deh, sumpah mas aku itu malas liat kamu! ujar siti mengusir aku dari kamar.

__ADS_1


"Kenapa sih?, kok kamu merasa jijik liat suami kamu sendiri?, udah ganteng gini, wangi juga kok kamu malas liat aku? tanya ku


Siti menggeleng-nggelengkan kepalanya, "nggak tau, nggak peduli juga aku mas, yang aku mau itu kamu keluar! ujar siti melihat aku dengan tatapan sulit di artikan


"Kenapa sih kamu ini sebenarnya? tanyaku


Kok tiba-tiba Siti seperti ini sama aku?, biasanya dia tidak seperti ini!


Aku keluar dari kamar, kalau aku masih bertahan di kamar yang ada Siti bisa marah!


...


Akhir-akhir ini aku merasa aneh aja dengan sikap ku ke mas devan, rasanya aku pengen muntah liat dia.


Entahlah aku sendiri juga tidak tau!


Aku juga merasa badan aku ini rasanya lelah sekali, untuk kerja saja aku malas pengennya aku ini rebahan saja.


Tadi saja di dapur aku terus menahan nafasku, agar aku tidak mencium aroma dari masakan.


Kira-kira aku kenapa ya?, tidak pernah aku seperti ini!


Aku merebahkan tubuhku di atas ranjang, mata ini rasanya berat sekali pengen tidur.


"Iiih kok bau parfum mas devan bikin aku muntah saja! gumamku


...


Aku turun ke bawah untuk menemui mama, setiba nya aku di sofa ruang keluarga, mama melihat aku dengan senyuman nya.


"Mama, kenapa siti sikap nya sulit di artikan, masa dia malas dengan aku? tanya ku duduk di sebelah mama.


"Mungkin dia sudah bosan dengan kamu, kan papa udah bilang dia itu cuma cinta sama harta kamu saja! ujar papa menyorong pembicaraan aku dengan mama.


"Papa apan sih?, mama sudah bilang sama papa Siti itu orangnya baik, dia orangnya tidak seperti papa bilang itu! ujar mama


"Alah dia itu pandai mengambil hati mama, papa aja sampai sekarang masih ragu dengan dia! ujar papa


"Mulut papa jangan lemes seperti itu, kayak cewek aja! ujar ku


"Terserah papa dong, mulut-mulut papa ngapain kamu yang sewot! ujar papa


"Gimana aku nggak sewot, papa lagi omongin istri aku lho di depan aku lagi! ujar ku


"Udah lah kalian jangan ribut lagi, kayak anak-anak saja! ujar mama


"Yang mulai duluan papa ma, papa jual ya aku beli lah! ujarku


"Devan udah lah, papa kamu ini orang nya keras kepala! ujar mama


Syukurin, di bilang keras kepala sama istri sendiri, emang enak apa?, ini bukan nya aku durhaka sama papa ya, tapi kok aku senang aja kalau papa di marahin sama mama.


Puas sekali lah, nggak ada dua nya, hehe!


"Mama perhatiin siti itu ngisi deh, soalnya tadi saja dia tidak sanggup mencium aroma makanan! ujar mama

__ADS_1


Aku melongo mendengar ucapan mama, apa itu benar kalau Siti lagi hamil anak aku?


"Mama serius ma? tanya ku memastikan lagi


"Serius, emang tampang mamamu ini kelihatan berdusta? tanya mama


"Kamu liat aja sama tingkah dia sekarang ini pasti berbeda, dia banyak diam dan tidak suka banyak kerja, selama ini kan dia sering ngoceh sama mama, tapi akhir-akhir ini dia banyak diam! ujar mama


"Alhamdulillah akhirnya aku jadi papi! ujarku menengadah kan kedua tanganku.


"Alhamdulillah! ujar mama, sementara papa seperti biasa saja, tanpa ada respon dan reaksi sekali pun.


"Papa kok diam saja? tanya mama


"Auah! ujar papa seperti anak kecil yang sedang cemberut saja, papa aku ini kadang sikap nya jauh berbeda dari papa-papa yang lain di luaran sana, papa aku lebih ke kanak-kanak kan gayanya.


Bisa-bisa nya ngomong kalau istri aku gayanya seperti anak remaja lainnya, sementara papa aku lebih parah lagi dari anak remaja, seperti anak kecil saja!


"Papa nggak senang punya cucu baru dari devan dan siti? tanya mama


"Nggak tau! ujar papa melipatkan kedua tangannya ke dada sambil membuang muka.


Hadeh parah sekali papa ku ini!, aku hanya menggelengkan kepalaku, sambil memandang papa.


"Ya seperti itulah papa kamu van, kayak anak kecil saja, ngomongin orang pandai sedangkan diri sendiri masih seperti anak abg labil! sindir mama


"Ha-ha-ha! tawa reno yang baru datang


"Papa malu-maluin tau nggak, masa udah segede ini di bilang abg labil sama mama! ujar reno


Aku juga ikut tertawa dengan omongan mama tadi, abg labil!


"Mama apa an sih bikin malu di depan anak-anak saja! ujar papa menegur mama


"Sekali-kali bikin papa malu di depan anak-anak! ujar mama juga ikut tertawa.


"Liat aja mama nanti, papa akan balas! ujar papa tidak mau kalah


"Coba aja kalau bisa! ujar mama menjulurkan lidahnya ke papa.


Aku bersama reno jadi tertawa terbahak-bahak oleh mama, kini kebahagiaan aku rasanya sangat lengkap, dengan kehadiran calon anak ku nantinya.


...


bersambung...


...----------------...


Maaf baru bisa update sekarang, akhir-akhir ini author sangat sibuk dengan urusan sekolah, jadinya author bisa update cerita ini siang atau nggak malam!!πŸ™


(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya πŸ™)


(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)


(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)

__ADS_1


Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπŸ™


semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian πŸ™


__ADS_2