Aku Jatuh Cinta Dengan Gadis SMK

Aku Jatuh Cinta Dengan Gadis SMK
part 73. (POV Devan) Dikit-dikit Sabar


__ADS_3

Kami masih duduk di bawah pohon manga itu, aku memperhatikan wajah siti yang senyam-senyum sendiri.


Ternyata gampang juga meluluhkan hati siti ini, aku masih menggenggam tangan nya, lalu tanganku yang satu lagi mengelus-elus perut siti.


"Anak papi di sana baik-baik saja ya, jangan nyusahin mami! ujar ku


Siti tersenyum lalu ia mengambil tanganku, "masih belum jadi apa-apa mas di dalam sana, umur nya aja masih tiga minggu! ujar siti.


"Ooh iya, benar juga ya, tapi tidak apa lah yang terpenting kesehatan kamu dan calon anak kita! ujarku


"Nggak sabar pengen gendong bayi lucu, kira-kira anak kita laki-laki atau perempuan ya? tanya ku


"Hmm...nggak tau, apa pun yang di berikan oleh Allah, yang penting sehat dan tidak ada kurang nya satu pun! ujar siti


"Aamiin... tapi aku pengen punya anak cewek sama cowok! ujar ku


"Udah ah jangan bahas anak mulu, aku pengen ke rumah mama! ujar siti kembali berubah sikapnya.


Selama hamil ini sikap siti selalu berubah-ubah, kadang jutek nya minta ampun, kadang manja nya juga minta ampun, pokoknya sikap nya itu selalu berubah-ubah setiap saat!.


"Yuk kita berangkat sekarang! ujarku mengajak siti


"Nginap di sana ya mas, aku kangen sama kamar aku dulu! ujar siti


"Hmm...gimana ya, kita belum minta izin sama mama ataupun papa! ujar ku


"Nanti aja minta izinnya! ujar siti


Hadeh, susah banget kasih pengertian sama bumil ini!


"Iya, nanti aku kasih tau mama! ujarku lebih baik mengalah dari pada ribet urusan nya


Kini aku sedang memasukkan beberapa baju ganti untuk aku bawa ke rumah siti, sementara siti sedang senyum-senyum melihat aku yang sedang kesusahan.


Bukanya bantuin suami eh malah senyum-senyum saja liatin suami nya yang lagi kesusahan gini! gerutu ku


"Nggak peka banget! sindir ku


Eh siti malah mendekati aku dan memeluk aku, mulai lagi manja nya!


"Kan kamu bisa sendiri, ngapain juga aku bantu! ujar siti dengan entengnya


"Tapi ini baju kamu lho yang banyak! ujar ku


Malah resleting koper nya macet lagi, bikin tambah kesal saja.


Siti melihat aku yang lagi kesusahan mengancingkan resleting koper ini, "perlu aku bantu! ujar siti


"Nggak liatin aja! ujar ku jengkel, udah tau susah gini malah nanya-nanya lagi, nggak peka banget.


"Sini biar aku yang masang! ujar siti mengambil alih koper itu, dengan santai nya ia bisa mengancingkan resleting koper itu.


Huff...sudah berbagi cara aku lakukan tapi tidak bisa juga, lah ini siti cuma sebentar saja udah bisa di resleting kan.


"Yuk berangkat! ujar siti


"Iya! ujar ku


Aku ke sana memakai baju santai sementara siti memakai baju gamis dan jilbab pasmina yang cantik di gunakan nya, aura ke ibuan dan aura kecantikan nya terpancar dengan sempurna.


Ya walaupun umur nya masih belasan tahun, tapi dia istri yang sangat sempurna bagi ku.

__ADS_1


"Jalan nya nggak usah buru-buru! ujarku


"Iya cerewet kayak mama aku aja kamu! ujar siti berlalu meninggalkan aku.


Aku ngeri melihat dia yang sangat gercap dalam berjalan, kalau dia nggak hamil mungkin mulut aku ini tidak nyinyir memperingati nya.


"Bisa nggak sih dia itu nurut dengan aku! gerutu ku


...


Mas devan itu kenapa sih? nyinyir banget dari kemaren-kemaren, sumpah aku nggak suka di nyinyirin walaupun itu demi kebaikan aku dan si calon anak ini!.


Sekarang suami aku itu lagi membawa koper yang berisikan pakaian ganti kami, aku memangku tanganku ke dada sambil cemberut.


"Kenapa sih sikap kamu itu berubah-ubah? tanya mas devan


"Mana aku tau, nggak tau kok nanya saya! ujarku, entah lah mulut aku sekarang ini suka ceplas-ceplos saja, seperti dulu pas pertama ke temu sama pak devan.


"Gregetan aku sama kamu! ujar mas devan ingin memukul kepala ku, tapi mas devan tidak jadi memukul aku.


Ia senyum ke aku, ya walaupun senyum nya itu di buat-buat, "nggak jadi pukul aku? tanyaku


"Nggak, nanti aku di cap kdrt lagi sama warga-warga sini! ujar mas devan


"Mas devan nggak usah marah juga sama aku, aku juga nggak tau kenapa sikap aku berubah sama kamu! ujar ku


"Udah, udah aku nggak mau berdebat lagi sama istri tukang nyebelin kayak kamu ini! ujar mas devan


"Nyebelin gini tapi tetap sayang kan? tanya ku memasang tampang iba


"Ya masih lah, kamu itu separuh dari hidup ku, apa lagi di perut kamu ada anak aku! ujar mas devan


"Anak kita mas, bukan anak kamu aja! membetulkan ucapan mas devan


Kini kami masuk ke dalam mobil, sekarang aku duduk di sebelah mas devan, rasa mual itu tidak timbul lagi karena tadi aku sudah minum obat anti mual dari dokter kemaren.


"Nggak mual lagi kan karena parfum aku? tanya mas devan


Aku menggelengkan kepalaku, "sekarang bau parfum kamu wangi nya enak banget! ujar ku


"Syukurlah...! ujar mas devan


...


Kini aku sudah sampai di depan rumah yang aku rindukan, rumah ini merupakan tempat yang sangat berarti bagi aku, banyak kenangan di rumah ini.


Seperti biasa aku masuk ke dalam rumah pasti teriak-teriak seperti tarzan, maklum sudah biasa soal nya.


"Mamaaa...! teriak aku memanggil mama


"Where are you mom, anak mama pulang nih...! teriak aku lagi, sementara mas devan melihat aku dengan menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Nangis aku liat kamu siti, kok sikap kamu jadi tarzan gini sih? tanya mas devan wajahnya sudah kelelahan melihat sikap ku yang aneh gini


"Yaa ampunn...siti...! ujar mama yang baru turun dari anak tangga


"Suara rombeng kamu itu bikin gendang telinga mama mau pecah! ujar mama jengkel


"Hehe, kebiasaan ma! ujarku


"Mama! ujar mas devan lalu menyalami punggung tangan mama.

__ADS_1


"Baik-baik saja kan sama kandungan kamu? tanya mama mengelus lembut perut aku


Aku tertawa saat mama mengelus perut aku, "ha-ha-ha, geli mama! ujar ku di sela-sela tawaku


"Ngawur! ujar mama terus mengelus-ngelus perut aku, aku semakin tertawa di buat oleh mama.


"Mama geli! ujar ku melepaskan tangan mama dari perut aku.


"Anak gadis mama sekarang sudah jadi mama muda, mama pun sebentar lagi punya cucu! ujar mama


"Iya ma! ujar ku


Aku menoleh mas devan kelihatan nya dia sudah capek sekali!


"Mas devan mau aku buatin teh atau kopi? tanya ku


"Nggak dua-duanya! ujar mas devan


"Eh, kok kalian bawa koper segala? tanya mama sedikit bingung


"Nginap ma, anak mama ini bikin aku kewalahan! jawab mas devan


"Mass...! rengek manja ku


"Owalahh... nginap di sini! ujar mama


"Ibu hamil itu memang seperti itu, selalu menyusahkan suami nya! ujar mama


"Ooh, begitu ya ma! ujar mas devan


"Iya, kamu banyak sabar aja ya! ujar mama


Mas devan mengangguk kecil, kini aku antar mas devan ke kamar aku yang berada di lantai atas.


...


Ya ampun kapan aku bisa keluar dari situasi yang membagongkan ini, sabar-sabar mulu kayak nya.


"Dikit-dikit sabar, dikit-dikit sabar! gumam ku


Sampai kapan aku bisa tenang? sampai siti udah lahiran baru aku bisa tenang, iya begitu?


...


bersambung...


...----------------...


Oii...! kok sepi banget, pada kemana kalian?


Nggak seru ceritanya atau gimana?


tolong dong kasih masukannya nya, komentar kek!πŸ™


Maaf baru bisa update sekarang, akhir-akhir ini author sangat sibuk dengan urusan sekolah, jadinya author bisa update cerita ini siang atau nggak malam!!πŸ™


(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya πŸ™)


(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)


(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)

__ADS_1


Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπŸ™


semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian πŸ™


__ADS_2