Aku Jatuh Cinta Dengan Gadis SMK

Aku Jatuh Cinta Dengan Gadis SMK
part 42. Mendengarkan Penjelasan


__ADS_3

Aku tidak bisa mengejar mobil nya itu lagi, "Pak hiks...bukan itu yang kamu pikirkan, aku tidak punya hubungan apa-apa dengan kak Reno, hiks...! aku terisak kecil karena pak Devan tidak mau mendengar kan penjelasan dari aku.


"Hiks... pak Devan aku belum selesai ngomong! gumamku


Mungkin dia kecewa sama aku, kalau aku tidak pernah memberi tau nya, kalau aku pernah punya hubungan spesial dengan kak Reno.


Tapi jangan salahkan aku juga, aku baru tau kalau pak Devan itu kakaknya kak Reno.


Aku menghapus air mataku, langkah ku gontai menuju rumah.


Hati aku sedih sekali, sangat sedih karena pak Devan tidak mau mendengarkan aku dulu.


Aku benar-benar tidak percaya dengan apa yang aku lihat tadi, aku tidak menyangka sama sekali, ternyata wanita yang di cintai adik ku itu adalah wanita yang sama yang aku cintai.


Kenapa soal percintaan ini aku selalu gagal?, selalu aja ada halangan nya!.


Atau aku di takdir kan untuk sendirian saja?, aku merenung di dalam kamar ku.


"Jika memang takdir aku sendiri aku pasrah padamu ya Allah! lirihku


Aku heran sama Siti kenapa dia tidak memberi tahu aku dari awal?, kenapa hubungan ini sudah semakin dekat dan akrab, malah tau nya sekarang?, kenapa tidak dari kemaren-kemaren saja waktu aku belum mencintai Siti?.


Kalau sudah begini banyak hati yang telah aku sakiti!


Hubungan akrab ini hancur dengan sekejap mata saja!.


Aku tidak tau harus berbuat apa-apa lagi, selain merelakan Siti untuk Reno!.


Ya, itu yang dapat aku lakukan sekarang mengorbankan perasaan ini demi kebahagiaan adik aku!.


Aku tidak mau menghancurkan kebahagiaan adik aku sendiri, apa lagi menghancurkan persaudaraan ini, aku tidak mau itu terjadi!


Biarlah takdir ini berjalan sesuai yang telah di kehendaki!.


Tok...tok...tok...


Di saat termenung ini, ada seseorang yang mengetuk pintu kamarku.


Cklekk


Ternyata mama yang membuka pintu kamar ku, "Mama! lirihku, bangkit dari duduk ku.


"Mama ada perlu sesuatu?, atau mama merasakan sakit lagi? tanya ku


Mama tersenyum seraya menggelengkan kepalanya, "Khawatir banget sama mama mu ini! ujar mama, membawa aku duduk di sofa yang memang ada di kamarku.


"Mama ke sini cuma ngecek kamu aja, dari pulang kantor tadi kamu tidak kebawah lagi? ujar mama


"Ada apa? tanya mama


Ini yang paling tidak bisa aku hindari dari mama, mama pasti akan mempertanyakan aku.


Kata-kata yang singkat itu mampu membuat aku terdiam, mama sangat tau dengan karakter aku.


Sekali aku tidak keluar kamar atau diam tanpa ada hal, mama pasti tau aku ini ada apa-apa nya.


"Lho kok diam?, mama nanya lho! ujar mama sekali lagi.


Tidak mungkin aku beritahu mama tentang ini, aku tidak ingin mama mengetahui nya, apa lagi ini menyangkut tentang aku dan Reno.


"Aku nggak papa ma! ujar ku


"Yakin kamu tidak kenapa-napa? tanya mama

__ADS_1


Aku mengangguk untuk menyakini mama, aku tidak mau mama tau, apa lagi kepikiran soal ini. Aku takut kesehatan mama akan menurun gara-gara aku menceritakan permasalahan hidup ku.


Biarkan aku sendiri yang menanggung nya, aku tidak mau siapapun yang merasakan ini semua.


Kami diam sejenak, lalu mama mulai bicara lagi, "van? ujar mama


"Iya ma! jawabku


"Kapan kamu bawa Siti ke sini?, mama pengen tau bagaimana karakter nya! ujar mama


Kenapa mama malah ingin aku membawa Siti ke sini?, di saat hubungan aku dengan Siti tidak baik-baik ini, mama malah ingin bertemu dengan Siti!.


"Kapan-kapan ya ma!, Devan sibuk jadinya nggak ada waktu luang! ujarku


Mama menjitak kepalaku, aku dibuat kaget oleh mama, "kapan bisa lakunya kalau kamu aja nggak bisa ada waktu luang! ujar mama


"Yang ada Siti itu bisa bosan dengan kamu!, nanti Siti di rebut sama yang lain, kamu mau itu? ujar mama


Bukan orang yang merebut Siti dari aku ma, tapi aku sendiri yang merebut Siti dari Reno! ujar ku dalam hati, tidak mampu mengungkapkan nya di depan mama.


"Kamu gimana sih!, mama ngomong kamu malah bengong! ujar mama


Aku cengengesan ke mama, tidak tau harus ngomong apa lagi ke mama.


...


Pagi ini jadwal penerbangan Reno dan vano mereka berdua yang akan mengganti kan aku.


Aku mengantarkan nya sampai bandara, keluarga aku juga ikut mengantar kan mereka ke bandara.


"Kamu harus janji sama aku, jadi lah laki-laki yang bisa memimpin dengan baik! pesan ku ke Reno


"Siapa kak! ujarnya sambil memberi hormat ke aku.


"Mama, papa, jaga kesehatan ya! ujar Reno ke mama, papa.


Baru sekali ini mama mengantarkan anak bungsunya ke bandara, apa lagi si bungsu mama akan pergi ke negeri orang.


"Sebelum kamu sukses seperti kakak-kakak kamu, kamu tidak boleh pulang! ujar papa


"Terus kalau aku kangen sama kalian, aku nggak boleh pulang gitu? tanya Reno


"Jangan dengerin papa kamu, kamu kapan saja bisa pulang, tanpa harus sukses dulu! ujar mama


"Iya ma, aku pasti sangat merindukan kalian! ujar Reno


Sebentar lagi pesawat yang akan di naiki Reno akan terbang, aku dan keluarga sudah selesai mengucapkan kata-kata perpisahan ke Reno.


"I'll be back, I love you all! ungkap Reno


Mama berserta keluarga ku yang lain sudah balik duluan, aku masih di bandara untuk menunggu Luna sahabat aku dulu.


Dia akan balik dari Hongkong sekarang, makanya aku menunggu nya.


"Pak! ujar seseorang


Aku membuka kaca mata hitam ku lalu menengok siapa yang memanggil ku.


"Siti! lirihku


"Untung saja kamu belum berangkat! ujar nya, suaranya terdengar ngos-ngosan, seperti nya dia habis lari-larian.


"Mau apa kamu ke sini? tanya ku jutek

__ADS_1


"Mau mengejar cinta ku yang akan meninggalkan aku lagi! ujar nya.


Aku melipat kedua tanganku ke dada, aku hanya memasang wajah cuek.


Sudut matanya sudah berembun, tapi aku tidak menghiraukan nya.


"Kamu mau meninggalkan aku lagi? ujar nya


"Jujur aku tidak mau kalau kamu balik ke Hongkong lagi, aku tidak mau menunggu cinta aku lagi, hati aku tidak tenang kalau cinta aku jauh di negeri orang! ujarnya


Segitu kah besar cinta nya kepada ku?, ada desiran hebat yang menghantam sekujur tubuh ini.


"Aku takut kalau kamu di ambil orang, atau kamu malah berpaling dari aku! ujarnya


"Jujur hati ini tidak menginginkan kamu pergi!, kamu tau!, setiap hari aku menghawatirkan kamu, pada saat kamu jauh dari aku!


"Aku tidak mau menunggu lagi, sudah cukup waktu itu aku menunggu kamu! ujar nya.


Aku menghela nafas berat, "sudah cukup! ujar ku.


Aku tidak mau mendengarkan kata-kata omong kosong itu lagi.


Jelas-jelas dia mencintai adik aku bukan aku, aku tidak mau berharap sekali pun dari dia lagi.


"Mau kamu ke manakan Reno? tanya ku


"Tolong dengarkan aku dulu, aku akan menjelaskan semuanya ke kamu! ujarnya


"Kamu mau jelasin apa lagi? ha? ujar ku


"Jelas-jelas kamu mencintai adik aku bukan aku, aku nya aja yang terlalu berharap sama kamu! ujar ku lagi.


"Oke, dulu aku memang mencintai Reno, tapi asalkan kamu tau aku tidak mencintai dia lagi, karena dia menyakiti hati aku!


"Kemaren yang kamu lihat kak Reno mengasih aku bunga itu, cuma tanda persahabatan saja, bukan yang lain!


"Dia ke rumah aku kemaren hanya ingin memberi tahu aku, kalau dia akan pergi ke luar negeri! ujar ku, semua unek-unek yang ada dalam hati aku udah aku keluarkan, plong juga hati ini jadinya, akhirnya pak Devan mau juga mendengarkan penjelasan aku.


Tapi aku tidak tau apa dia percaya atau tidak.


"Jadi kalian tidak ada hubungan apa-apa? tanya pak Devan


Aku mengangguk, "Kalau tidak percaya tanya saja pada adik pak Devan! ujar ku


"Gimana pula saya nanya sama adik saya, sedangkan dia sudah pergi! ujar pak Devan


"Kata siapa aku udah berangkat?, aku tersenyum lebar.


...


bersambung...


...----------------...


Part sebelumnya banyak orang yang kecewa dengan alurnya, ya mau gimana lagi saya kan cuma pembuat cerita, kadang alurnya lumayan seru menurut saya!, kadang ada juga yg membosankan!


tapi kalian tenang saja Siti sama Devan akan bersama juga kok!


(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya πŸ™)


(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)


(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)

__ADS_1


Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπŸ™


semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian πŸ™


__ADS_2