Aku Jatuh Cinta Dengan Gadis SMK

Aku Jatuh Cinta Dengan Gadis SMK
part 63. (POV Devan) Mau Mempunyai Anak Tapi Keadaan Tidak Mendukung


__ADS_3

"Aku takut ninggalin kamu sendirian di rumah, kayaknya aku nggak jadi pergi deh! ujar mas Devan masih berbaring.


"Nggak boleh gitu mas, kamu harus profesional dalam berkerja dong, tidak boleh aku ini jadi alasan kamu untuk tidak pergi memantau proyek kamu yang ada di Bandung itu! ujar ku


"Tapi aku takut ninggalin kamu, kalau terjadi sesuatu sama kamu gimana?, sedangkan aku tidak ada di sini! ujar mas Devan


"Nggak perlu terlalu khawatir sama aku mas, aku udah besar udah bersuami juga, masa aku harus bergantung sama kamu terus! ujar ku


"Kalau aku bergantung sama kamu terus, yang ada kamu nggak bisa kerja, nanti papa marah lagi sama aku! ujarku


"Nanti papa bilang kalau aku menantu yang terlalu manja, dan terlalu mengekang kamu! ujarku lagi


"Nggak boleh suudzon sama papa, kita tidak boleh berprasangka buruk dulu tentang papa! ujar mas Devan


"Kalau iya gimana?, papa kan nggak suka sama aku! ujar ku


"Papa kan tau kalau kamu sakit, jadi papa nggak akan marah ke siapa pun!, kamu tenang saja! ujar mas Devan


"Iya maaf kalau aku berprasangka buruk sama papa! ujar ku


"Berprasangka buruk tidak boleh dan berprasangka baik boleh, paham kan sayang! ujar mas Devan bangkit dari tidurnya, lalu dia mendekati aku.


Satu kecupan mendarat di pipi sebelah kanan ku.


Bueeh senangnya, pagi hari sudah dapat satu ciuman dari sang suami tercinta, walaupun dia sempat menceramahi aku sedikit, tapi tak apalah ini kan demi kebaikan juga.


"Jangan kebanyakan bengong apa lagi pagi gini! ujar mas Devan


"Serem! ujar mas Devan lagi lalu ia kabur ke kamar mandi.


Aku bergidik ngeri dengan ucapan mas Devan tadi, emangnya kalau banyak bengong pagi-pagi ada apa?


Mas Devan bikin aku merinding saja, malahan aku sendiri lagi di kamar, mas Devan udah ke kamar mandi duluan.


Aku takut, emangnya ada apa sih?


"Mass.....! teriak ku, bulu kuduk aku sudah berdiri semua di buatnya.


"Mas...! panggil aku sekali lagi dengan suara takut.


"Aku lagi gosok gigi! ujar nya


"Aku takut! ujarku


"Nggak ada apa-apa kok, palingan cuma ada poci aja di belakang kamu! ujar mas Devan


"Aaaa....mas devannnn....! teriak aku semakin kencang


Mas Devan keluar dari kamar mandi sambil berlari ke arah ku, dia membekap mulutku dengan tangan nya.


"Ssttt....jangan berisik masih pagi! ujar mas Devan meletakkan jari telunjuk nya di bibir nya


"Mmmmm....lepassss....! ujarku meronta-ronta untuk minta di lepaskan


Mas Devan melepaskan aku, "Maka nya jangan berisik pagi-pagi gini! ujar mas Devan

__ADS_1


"Aku takut! ujar ku


"Kamu yang salah ngapain bilang ada poci di belakang aku, maksud nya apa?


"Malah kamu bilang tadi itu serem lagi, maka nya aku beranggapan kalau ada sesuatu di pagi gini! ujarku


"Sesuatu apa? mas Devan balik bertanya


"Hantu pagi! ujarku polos


"Mana ada hantu pagi, yang ada kamu tuh hantu nya, masih pagi udah berisik aja, kalau semua orang yang ada di rumah ini denger gimana?


"Yang ada aku apa-apain kamu lagi kata orang-orang! ujar mas Devan


"Sama suami sendiri di apa-apain kan nggak apa-apa! ujarku


"Kalau aku di apa-apain sama orang lain, baru semua orang akan panik, lah ini suami aku sendiri lho! ujarku polos saja.


...


Astaga Siti aku harus jelasin dari mana ke kamu, polos banget!, nanti kita di kirain lagi hememan lagi di pagi hari gini! gerutu ku


"Paham nggak sama ucapan aku? tanya ku, Siti menggeleng-gelengkan kepalanya


"Ini resikonya kalau menikahi gadis belia yang masih polos!, malah nggak paham-paham lagi, gimana caranya aku kasih tau?


"Emangnya apa sih mas?, emang kalau kita teriak di kamar nggak boleh juga gitu? tanya istri ku dengan tampang polos nya itu


"Boleh kok, tapi jangan keras-keras juga, takutnya mereka denger! ujarku


"Woyy masih pagi, anak orang jangan di siksa dulu, apa lagi dia masih sakit! ujar kak elsa dari luar


Aku mengaruk-garuk kepada ku yang tidak gatal, baru saja aku bilang, sudah ada kan teguran!


"Maksud kak elsa apa mas?, kok kak elsa bilang anak orang jangan di siksa? tanya Siti


"Emang kamu siksa siapa mas? tanya siti


Rasanya aku ingin getok kepala istri aku ini, sungguh polos sekali dia, kapan kamu tidak polos nya Siti?


"Nggak kok, kak elsa cuma ngawur aja! ujarku


"Gimana sih kok aneh ya? tanya siti juga ikut mengaruk-garuk kepalanya.


"Nggak usah di pikirkan, mending kamu mandi terus ambil wudhu lalu kita sholat bareng! ujar ku


Hari ini aku tidak sholat subuh ke mesjid dulu, hari ini aku mau sholat bareng dengan istri ku.


Setelah selesai sholat subuh berjamaah aku melihat siti yang lagi berzikir, aku tersenyum melihat nya.


Setelah dia selesai berzikir lalu siti menjulurkan tangannya ke aku, aku memberikan tanganku ke dia, lalu dia menyalami punggung tangan ku dengan takzim.


Jadilah istri yang baik!


"Aku senang akhirnya impian aku selama ini tercapai! ujar siti duduk menghadap ke aku, tangannya masih menggenggam tanganku.

__ADS_1


"Apa itu? tanya ku


"Sholat berjamaah dengan imamku, apa lagi sholat berjamaah tahajud! ujar nya


Aku tersenyum mendengar ucapan siti, ternyata impian kita sama sayang, aku ingin mempunyai makmum yang mau berdiri di belakang aku saat sholat, akhirnya impian ku tercapai juga.


"Aku juga, akhirnya impian aku tercapai juga, aku jadi imamnya dan kamu jadi makmum nya! ujarku


"Semoga saja anggota makmum nya bisa lebih dari ini! ujarku menatap siti, Siti mengerutkan keningnya.


"Kalau mau banyak ajak aja yang lain mas, kan bisa banyak! ujar siti


"Bukan yang lain, maksud aku anak-anak kita nantinya! ujarku menaik-turunkan alisku


Siti mengaruk-garuk kepalanya sambil cengengesan, "kalau itu nanti-nanti saja ya! ujar Siti, pipinya sudah seperti kepiting rebus.


"Kalau sekarang kamu mau nggak? ujarku terus menggoda nya.


"Tapi kamu mau kerja, sana siap-siap gih, nanti telat lho! ujar siti membuka mukena nya lalu memasang kerudung sorong ke kepalanya.


Aku menghela nafas panjang, seperti nya siti belum siap untuk memiliki anak, ya mau gimana lagi dia kan masih berumur 19 tahun.


Aku akan menunggu kapanpun kamu siap siti!


"Mas! ujar siti, seketika aku kaget dengan Siti yang memegang bahu ku.


"Dari tadi aku panggil lho, kamu kenapa sih?ujar siti


"Nggak kok, ada apa sayang? tanya ku


"Hari ini kamu mau pakai jaz warna apa?, biar aku yang siapin! ujar siti


"Bengong mulu, jadi heran! gumam siti


Aku bengong gini ya karena kamu sayang, aku mau mempunyai anak secepatnya dari kamu, tapi kamu menolaknya!


Terlebih lagi keadaan tidak mendukung, karena kamu masih sakit!


...


bersambung...


...----------------...


Maaf baru bisa update sekarang, akhir-akhir ini author sangat sibuk dengan urusan sekolah, jadinya author bisa update cerita ini siang atau nggak malam!!πŸ™


(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya πŸ™)


(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)


(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)


Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπŸ™


semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian πŸ™

__ADS_1


__ADS_2