Aku Jatuh Cinta Dengan Gadis SMK

Aku Jatuh Cinta Dengan Gadis SMK
part 49. (POV Devan) Apa Kamu Meragukan Aku?


__ADS_3

Aku sudah pulang dari acara perpisahan tadi, badan ini pegal juga gara-gara terlalu lama berdiri.


Aku melihat acara perpisahan sampai habis, dan terakhir tadi kami foto-foto untuk kenang-kenangan.


Kini aku duduk berkumpul dengan keluarga ku di ruang keluarga.


Dari tadi kak Dimas mengejek aku aja, dia mengejek aku karena aku suka sama om-om katanya.


Sementara papa hanya geleng-geleng kepala saat tau kalau aku suka sama pak Devan, tapi papa setuju-setuju saja kalau aku suka sama pak Devan.


Kalau mama aku sih udah dukung seratus persen.


Nah sekarang yang aku pikirkan yaitu bagaimana cara mengambil hati papa pak Devan, sedang kan dia tidak suka sama aku.


Kalau mama pak Devan kayaknya juga suka sama aku.


"Nggak ada yang lebih tua lagi apa? tanya kak Dimas tertawa ngakak


"Mama, kak Dimas apan siiih...! ujarku mengadu ke mama


"Eeh kamu apan sih dim, masa adeknya di ketawain mulu! ujar mama menegur kak Dimas


"Iya, tapi Siti ini lho ma, masa suka sama om-om gitu! ujar kak Dimas masih meledek aku.


"Suka-suka aku dong, terserah orang wong orang yang jalanin bukan kakak juga! ujarku


"Udah kalian kayak bocah aja, berantem mulu kerjaannya! tegur papa


"Iya nih pa, kak Dimas tu! ujarku


"Kamu rencananya nggak mau kuliah dulu? tanya papa ke aku


Aku sih kepengennya lanjut kuliah sih, tapi aku juga pengen sama pak Devan, kalau aku kuliah yang ada pak Devan malah di ambil orang lagi.


"Hmm...! aku cengengesan ke papa.


"Bukanya jawab malah cengengesan kayak gitu! ujar papa.


Aku melirik mama, mama hanya mengangkat bahu nya, yeee mama bukanya kasih solusi eh malah angkat bahu aja.


"Gimana ya pa? ujarku


"Terserah kamu, ini yang jalani kamu lho bukan papa, ataupun mama! ujar papa melihat mama


Mama mengangguk-angguk.


"Nggak tau lah pa, Siti juga bingung harus apa! ujarku ke papa


"Apa lagi papa, papa juga nggak tau, keputusan ada di tangan kamu! ujar papa


Aduh jadi pusing sendiri kan.


Kini mama sama papa ke kamar, sementara aku dan kak Dimas masih duduk di ruang keluarga.


"Menurut kakak lebih baik kamu lanjutin aja kuliah dek! ujar kak Dimas.


"Emang kamu yakin seratus persen kalau kamu di terima oleh keluarga Devan? tanya kak Dimas


"Nggak tau kak! ujarku


"Menurut kakak ini ya, nggak mungkin sekali keluarga Devan menerima kamu, sedangkan kamu hanya lulusan SMK, keluarga Wijaya itu keluarga terpandang, kita nggak akan bisa masuk sembarangan di keluarga nya itu! ini menurut kakak ya! ujar kak Dimas


"Emang gitu ya kak? tanya ku


"Biasanya sih gitu, apa lagi keluarga Wijaya itu sangat terkenal di kalangan masyarakat, mereka terkenal dengan hotel-hotel berbintang nya, dan perusahaan nya yang begitu banyak cabang-cabang nya! ujar kak Dimas lagi


"Iya juga sih kak! ujarku

__ADS_1


Setelah banyak ngobrol dengan kak Dimas kini aku di dalam kamar ku, aku jadi kepikiran sama ucapan kak Dimas tadi.


Betul juga kata kak Dimas, apa keluarga pak Devan mau menerima aku, sedangkan aku hanya lulusan SMK.


"Kalau iya, aku harus gimana? lirihku


Apa aku harus melanjutkan pendidikan aku ke yang lebih tinggi lagi, agar keluarga pak Devan mau menerima aku.


Huuff....jadi bingung aku!


Aku mencoba menghubungi pak Devan, tidak beberapa lama pak Devan mengangkat panggilan telepon dari aku.


'Baru ketemu udah kangen lagi! ujar pak Devan di seberang sana.


"Nggak juga, aku cuma mau bilang!, besok kita bisa ketemuan nggak! ujarku


Aku mengajak pak Devan ketemuan, aku ingin bahas tentang yang di bilang kak Dimas tadi, kalau benar yang di bilang kak Dimas tadi bagaimana?, makanya aku mau pastiin sendiri, apa yang di bilang kak Dimas tadi itu betul atau salah.


'Kenapa tidak sekarang aja! ujar pak Devan


Ya kali bisa sekarang pak, wong badan aku aja masih pegel gara-gara acara tadi.


"Nggak bisa pak, besok aja! ujarku memberi tawaran ke pak Devan


Bilang aja dia masih kangen sama aku, makanya dia mau ketemu sekarang juga.


'Lebih cepat lebih baik, jangan harus menunggu besok! ujar pak Devan lagi, emang dasar kamu pak kebelet banget pengen ketemu sama aku lagi! umpat ku


"Besok aja, ini aku yang ajak lho, jadi kamu harus nurut sama jadwal yang aku buat! ujar ku ke pak Devan


'Oke, besokkk! ujarnya, seperti nya dia kesal deh, karena nggak jadi ketemu sama aku sekarang.


"Besok jam 8 pagi di taman biasa! ujar ku


'Iyaaa....! ujarnya


...


Sesuai dengan instruksi siti kemarin aku sudah sampai di taman yang di katakan oleh Siti kemaren.


Tapi dia dimana?, kok nggak keliatan, apa dia belum sampai, atau aku yang terlalu bersemangat untuk bertemu dengan nya!


Aku duduk di kursi taman itu, sambil melihat-lihat orang joging.


Akhirnya yang di tunggu datang juga, aku senyum ke siti, lalu ia juga ikut senyum.


"Udah lama? tanya Siti, dia juga ikut duduk di sebelah ku


"Nggak terlalu lama, dan nggak terlalu baru juga, ya sedang-sedang lah ya! ujar ku ke Siti


"Ya bagus lah nggak terlalu lama, dan nggak terlalu baru sampai juga! ujar Siti.


"Oh iya, kamu mau ngomong apa?, kayaknya penting sekali? tanya ku ke Siti


"Iya, penting, ini menyangkut kita berdua! ujar Siti.


Kelihatan nya Siti serius sekali, emang dia mau ngomong apa?


"Sekali lagi aku tanya! ujar Siti


"Kamu benar-benar serius mencintai aku? tanya Siti.


Kenapa dia tanya itu lagi?, apa dia meragukan aku?, sudah berulangkali aku ngomong kalau aku sangat mencintai dia, tapi kenapa dia malah tanya itu lagi?


"Kalau aku tidak serius, ngapain aku mengejar-ngejar cinta kamu, kalau aku tidak serius sama kamu, mungkin aku sudah nikah sama orang yang di jodohkan papa ke aku! ujarku ke Siti.


Selama ini aku belum kasi tau Siti, kalau aku di jodohkan dengan wanita lain.

__ADS_1


Matanya langsung melebar saat aku ngomong tentang perjodohan itu.


"Apa?, kamu mau di jodohkan! ujar Siti


"Iya, aku mau di jodohkan oleh papa aku, tapi aku menolak perjodohan itu, karena aku hanya cinta sama kamu, hanya kamu!


"Maaf kalau aku baru kasih tau sekarang! ujarku ke Siti.


"Aku menolak perjodohan itu, karena aku mencintaimu, aku rela melakukan apa saja asalkan aku bersama kamu, aku juga menentang papa aku sendiri, ini semua hanya untuk kamu, untuk kamu Siti! ujarku ke Siti


"Kenapa?, kenapa kamu bertanya itu lagi?, seolah-olah kamu meragukan aku! ujar ku ke Siti.


Dia hanya mendengar kan aku, ia tidak bisa berkata apa-apa lagi selain diam.


"Sudah berulang kali aku mengatakan itu, aku sangat mencintai kamu! ujar ku


"Tapi aku takut, keluarga kamu tidak menerima aku!


"Aku hanya lulusan SMK, aku juga wanita belia yang ingin bercita-cita menikah dengan laki-laki pujaan hati ku!


"Apa keluarga kamu mau menerima aku sebagai menantu nya? ujar Siti


"Jadi kamu menanya kan itu karena kamu hanya lulusan SMK, lalu keluarga aku tidak mau menerima kamu?


"iya itu, Siti? tanya ku ke siti, ia mengangguk kecil.


"Apa gadis belia seperti aku ini pantas bersanding dengan laki-laki seperti kamu? tanya nya


"Mau kamu gadis belia sekalipun aku tidak mempersoalkan itu! ujarku ke Siti.


"Tapi aku takut sama papa kamu, sedangkan papa kamu sendiri tidak mau menerima aku! ujar Siti.


"Aku yakin kamu bisa ambil hati papa! ujarku ke Siti.


"Kalau aku tidak bisa bagaimana? tanya nya


"Kamu pasti bisa! ujarku memberi semangat ke Siti.


"Apa kamu masih meragukan aku lagi? tanyaku ke Siti.


Dia tidak menjawab nya, aku tidak tau apa dia masih ragu atau sebaliknya.


"Maaf mas aku masih belum yakin, aku takut mas, takut!


"Maaf mas, aku belum bisa jawab, maafkan aku! ujarnya


"Maksud kamu apa? tanya ku ke Siti


"Aku tidak bermaksud apa-apa, aku hanya ingin hidup bahagia, tenang, damai, sama kamu nantinya, aku tidak ingin ada perpecahan di antara kamu dengan papa kamu mas! ujarnya


"Kita lewati ini sama-sama! ujarku ke Siti.


...


bersambung...


...----------------...


(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya πŸ™)


(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)


(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)


Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπŸ™


semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian πŸ™

__ADS_1


__ADS_2