Aku Jatuh Cinta Dengan Gadis SMK

Aku Jatuh Cinta Dengan Gadis SMK
part 32. Prank Dari Rena


__ADS_3

Pagi hari nya aku bersama mama sudah sampai di rumah sakit, kini mama di periksa oleh dokter spesialis ginjal.


Aku menemani mama di periksa oleh dokter


"Gimana kondisi mama saya dokter? tanya ku


"Kondisi ibu Aina semakin hari semakin menurun pak, kita harus segera menemukan pendonor ginjal yang cocok untuk ibu Aina


"Apa separah itu kondisi mama saya dok?sampai harus segera ada pendonor? tanya ku


"Iya pak kita harus menindak lanjuti nya, supaya tidak terjadi yang di inginkan! ujar dokter


Aku menghela nafas berat sedih rasanya mendengar kondisi mama yang semakin menurun.


"Apa pihak rumah sakit sudah ada pendonor nya untuk mama saya dok? tanya ku


Dokter tersebut menggeleng, "Untuk mencari pendonor ginjal itu tidak mudah pak! ujar nya


Sekarang aku harus gimana lagi? begitu susah kah mencari pendonor ginjal untuk mama?


"Coba periksa ginjal saya dok! apa kah cocok? ucapku


Apa pun akan aku lakukan asalkan mama bisa sembuh dari penyakitnya.


"Baik, nanti kita akan melakukan prosedur nya, apakah cocok ginjal bapak dengan ibu Aina! ujar dokter


Kini mama di bawa ke salah satu ruangan, dimana ruangan itu untuk melakukan cuci darah.


Aku menunggu di luar ruangan, kalau ginjal aku tidak cocok dengan mama! aku harus cari pendonor dimana lagi?


"Atas nama bapak Devan Wijaya!


Aku di panggil oleh perawat untuk melakukan prosedur pendonor ginjal tadi.


Sudah lama aku di periksa oleh dokter, dari mulai ini itunya yang tidak aku tau, sekarang dokter menjelaskan kepada aku tentang hasilnya.


"Dari pemeriksaan yang kita lakukan bapak tidak bisa melakukan pendonor untuk ibu Aina! ujar dokter


"Jadi tidak bisa dok? ujar ku


"Tidak bisa pak! ucap dokter


Terus aku harus apa lagi ya Allah? aku tidak mau mama kenapa-napa!


Kini kami sudah berada di rumah, mama langsung istirahat setelah pulang dari rumah sakit tadi.


"Mama aku pamit ke kantor dulu! pamit ku ke mama


"Setelah pulang dari kantor kamu mampir ke rumah Siti dulu! ucap mama


Aku mengerenyitkan jidatku, kenapa mama suruh aku ke rumah Siti?


"Mau ngapain Devan ke sana ma? tanya ku


Sekarang hubungan aku dengan Siti kurang baik, terus mama menyuruh aku ke sana, untuk sekarang ini aku tidak mau menemui Siti terlebih kemaren itu aku sangat kecewa dengannya.


"Minta maaf! ucap mama


Kenapa harus aku yang minta maaf? aku tidak punya salah dengan Siti, tapi Siti lah yang punya salah ke aku!


"Males ma! ujarku


"Kalau kamu males terus gimana caranya kamu bisa mendapatkan hati dia?


"Wanita lebih senang kalau laki-laki minta maaf duluan, walaupun si laki-laki tidak salah! ujar mama


Kadang aku heran kenapa wanita itu egois? yang salah siapa? yang minta maaf duluan siapa?


"Devan nggak punya salah ma, yang duluan salah itu ya dia bukan Devan! jawabku


"Berarti kamu sendiri yang tidak mau sama dia lagi! ucap mama


loh kok gitu sih? bikin bingung aja! aku cinta banget sama Siti, aku tidak mau kehilangan nya!


"Udah sana tapi kamu mau ke kantor! ujar mama


"Iya Devan berangkat dulu!


"Kalau mama perlu sesuatu panggil bik yeye aja! tuturku


Mama mengangguk, aku menyalami tangan nya dengan takzim.

__ADS_1


"Devan berangkat dulu ma! ucapku lalu aku pergi ke bawah.


Di dalam perjalanan menuju kantor aku kepikiran sama ucapan mama, apa aku harus minta maaf duluan?


Tapi aku tidak salah! yang salah itu Siti! dia sendiri yang tidak mau berjuang demi cinta kita!


Sesampai di kantor aku langsung menuju ruangan ku, di atas mejaku sudah banyak berkas dan dokumen menumpuk.


"Beginilah kalau kerjaan menumpuk, banyak banget yang harus aku kerjakan! keluhku sambil membaca dan mempelajari berkas itu.


Tok...tok...tok...


seseorang mengetuk pintu ruangan ku ternyata itu sekretaris ku.


"Permisi pak! ucap Wilona sekretaris ku


"Iya ada apa? tanya ku masih mengotak-atik keyboard laptop


"Besok pagi bapak ada kunjungan ke SMK Merdeka Mandiri pak! ujar Wilona


"Perusahaan kita telah memberi dana ke SMK Merdeka Mandiri untuk membangun aula di SMK tersebut pak! ujar Wilona


Perusahaan kami memberi dana sebesar satu miliar untuk membangun aula untuk SMK Merdeka Mandiri.


"Pak!


"Maaf pak, bapak kenapa melamun? ucap Wilona


Aku terperanjat dari lamunanku, "ha? apa tadi? tanya ku


"Besok pagi bapak ada kunjungan ke SMK Merdeka Mandiri pak! ucap Wilona


"Ooh oke kamu silahkan keluar! ucapku


Aku melamun tadi karena SMK Merdeka Mandiri itu tempat Siti bersekolah, kalau aku ke sana besok berarti aku akan bertemu dengan nya!


"Kenapa perusahaan aku harus memberikan dana untuk SMK itu sih! umpat ku


Aku menghela nafas panjang, kini aku melanjutkan pekerjaan ku yang sempat tertunda tadi.


...


Aku sedang duduk di dekat pohon besar yang berada di belakang sekolah ku, pohonnya begitu rindang dan udara di sekitaran pohon begitu sejuk.


"Kenapa kamu memikirkan saya?


Aku kaget bukan kepalang, kenapa tiba-tiba dia sudah duduk di sebelah ku? semenjak kapan dia di sini?


"Tidak usah bingung gitu, saya kangen sama kamu! ujar nya


Aku menautkan kedua alisku lalu tersenyum tipis, aku masih senyum-senyum melihat wajah itu.


"Kamu cantik Siti, aku tidak akan meninggalkan kamu, aku janji tidak akan membuat kamu nangis! ujarnya


Aku hanya tersenyum menganggukan kepala ini, "aku sangat mencintai kamu! gumamku


Aku kaget karena ranting pohon itu mengenai kepalaku, "Awww sakit! ringis ku, untung saja ranting pohon nya kecil kalau besar bisa pingsan aku di sini.


Aku masih memegang kepalaku yang sedikit sakit ulah ranting pohon ini.


Aku melirik ke sebelahku lagi ternyata pak Devan sudah menghilang entah kemana.


"Lah bukanya pak Devan di sini tadi? terus dia kemana? lirihku


Aku menghela nafas berat ternyata aku hanya menghayal! ada-ada aja hayalanku, mana mungkin dia kesini? dia kan sibuk sama urusannya yang lain.


eh tapi kok aku bisa menghayalkan dia ya?


"Siti lo nggak mau masuk? teriak Rena


"Iya sebentar lagi! ucapku melangkah meninggalkan pohon besar itu


Di dalam kelas aku tidak fokus apa yang di terangkan oleh guru.


"Siti! ujar Rena


"hmmm! jawabku


"Ada berita hot loh! ujar Rena


"Mau berita hot kek gue nggak mau denger! ucapku

__ADS_1


"Kalau berita tentang pak devan lo mau denger kan! ujar Rena


"ck! decak ku, apa lagi itu gue nggak mau denger reen! ucapku, padahal hati ini ingin sekali tau tentang berita apa itu?


"Ya udah kalau nggak mau denger gue juga nggak bakalan kasi tau lo! ujar Rena


"hmmm! jawabku


Tapi aku penasaran juga sama berita itu


"hmm reen! panggil ku ke Rena


"Apa sih? ucap Rena jutek


"Berita pak Devan apa maksud lo? tanyaku


"Bukan apa-apa! ujar Rena jutek


"Reen berita apa emangnya? tanya ku


"Pak Devan mau nikah! ujar Rena


Aku langsung terhenyak mendengar ucapan dari Rena, apa yang di katakan Rena itu benar?


dukkk


"Nggak mungkin reen gue nggak terima! ucapku sambil memukul meja


"Ada apa itu? kamu kenapa pukul meja? ucap guru yang berdiri di depan


"Nggak ada apa-apa Bu ini ada kecoak jadinya saya pukul deh! ucapku nyengir kuda


"Ibu tidak mau ada alasan apapun dari kalian ya, kalau ibu menerangkan pelajaran kalian harus dengar, tidak ada yang obrak-abrik yang lain, termasuk memukul meja! ucap ibu guru


"Iyaaaa Bu....! ujar teman-teman ku sekelas


"Mukul kecoak? palingan lo bohong, dasar cewek kampungan! ujar resi sinis


"Apan sih? ucapku


Aku jadi keingat sama ucapan Rena tadi, ini nggak benar kan?


"Berita itu nggak benar kan reen? tanya ku


Rena menggeleng-gelengkan kepalanya sambil nyengir lebar, "Nggak sit, gue cuma prank Lo aja! ucap Rena


langsung saja aku cubit lengan Rena, berani sekali dia prank aku, sampai-sampai jantung aku mau copot!


"Pak Devan besok mau ke sekolah kita sit! ucap Rena


"Mau apa dia ke sini reen? tanya ku


"Hadeh kok Lo selalu ketinggalan berita mulu sih sit? ucap Rena memelas


"nggak tau! ucapku singkat


"Perusahaan milik pak Devan itu kan memberikan dana untuk sekolah kita! ucap Rena


Aku mengangguk-angkuk kalau soal itu sih aku juga tau, waktu itu aku pernah dengar dari pak kepsek.


Kalau pak Devan ke sini besok, berarti aku bisa ketemu dengan dia dong?


"Besok aja senyum-senyum nya! ledek Rena


Iya sih aku senyum-senyum sendiri setelah mendapat kan berita dari Rena tadi.


....


bersambung....


...----------------...


Ceritanya nyambung nggak? coba komentar alur ceritanya supaya author tau dimana letak kekurangan nya!


(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya πŸ™)


(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)


(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)


Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπŸ™

__ADS_1


semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian πŸ™


__ADS_2