
Ilham merengkuh tubuh Zahra dari belakang . Zahra terkejut . Karna Ia memang tak memperhatikan kedatangan Ilham ke kamar . Zahra baru selesai mandi dan sedang duduk di depan meja rias sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk .
Ilham mengendus wangi dari tubuh Zahra . Ia sibakkan rambut Zahra agar Ia bisa mencium tengkuk nya .
" Mas " Zahra melenguh mendapat perlakuan demikian dari Ilham karna memang ini adalah yang pertama baginya .
" Kamu tau gak sayang , Istriku begitu menggairahkan dengan rambut basah seperti ini " Ungkap Ilham jujur .
Zahra merasa malu mendengar ucapan Ilham .
" Atau kamu memang sengaja menggodaku ya sayang ? " Ilham masih begitu aktif bermain di tengkuk Zahra . Dijilat nyaa perlahan untuk membangkitkan gairah sang istri . Telinga Zahra pun tak luput dari Hisapannya .
Zahra merasa tubuhnya seperti melayang .
" Arggghh Mas " Zahra tak mampu menahan godaan dari suaminya .
Ilham tambah bersemangat mendengar desahan Zahra memanggilnya . Dibalikkannya tubuh Zahra agar menghadap ke arahnya .
Kini Ilham menyaksikan wajah Zahra yang sudah bersemu merah akibat kenikamatn nya . Ilham menangkup pipi Zahra lalu diciumnya mulai dari kening , turun ke kedua matanya , hidungnya dan menetap di bibirnya . Awalnya Ia hanya mengecup sekilas bibir Zahra , tapi kemudian dilumatnya lembut .
Tuntutan birahinya sudah tak terkendali . Ia makin ganas melumat bibir Zahra sementara tangannya bergerilya di sekujur tubuh Zahra untuk memberi kenikmatan lebih .
Zahra begitu menikmatinya . Ia hanya mampu mendesah merasakan yang dilakukan Ilham .
Ilham mengangkat tubuh Zahra ke atas ranjang sambil masih tetap berciuman .
Dari bibir kini Ilham mulai turun ke lehernya , lalu turun lagi hingga berhenti di dada Zahra .
__ADS_1
Ilham melepas Kimono yang dipakai Zahra . Kini Ia melihat dengan jelas apa yang seharusnya sudah dilihatnya di malam pernikahan mereka .
Ilham menelan ludah menyaksikan pemandangan di depannya . Zahra yang malu langsung menutupi dadanya dengan kedua tangannya .
" Kenapa sayang ?" Ilham menggoda Zahra
" Aku malu Mas . " Ungkap Zahra jujur . Karna memang selama ini belum ada yang melihat tubuhnya selain dirinya .
" Kenapa harus malu ? Aku suamimu sayang . Yang ada padamu kini adalah milikku . "
Ilham benar . Semua yang ada di tubuh Zahra adalah miliknya dan sudah sepantasnya lah Ilham meminta hak nya . Perlahan Zahra menurunkan tangannya .
Ilham meminta Zahra yang masih malu malu untuk melepaskan kemeja yang di pakainya . Awalnya Zahra menolak dan menyuruh Ilham untuk melakukannya sendiri , Tapi kemudian Ia menurut .
Kini keduanya sudah polos tanpa sehelai benang pun . Zahra melotot dan menelan ludah melihat 'milik' suaminya .
" Bisa ku ambil hak ku sekarang sayang ?" Pinta Ilham lembut .
Zahra menganggukkan kepalanya tanda setuju . Ilham pun memulai aksinya dengan perlahan .
" Tapi mungkin awalnya akan terasa sakit Sayang . Gigit Mas kalo kamu sakit ya "
" Iya mas . Lakukanlah . " Zahra sudah pasrah . dan benar saja , Zahra merasakan sakit . Ia berteriak lepas itu menggigit punggung Ilham dan menarik rambutnya .
Ilham menghentikan aktivitasnya sejenak untuk memberi waktu Zahra menikmatinya .
Saat Zahra memberi izin barulah dilanjutkannya .
__ADS_1
~ ~ ~
Zahra bangun pagi dengan merasakan sakit di sekitar selangkangan nya . Ia merasa masih perih bekas hubungannya tadi malam dengan Ilham .
Kini Zahra sudah tinggal berdua dengan Ilham , Jadi Ia harus menyiapkan sendiri sarapan untuk suaminya .
Ia meninggalkan Ilham yang masih tertidur pulas di atas ranjang . Ia tak tega membangunkan Ilham yang lelah .
Pagi ini Zahra memasak nasi goreng untuk Ilham . Tiba tiba tangan nya terkena bagian wajan yang panas .
"Aww" Zahra menjerit . Tiba tiba Ilham datang dan langsung meniup tangannya .
" Kenapa gak hati hati si Sayang " Ilham mengomeli Zahra lantaran tak hati hati .
" Maaf Mas . " Untung aja nasi goreng nya sudah mtatang . Ilham membawanya ke meja makan .
Zahra hendak menyuap makanannya tapi ditarik oleh Ilham .
"Tangan kamu kan masih sakit , biar aku suapin " Zahra merasa diperlakukan seperti putri oleh suaminya . Ia menghadiahkan Ilham sebuah ciuman manis di pipinya .
cup !
" Makasih mas " Ucap Zahra tulus dan melanjutkan makannya .
#Bersambung
lanjut baca ya kak
__ADS_1