AKU KAU DAN KITA

AKU KAU DAN KITA
EPISODE 23


__ADS_3

Zahra membantingkan tubuhnya di atas tempat tidur . Rasa nya Dia sudah tak berdaya lagi . Teramat sakit penghianatan yang telah dilakukan oleh Ilham . Suaminya yang selama ini selalu menjadi pendukung nya kini telah menghianatinya . Zahra kembali ke rumah ini untuk mengemas semua barang barang nya dan selanjutnya akan pergi dari sini .


Ia termenung sesaat . Kemana Ia akan pergi setelah keluar dari sini ? Ia tak ingin kembali ke rumah orang tuanya . Ia tak sampai hati menambah beban kedua orang tuanya itu . Dan lagi lagi Zahra menangis .


Ia arahkan sebuah vas bunga yang ada di genggamannya ke arah meja rias . Ia lempar keras hingga kacanya pecah .


Prang ! Ia terduduk lemah memikirkan nasibnya .


" Ya Allah kenapa semua ini terjadi ? Kenapa Mas Ilham tega melakukan ini padaku ? " Kini Zahra tergeletak di lantai dengan bersimbah air mata .


~ ~ ~


Ilham mengutuk sebal pada dirinya sendiri atas apa yang telah dilakukannya pada Zahra . Ia tak sampai hati melihat Zahra meneteskan air mata begitu pilu di hadapannya . Saat itu Ia ingin memeluknya dan mengatakan " Jangan menangis Sayang . Aku disini . "


Tapi kenyataannya dia lah yang telah membuat Zahra menderita . Ilham yang adalah suami sah Zahra juga tunangan dari gadis lain . Kalau bukan Mamanya yang selalu mengatakan kalau Ia tak menyayanginya dan ingin melihat dia mati , Ilham mungkin akan melawan . Tapi kesehatan Mamanya akan jadi taruhannya .


Tapi bagaimana dengan Zahra ? Pernahkah ia memikirkan sedikit saja perasaan Zahra ? Zahra pasti benar benar hancur sekarang . Apa yang harus dilakukannya ?


Mama Ilham masuk ke kamarnya . Ia duduk di samping putranya .

__ADS_1


" Ilham " Panggilnya . Ilham menengok tapi tak mau menjawab . Ia merasa menjadi orang paling bodoh karna begitu saja mengorbankan rumah tangganya .


Ilham menyembunyikan wajahnya dengan tangannya . Ia menangis . Ia Ilham begitu lelah sehingga Ia menangis .


" Mamaa tau perasaan Kamu Sayang . Tapi Mama melakukan semua ini demi kebahagiaan kamu . "


" Tapi kebahagiaan Ilham ada bersama Zahra Ma . " Ucapnya sendu .


" Bagaimana bisa kamu bilang seperti itu Ham ? Bagaimana bisa kamu akan bahagia berumah tangga dengan seorang wanita mandul yang tidak akan pernah bisa memberikan kamu keturunan . " Ilham mendelik mendengar ucapan Mamanya . Rasanya Ia sudah tak bisa menahan perasaan dan emosinya lagi .


" Ilham bodoh karna sebegitu mudah nya nurutin kemauan Mama dan nyakitin wanita yang sangat Ilham cintai . Denger ya Ma , Ilham gak akan pernah biarin Mama menghina Zahra seenak Mama . Zahra adalah istri Ilham dan kalo Mama menghina Zahra itu artinya Mama juga menghina Ilham . " Ilham menatap Mamanya .


Ia lepas cincin yang ada di jari manisnya .


~ ~ ~


Disebuah ruang tamu yang luas , Ilham masih terdiam dan belum membuka suaranya . Ya Ilham bertekad mendatangi rumah Om Santoso untuk mengatakan semua kebenarannya .


" Ilham , Bukannya kamu mau ngomong sesuatu ? Kenapa diam saja ? " Tanya Santoso . Vany yang duduk di samping Ilham memandangnya curiga .

__ADS_1


Ilham mengeluarkan seauatu dari kantong celananya dan meletakkannya di meja .


" Ada apa ini Mas ?" Tanya Vany setelah melihat benda yang diletakkan Ilham di atas meja .


" Aku mau mengembalikan cincin pertunangan itu . " Bagai bom perkataan Ilham pada Vany . Mereka baru saja bertunangan dan kini Ilham sudah mengembalikan cincinya .


" Maksud kamu apa ?" Tanya Santoso mulai tak senang .


" Sebelumnya saya minta maaf Om , Tante dan juga Vany . Dari awal saya gak mau tapi mama saya memaksa supaya saya menerima pertunangan ini . Saya gak pernah mencintai Vany karna cinta saya hanya untuk Zahra , Istri saya . Denger ya Om , Tente dan Vany . Zahra itu masih istri sah saya . Bukan Mantan istri saya karna sampai kapanpun saya tidak akan pernah mau memceraikan dia . Jadi pertunangan ini gak bisa di lanjutkan . Saya bener bener minta maaf atas semuanya . "Ilham menjelaskannya panjang lebar .


" Seenaknya saja kamu Ilham .? Kamu fikir kami ini apa sehingga kamu dan keluarga kamu menghina kami seperti ini ?" Bentaknya .


" Sekali lagi saya minta maaf om . " ucap Ilham lagi .


" Saya tak terima penghinaan ini . Pergi kamu dari rumah saya dan tunggu saja pembalasan saya . Anton ! Seret bajingan ini keluar !" Santoso memanggil bodyguardnya untuk menyeret Ilham keluar dari rumahnya .


" Saya bisa keluar sendiri ." Ilham melepaskan cengkraman Anton dari tubunhnya dan berjalan meninggalkan rumah keluarga Santoso .


#BERSAMBUNG

__ADS_1


ikutin terus kisahnya ya . jangan lupa like dan coment supaya tambah semangat nulisnya .


terimakasih untuk yang masih mengikuti ceritanya .


__ADS_2