AKU KAU DAN KITA

AKU KAU DAN KITA
EPISODE 45


__ADS_3

Zahra sengaja datang ke kantor untuk menemui Ilham . Jujur Ia jenuh sekali di rumah . Jadi Ia naik taksi dan memutuskan untuk mengunjungi suaminya dan mengganggu nya bekerja .


Sebenarnya Zahra sangat ingin makan mangga muda . Jadi Ia datang untuk meminta Ilham mencarikan untuknya dan anaknya .


Kantor Ilham saat ini memang tak sebesar kantor sebelumnya , tapi ini lebih baik . Karna Ia akan berusaha mengembangkan usaha barunya .


Para pegawai tersenyum manis dan menyapanya ramah . Sebelumnya memang Zahra pernah ikut Ilham ke kantor . Jadi mereka sudah cukup mengenal Zahra sebagai istri dari Direktur .


Zahra naik Lift untuk menuju ruangan Ilham yang ada di lantai 2 . Ia berjalan cepat sambil mengusap perutnya .


Tok Tok Tok !


Zahra mengetuk pelan pintu ruangan Ilham . Ilham menyahut dari dalam dan memintanya masuk .


Ilham melongo saat melihat yang masuk adalah Zahra . Ilham langsung berdiri dan membawa Zara untuk duduk di sofa yang ada .


" Kamu ngapain kesini sayang ?" Tanya nya .


" Aku bosen di rumah Mas . Jadi kesini pengen gangguin kamu kerja . " Zahra tersenyum manis sekali dan menampakkan deretan gigi putih nya .


" Dih . Gangguin aku ?" Tanya Ilham seraya mengedipkan sebelah matanya . Ia mencium kilat pipi Zahra .


" Mas " Lirih Zahra . Ia menarik lengan kemeja Ilham dan memperlihatkan wajah melasnya .


Ilham mendekatkan wajahnya . Ia pagut lembut bibir tipis Zahra . Zahra mengalungkan tangan nya di leher Ilham . Ilham tak memberikan celah . kini mereka saling memainkan lidah dan bertukar air liur .


Zahra menggigit kecil bibir Ilham . Ilham meringis dan melepaskan ciumannya .


" Awww . Sakit sayang " rengeknya . Zahra terkekeh senang .


" Senang ya gigit Mas ?" Ilham menggelitik pinggang Zahra . Zahra tertawa kegelian .


" Uda Mas " cicit nya .


Zahra masih mengalungkan tangannya di leher Ilham . Ia sandarkan kepalanya di dada bidang suaminya . Ia selalu merasa nyaman seperti ini .

__ADS_1


" Mas " Desisnya manja .


" Um " Sahut Ilham tak kalah manja . Ia hendak mencium lagi bibir Zahra tapi Zahra menolak . Ilham memberengut sebal . Ciumannya di tolak . Zahra tertawa melihat wajah Ilham seperti itu .


" Mas mau mangga muda " Ucapnya seketika .


Ilham melirik Zahra sejenak . Lantas Ia tersenyum .


" Kamu tunggu disini ya . Aku cariin . " Ucapnya .


" Aku ikut . "


" Entar kamu kecapekan sayang . Kan kamu baru sampek " Ia coba memberi pengertian pada Istrinya .


Zahra merengek manja . Akhirnya Ia dan Ilham pergi untuk mencari apa yang diminta Istrinya .


Ilham menghentikan mobilnya di depan toko buah . Saat Ia ingin turun , Zahra menahan tangannya .


" Kenapa Sayang ?" Tanyanya aneh .


" Tapi Sayang . "


" Ayo lanjut jalan Mas . Kita cari . Aku mau yang masih segar di pohonnya . " Rengeknya manja . Akhirnya Ilham kembali memakai sabuk pengaman dan melajukan mobilnya .


Sepanjang perjalanan Mereka celingak celinguk melihat kanan kiri untuk mencari siapa yang kira kira punya pohon mangga .


" Itu Mas . " Zahra menunjuk sebuah rumah bercat putih . Di halamannya memang ada sebuah pohon mangga yang cukup rindang .


Tapi tunggu dulu . Ilham melihat seorang pria paruh baya yang duduk di teras dengan muka sangarnya . Keberaniannya jadi menciut .


" Cari tempat lain ya Sayang " Pintanya .


" Enggak . Aku mau yang itu . Sana Mas cepetan minta . " Zahra mendorong Ilham agar segera keluar dari mobil .


Ilham semula ragu , tapi karna ia melihat wajah Zahra yang begitu sangat ingin , Ia pun memberanikan diri .

__ADS_1


Ilham celingak celinguk di depan rumah itu sampai sang pemilik rumah yang tak lain dan tak bukan adalah lelaki sangar tadi menghampirinya .


" Heh ngapain Kamu ?" Suara seraknya mengejutkan Ilham .


" Eh anu pak "


" Anu anu apa ?" Tanya nya tak sabar .


" Eh boleh gak saya minta mangga muda nya ?"


" Enak aja kamu . Saya aja belum ngerasain " Ilham menggaruk kepalanya . Tiba tiba seorang wanita paruh baya keluar menghampiri mereka .


" Ada apa Pa ?" Tanya nya pada lelaki yang ialah suaminya .


" Dia ini mau mintak mangga muda . Kita aja belum ngerasain " Jelasnya pada istrinya .


Wanita itu memandang Ilham . Ia amati tubuhnya dari atas sampai bawah .


" Mau buat apa mangganya Nak ?" Tanya nya lembut sekali . Wah beda banget sama suaminya , Batin Ilham .


" Gini bu . Maaf sebelunnya . Istri saya ngidam . Dia pingin mangga muda . sekarang dia nungguin saya di dalam mobil . " Ucap Ilham sopan .


" Wah istri kamu ngidam ? Yaudah ambil aja mangganya . Kalo bisa ambil yang banyak . Istri ngidam itu harus di turutin loh . kasian nanti anaknya ngences . " Ucapnya penuh perhatian .


Ilham pun memetiknya beberapa biji . Karna buahnya yang ada di dekat kepalanya sehingga Ia tak susah payah mengambilnya .


" Terimakasih banyak ya bu " Ucap Ilham saat hendak meninggalkan tempat itu .


" Sama sama . Semoga istri dan calon bayi mu sehat sehat ya . " Balasnya .


Ilham pun menghampiri Zahra di mobil . Zahra menyambutnya dengan senyum magisnya yang selalu mampu membuat Ilham terpesona .


" Makasih sayangku " Zahra mencium lama pipi Ilham .


#bersambung

__ADS_1


__ADS_2