AKU KAU DAN KITA

AKU KAU DAN KITA
EPISODE 58


__ADS_3

Ilham masih sibuk mengurus soal penjualan rumah nya . Karna Zahra tak mau lagi pulang kesana , Ilham harus menjualnya . Setidak nya Ia pun ingin mengubur kenangan pahit itu .


Kring ! Telepon yang ada di atas meja kerja Ilham berdering . Ia angkat teleponnya dan di dekatkannya di telinga kanan nya .


" Halo . Selamat Siang Pak Ilham !" Sapa seseorang di seberang sana .


" Selamat siang . Ini dengan siapa ?"


" Kami dari kepolisian Pak "


" Ada apa Pak ?"


" Bisakah bapak ke kantor sekarang ?"


" Eh iya baik Pak . Saya segera kesana !" Ilham bertanya tanya . Ada apa sampai Ia di panggil ke kantor polisi .


Setelah menempuh waktu 15 menit , tibalah Ilham di kantor polisi .


" Siang Pak " Ilham menjabat tangan kepala polisi .


" Duduk Pak Ilham . " Ilham duduk di hadapannya .

__ADS_1


" Begini Pak . Jenazah Vany dan Yuri sudah di ambil oleh keluarga nya pagi tadi . " Ilham tersentak .


" Jenazah ? Maksudnya apa Pak ?" Tanya Ilham .


" Maaf sebelumnya Pak . Kami sudah coba menghubungi Anda berkali kali tapi tidak pernah tersambung . Vany dan Yuri tewas Pak . Yuri tewas setelah di aniaya oleh wanita satu selnya . Sedangkan Vany , Dia tewas karna meminum cairan pembersih ." Ilham langsung terduduk lemas .


" Ya Allah . Semua nya sudah berakhir . Mungkin ini jalan terbaik ya Allah . " Ilham menangkupkan tangan di wajah nya .


" Sementara Fandy baik baik saja jadi dia akan tetap menjalani hukumannya . " Jelasnya .


Ilham meminta undur diri . Ia langsung beranjak untuk mengucapkan turut berduka bagi keluarga Vany dan Yuri .


Ia mulai dengan ke rumah Vany . Disana tampak duka yang sangat mendalam . Sulastri tak henti henti nya menangis karna kehilangan putri semata wayang nya .


" Yang Ikhlas Om . Semoga Vany tenang disana . Dibukakan pintu maaf sebesar besar nya . " Ia menenangkan Santoso .


" Om atas nama Vany minta maaf yang sebesar besar nya Ilham . Tolong maafkan kesalahannya . " Rintih nya .


" Ilham sudah maafkan Om . " Ilham beranjak berdiri setelah memberikan sedikit kekuatan pada keluarga yang begitu rapuh ini .


Ilham pun melakukan hal yang sama saat Ia berada di rumah Yuri . Ilham memang pergi sendiri untuk melayat . Ia sengaja tidak memberitahukannya pada Zahra .

__ADS_1


Setelah kejadian ini , Sumpah Ia telah memaafkan Vany dan Yuri atas semuanya . Biarlah Allah yang akan memberi hukuman pada mereka berdua .


~☆~☆~☆~


Pindah rumah baru lagi . Mereka berharap dapat menemukan kebahagiaan di tempat tinggal yang baru ini .


Kini Ilham sudah mempekerjakan dua orang pelayan , 2 orang satpam , 2 orang bodyguard dan seorang supir . Ia tak ingin kejadian yang sama terulang kembali . Jadi Dia kali ini benar benar sangat mengutamakan keselamatan Zahra .


" Insya Allah ini awal yang baik lagi untuk kita Sayang " Saat hendak tidur , Ilham memeluk tubuh Zahra .


" Amin ya Allah !" Harapnya .


" Semoga Allah segera memberi kita hadiah terindah Mas . Aku janji Aku akan menjaganya dengan sepenuh jiwa ku jika Allah mempercayakan lagi padaku . "


" Terus berdoa dan berusaha Sayang . Insya Allah "


" Aku ingin rumah kita di penuhi oleh suara tawa dan nangis anak kita Mas . Ya Allah aku sangat ingin " Dipejamkan matanya . Ia ingin memiliki keluarga kecil yang damai dan penuh dengan cinta .


" Iya Sayang " dicium nya kening Zahra .


" Aku mencintamu Mas !"

__ADS_1


" Aku lebih mencintaimu Sayang " Dan seiring beranjak nya malam tubuh mereka telah menyatu . Karna ucapan tak lagi di butuhkan . Hanya suara hewan malam yang terdengar .


☆☆☆☆☆


__ADS_2