AKU KAU DAN KITA

AKU KAU DAN KITA
EPISODE 51


__ADS_3

Vany melemparkan tas nya ke sofa . Ia benar benar jengkel karna Zahra berani berani nya menghina dirinya .


" Gagal Van ?" Tanya Yuri yang menyaksikan Vany yang begitu emosi .


" Tuh cewek jalang berani berani nya ngehina dan mempermalukan Gue di depan Mas Ilham . Gue gak akan tinggal diem . Liat aja apa yang bakal Gue lakuin " Emosinya benar benar sudah di ubun ubun .


Ingin sekali Ia menghabisi Zahra saat itu juga .


" Jangan khawatir Van , Rencana kita masih ada . Kita bakal buat dia menderita . " Yuri tersenyum licik .


" Tunggu pembalasanku Zahra " Gumam Vany kejam .


~ ~ ~


Yuri dan Vany menjebak Ilham . Mereka meminta seseorang untuk menyuruh Ilham ke sebuah ruang VIP di sebuah cafe ternama . Dengan menyamar sebagai seorang klien yang ingin bekerja sama , Ilham pun menurut dan ikut dengan lelaki tersebut yang katanya ingin membahas soal kerja sama .


Sebelum nya orang tersebut memang sudah menemui Ilham di kantor nya . Jadi Ilham sama sekali tidak menaruh curiga apa pun padanya .


Setelah memesan minuman , Orang tersebut izin untuk ke toilet pada Ilham .


" Pak Ilham , sebentar ya ! Saya ke toilet . " Ucapnya .


" Oh iya silahkan Pak !" Jawab Ilham ramah .


" Silahkan di minum duluan pak "

__ADS_1


" Iya pak . " Lepas orang itu pergi , Ilham meneguk minumannya . Rasa haus yang begitu sangat mencekik leher nya membuat nya menghabiskan jus jeruk yang ada di meja .


Ilham menunggu , tapi orang tersebut tak kunjung kembali . Ia mulai merasa pusing . Entah mengapa tapi rasanya kepalanya seperti mau pecah . Pandangan nya pun berkunang kunang .


Anehnya Ia juga merasa sekujur tubuhnya sangat panas .


" Arrgghh ada apa ini ? Aku sangat tidak nyaman " Desah nya . Ia membuka beberapa kancing kemeja nya .


Keringat dingin sudah membasahi tubuh nya . Tiba tiba pintu terbuka . Masuk lah seorang gadis cantik yang tak lain tak bukan adalah Vany .


Ilham mengerjabkan mata nya untuk melihat siapa yang datang .


" Vany " Gumamnya . Karna tak yakin dengan penglihatannya , Ia pun mengucek kucek matanya berkali kali . Tapi ternyata matanya tak salah . Orang itu memang Vany .


Vany semakin mendekat ke arah Ilham . Ia menyunggingkan senyum manis nya pada Ilham . Ia mendorong tubuh Ilham yang sudah tak terkontrol itu ke sofa . Ia baringkan tubuh Ilham dan duduk di atas tubuhnya .


" Apa apaan Kamu Van ?" Bentak nya dengan kesadaran yang sudah tak sepenuhnya dapat di kendalikannya .


" Hahaha . Mas Ilham . Aku mau muasin kamu Mas . Kamu ingin kan ? Lihat lah dirimu sekarang Mas " Ucapnya mengejek .


Ilham jadi tau kemana arah pembicaraan Vany . Ternyata ini adalah ulah Vany . Orang itu tadi pasti juga lah orang bayarannya . Vany sudah memasukkan sesuatu ke dalam minumannya pasti .


" Aku gak nyangka kamu sekeji ini . " Ucapnya .


" Dari dulu aku mencintai mu Mas . Dari mulai kita masih kecil . Kamu yang buat aku seperti ini Mas . Kamu jahat karna gak pernah mencintai aku . Kamu tega memutuskan pertunangan kita demi wanita jalang itu "

__ADS_1


Plak ! Ilham menampar keras pipi Vany saat Ia menyebut Istrinya sebagai wanita jalang .


" Jaga omongan Kamu . Yang jalang itu Kamu . Begitu rendah harga dirimu Van . Tega sekali kamu memainkan trik kotor seperti ini . Aku jadi jijik ngeliat kamu " Ilham murka dan langsung meninggalkan Vany yang terduduk bersimbah air mata .


" Aku gak terima penghinaan ini Mas . Kamu dan Istrimu tunggu aja " Teriaknya keras .


~ ~ ~


Ilham yang merasa tak mungkin membawa mobil dengan keadaan nya yang seperti ini , memutuskan untuk naik taksi setelah sebelumnya sudah menitipkan mobil nya pada pihak cafe . Ia akan menelepon Dimas untuk mengambil nya .


Sesampainya di rumah , Zahra yang menyambutnya jadi kaget melihat kondisi suaminya yang sangat berantakan .


Ilham langsung menjatuhkan dirinya di tubuh Zahra .


" Mas kamu kenapa ?" Tanya nya begitu panik . Karna saat di sentuh nya seluruh tubuh Ilham sangat panas .


" Tolong sayang " Desisnya lemah .


Zahra membawa Ilham ke kamar . Ia merasa ada yang tidak beres pada Ilham . Ia langsung melumat bibir Ilham saat tiba di kamar karna begitu risih mendengar gumaman yang keluar dari bibir Ilham .


Ilham memeluknya sangat erat sekali sampai ia sesak . Ciumannya pun di rasakan sangat sakit .


" Aku mau mandi Sayang " Putusnya akhirnya . Jujur Ia tak ingin menyiksa Zara dengan kondisinya saat ini . terlebih saat ini Zahra tengah hamil muda .


Zahra membawanya ke kamar mandi dan menyiram Ilham dengan air dingin di bawah shower .

__ADS_1


~ ~ ~


__ADS_2