
" Gimana Ham ? " Tanya Dimas khawatir .
" Ayo pulang Dim " Sahutnya ." Loe yang bawa mobil " Lanjutnya lagi .
Mereka pun meninggalkan kantor . Dimas yang membawa mobil karna fikiran Ilham sedang kacau .
Kring! Ponsel Ilham berdering . Tertera nama ' Istriku' disana . Ilham menggeser layar untuk mengangkatnya .
" Halo Assalamualaikum Mas "
" Waalaikumsalam Ra . Ada apa ? "
" Mas kamu jadi pulang kesini nanti kan ? "
" Iya aku nanti pulang kesana kok Sayang . Ini aku uda mau pulang . Soalnya urusan di kantor uda selesai . Jadi aku pulang lebih awal . "
" Oh gitu . Eh Mas jangan lupa ajak Dimas juga ya "
" Ngapain ngajakin dia ? Lagian kamu ngapain sih deket deket sama si jomblo itu ? " Tanya Ilham seraya melirik Dimas yang sedang mengemudi .
" Siapa yang Loe bilang jomblo Ham ? " Tanya Dimas . Rupanya ia merasa sedang dibicarakan .
" Ya Elo lah siapa lagi yang jomblo . " Jawab Ilham meledek .
" Dih kalian malah berantem . Pokoknya kamu pulang . Kita makan malam bareng . Ajak Mas Dimas . Soalnya Sayang , Aku pengen kenalin sama Nadia Mas . Mereka berdua kan sama sama jomblo " Kekeh Zahra di ujung sana .
" Iya iya . Aku kesana sekarang ya ! "
" Iya hati hati Sayangku . " Ilham mematikan panggilannya . Ia menarik nafas dalam . Kalau Ia memceritakan semua pada Zahra , Ia tak tega merusak kebahagiaan Istrinya itu .
__ADS_1
" Kenapa Loe Ham ? Abis ngomong sama Zahra malah kayak orang kesambet . Bengong aja "
" Zahra nyuruh Gue ajak Loe ke rumah buat makan malem . "
" Wah tumben istri Loe baek . Mau banget gue . " Dimas terlihat senang mendapat undangan makan malam dari Zahra .
" Tapi Gue minta tolong ya , jangan cerita apapun soal tadi . Gue gak pengen Zahra tau semuanya . Gue gak mau Zahra merasa bersalah lagi . " Ilham coba memberitahu Dimas .
" Siap boss . Loe tenang aja . Aman semua sama Gue . "
~ ~ ~
Ilham dan Dimas sore baru sampai rumah karna tadi mereka berhenti untuk srkedar minum . Mereka disambut hangat oleh Zahra dan orang tuanya .
" Hai Mas uda sampek . Sini duduk . "
" Tadi siang Mas " Jawab Nadya .
" Eh Nad kenalin ini Dimas , Sahabat aku . Modelnya memang begini tapi orangnya baik banget kok . " Nadya pun berkenalan dengan Dimas .
" Dimas " " Nadya "
Orang tua Zahra membiarkan mereka ngobrol . Sementara mereka berdua menikmati acara televisi .
" Nadya kerja atau kuliah ? Tanya Dimas ramah .
" Saya ngurus butik Mas " Jawab Nadya .
" Wah bagus dong . Butik punya kamu sendiri ? "
__ADS_1
" Yaiyalah . Masa punya nenek Loe " Malah Ilham yang menjawab . Dimas melempar bantal ke arah Ilham .
" Iya Mas punya saya sendiri . Kecil kecilan si Mas . Baru juga mulai "
" Ya semua itu awalnya juga dari kecil kecilan ujung ujungnya jadi besar besaran kan " Seloroh Dimas . Nadya hanya tersenyum .
" Nadya ini sahabat aku dari kecil Mas Dimas . Uda cantik , rajin . Tapi masalahnya cuma 1 . " Zahra sengaja mencairkan suasana .
" Emang masalah Gue apaan Ra ?" Tanya Nadya penasaran .
" Ya masalahnya sampek sekarang ini Loe masih JOMBLO " Zahra tertawa lepas setelah mengatakan itu . Nadya meninju lengannya hingga Zahra meringis .
" Sakit tauk "
" Elo si buka buka kartu . " Cemberutnya .
" Gak usah malu Nad . Dimas juga JOMBLO kok . " Kini gantian Ilham yang tertawa lepas .
Dimas dan Nadya memberengut . Memang dasar pasangan ini suka srkali menghina yang jomblo .
" Ah sialan Loe Ham . Mentang mentang udah nikah . "Mereka akhirnya terus berbincang hingga malam .
" Non Zahra makanan uda siap " Panggil pelayan .
" Yaudah berhubung makanan uda siap . Lets go kita makan . " Zahra pun mengajak mereka semua ke meja makan untum menikmati makan malam .
#Bersambung
lanjut ya . jangan lupa like dan coment biar cemungut nulisnya
__ADS_1