
Zahra membuka matanya dan melihat jam . Jam sudah menunjukkan pukul 11 . Zahra langsung beranjak . Tapi ia juga masih melihat Ilham tidur di sebelahnya .
Zahra mengecup bibir Ilham . Morning Kiss .
" Mas " Zahra menggoyangkan tubuh Ilham agar Ia bangun . Tapi Ilham sama sekali tak bergeming dan tetap tertidur .
" Sayang bangun ! Kamu gak ke kantor ?" Ia menggigit dada Ilham membuatnya meringis .
" Aduh sayang apa apaan sih ?" Ilham meringis kesakitan karna Zahra menggigit dadanya terlalu keras sehingga menghasilkan bekas merah .
Zahra nyengir . Ia cium pipi suaminya manja .
" Kamu gak ke kantor Sayang ?" Tanyanya lagi mengulang pertanyaan nya tadi yang belum di jawab Ilham .
Ilham terdiam . Ah Iya . Zahra belum tau mengenai masalahnya di kantor . Bagaimana Ia akan menjelaskannya .
" Eh aku . . . " Ilham masih berfikir untuk mencari alasan .
" Kenapa Mas " Ia menarik selimut untuk menutupi tubunh telanjangnya .
" Gak apa apa sayang . Aku cuma ingin nemenin kamu ajah . " Ilham coba tersenyum dan mengedipkan matanya untuk menggoda Zahra . Zahra merengkuh Ilham dalam . Ia benamkan kepalanya di dada lelaki yang kini menjadi suaminya .
Selesai mandi mereka keluar dari kamar . Sebenarnya mereka merasa tak enak karna saat ini mereka sedang berada di rumah orang tua Zahra .
" Ma " Sapa Ilham dan Zahra pada Mamanya yang sedang menonton televisi .
__ADS_1
" Eh kalian baru bangun . Sarapan Dulu Ra . Ajak Ilham " Kata Mamanya ramah .
" Iya Ma . " Zahra pun menarik Ilham ke ruang makan . Ia tuangkan sarapan untuk Ilham .
Tiba tiba Susanti menghampiri merek berdua . Ia sudah sangat rapi .
" Zahra , Ilham . Kalian di rumah ya . Mama mau pergi jenguk anak nya temen Mama yang abis lahiran . Mama uda liat di foto tadi anaknya gemesin banget . Heheh . Mama berangkat ya . Kalian baik baik di rumah ." Ucap Mamanya seraya pergi .
Entah kenapa Zahra merasa sedih . Ia tau Mamanya tak ada maksud menyinggungnya . Ah maafin Zahra Ma belum bisa kasih mama cucu . Batin hati Zahra .
Ilham yang menyadari perubahan pada wajah istrinya langsung menenangkan .
" Ayo makan Sayang . Aku uda lapar . " Ilham langsung menguap makanan ke dalam mulutnya dan kemudian menyuapi Zahra . Zahra memaksakan diri untuk tersenyum .
" Jangan difikirin sayang " Ucap Ilham seakan mengerti perasaan Zahra .
~ ~ ~
Hari ini Ilham dan Zahra memutuskan untuk pulang ke rumah . Saat di perjalanan Mereka mampir ke supermarket untuk mencari sesuatu . Tanpa sengaja mereka bertemu dengan Firan , teman SMA Ilham .
" Ilham " Sapanya ramah .
" Firan !" Mereka pun berpelukan .
" Kenalin Fir , ini Zahra istriku " Zahra pun menjabat tangan Firan .
__ADS_1
" Oh iya aku juga sama Istriku . Sayang sini " Firan memanggil seorang wanita yang sedang menggendong bayi .
" Ini Istriku . Ria " Zahra dan Ilham pun berkenalan dengan Istri Firan .
" Ini anakmu Fir ?" Tanya Ilham .
" Iya . Putri namanya . " Bayi ini tampak lucu . Ia melihat ke arah Ilham sambil tersenyum manis . Ilham sampai terpesona karenanya .
" Boleh gak aku menggendongnya ? " Tanya Ilham . Ia begitu ingin menggendong bayi cantik itu .
" Tentu aja boleh Mas " Ria dengan senang hati memberikan Putri ke gendongan Ilham .
Ilham bercanda dengan bayi itu sampai Putri tertawa bahagia .
" Lihat Sayang . Cantik kan " Ilham menunjukkannya pada Zahra . Zahra memegang jemari Putri dan Putri tak mau melepaskan jari Zahra . Zahra tersenyum dan mencium gemas pipi mungil Putri .
" Anak Kalian mana ? " Tanya Firan lembut . Namun pertanyaan nya itu seolah menguak luka hati Zahra .
" Eh Ka Kami belum punya anak Mbak " Ucap Zahra sedih . Ia menundukkan kepalanya dalam .
" Jangan sedih . Jika sudah saatnya Allah pasti akan memberinya ." Ujar Ria menghibur Zahra .
Akhirnya setelah cukup mengobrol Ilham mengembalikan Putri pada orang tuanya dN kemudian mereka berpisah untuk melanjutkan perjalanan masing masing .
#Bersambung
__ADS_1
Ikutin terus ya . jangan lupa like dan coment .