AKU KAU DAN KITA

AKU KAU DAN KITA
EPISODE 41


__ADS_3

Ilham pulang dari kantor langsung membuka tudung saji . Tapi ia menghela nafas panjang saat tak di temukannya apa pun disana .


" Tumben Zahra gak masak" Desisnya . Padahal Ia sudah sangat lapar . Tadi ketika Dimas mengajaknya makan malam Ia menolaknya , lantaran ingin makan malam di rumah bersama Zahra .


Ilham pun menaiki tangga untuk menemui Istrinya yang ada di kamar mereka di lantai 2 . Tapi saat Ia tiba disana , pintu kamar sudah terkunci .


" Sayang !" Ilham mengetuk pintu tapi tak ada jawaban .


" Sayang buka dong " Ilham terus mengetuk dan memanggil manggil tapi tak ada jawaban . Tiba tiba Ia takut terjadi hal yang buruk pada istrinya .


" Sayang Kamu gak apa apa kan ? Sayang ! Aku dobrak ya " Katanya ingin memancing reaksi Zahra .


Ilham pun tersenyum sumringah saat tiba tiba pintu terbuka . Krek ! Tapi Ilham jadi tersentak tatkala sebuah bantal di lempar dari dalam dan melayang tepat mengenai kepalanya .


" Ouch" Ilham meringis .


" Malam ini kamu tidur di luar Mas . Jangan tidur sama aku " Ucap Zahra yang melongokkan kepalanya melalui daun pintu . Kemudian Ia menutup lagi pintu dengan keras .


" Tapi kenapa Sayang ?" Tanya Ilham heran melihat istrinya .

__ADS_1


" Kamu jelek banget . Aku gak mau tidur sama kamu . Uda jangan ganggu aku , aku ngantuk . Mau tidur " Sahutnya dari balik pintu .


Ilham melongo bengong . Apa yang barusan di katakan Zahra ? Dirinya terlalu jelek ? Biasanya Ia selalu memujinya suaminya lah yang paling tampan . Ada yang aneh ini . Batinnya .


Dengan masih merasa aneh akan sikap Zahra ,akhirnya Ilham tidur di kamar yang ada di sebelah Kamar tidur mereka . Ilham tidur dengan perut yang melilit karna lapar .


~ ~ ~


Paginya Ilham terbangun karna merasakan ada yang menggoyang goyangkan tubuhnya seraya menciun paksa pipinya .


Ia membuka matanya dan mendapati Zahra Zahra yang sibuk membangunkannya . Ilhan yang masih sebal karna di usir dari kamarnya sendiri segera membalikkan posisi tidurnya sehingga menmbelakangi Zahra .


" Mas ! Kamu ini apa apaan sih ?" Zahra berteriak dan menarik selimut yang di kenakan Ilham . Sehingga Ilham jqdi meringkuk kedinginan .


Zahra bengong . Ia naik ke atas ranjang dan berbaring tepat di depan suaminya . Ia menatap Ilham tajam . Ilham malah memejamkan matanya .


" Mas . Kamu keterlaluan ya . Gimana bisa kamu malah tidur disini dan biarin aku tidur sendirian di kamar ?" Tanya nya tanpa rasa bersalah sedikitpun .


Ilhan langsung membelalakkan matanya . Ia berdecak sebal .

__ADS_1


" Gak usah sok lupa deh yank . Jelas jelas tadi malam kamu yang ngusir aku dan nyuruh aku tidur di luar . "


" Hah . Mana mungkin " Zahra membantahnya .


" Ah uda deh aku mau tidur lagi aja . " Kata Ilham memejamkan matanya lagi .


" Mas " Zahra merengek manja seperti biasa saat Ilham mengacuhkannya . Matanya mulai berkaca kaca dan akhirnya Ia menangis .


" Lah kok malah nangis . Yang di jahatin itu aku loh Sayang kok kamu yang nangis " Ilham bingung sendiri menghadapi sikap Zahra ini .


" Iya tadi malam aku memang ngusir kamu dari kamar hiks . Tapi sekarang aku mau kamu " Rintihnya dengan air mata yang semakin deras .


Inilah kelemahan Ilham . Tak tega jika wanitanya menangis . Di rengkuhnya tubuh istrinya dan di bawanya ke dalam pelukannya .


" Iya udah . Aku minta maaf ya . Sekarang jangan nangis lagi " Dia menenang kan Zahra .


" Kamu memang suamiku yang paling tampan sayang ." Pujinya dan memberikan ciuman kilat di bibir Ilham .


" Tadi malam ngatain aku jelek . " Zahra nangis lagi .

__ADS_1


"Gak gak sayang . Uda ah jangan nangis lagi " Ilham mencium istrinya bertubi tubi dan menenangkannya agar berhenti menangis .


#bersambung


__ADS_2