
Zahra memutuskan untuk mengantar makan siang Ilham .
" Permisi mbak ! Apa pak Ilhamnya ada di ruangan ? " Tanya Zahra kepada receptionis
" Ada . Tapi mbak ini siapa ya ? Apa sudah buat janji ? " tanya nya . Sepertinya dia memang belum mengetahui bahwa Zahra adalah istri dari Bosnya .
" Saya Zahra mbak . Istrinya Mas Ilham " Sontak recepsionis itu terkejut .
" Aduh . Maaf ya nyonya saya gak tau " Ucap nya merasa bersalah .
" Mari saya antar ke ruangan Tuan Ilham " Zahra hanya tersenyum menanggapinya .
Ruangan Ilham ada di lantai 3 . Para pegawai banyak yang menatap . Karna memang diantara pegawai banyak yang tidak tau istri dari pemilik perusahaan ini .
" Ini ruangannya Buk . Saya permisi . "
" Terimakasih mbak" balas Zahra
Tok Tok Tok !!!
Zahra mengetuk pintu ruangan Ilham . belum ada jawaban dari dalam . Zahra mengetuk lagi .
" Masuk ! " Teriak Ilham dari dalam . Perlahan Zahra membuka pintu ruangan Ilham . Ilham belum melihatnya saat ia sudah di dalam .
" Mas ! " Panggil Zahra lembut . Ilham mendongak . Ia fikir hanya halusinasinya mendengar suara Zahra .
__ADS_1
" Zahra ! " Ilham tak percaya Zahra ada di ruangannya saat ini .
" Kamu kok bisa ada disini ?" Tanya Ilham .
" Kamu belum makan kan Mas ? Ini aku bawain bekal . Ini aku masak sendiri loh . Karna tadi pagi kamu gak sarapan , aku khawatir . " Zahra mengoceh panjang lebar .
" Kamu temenin aku makan " Ucap Ilham seakan memerintah dan tidak ada penolakan . Zahra senang meliat Ilham memakan masakannya dengan sangat lahap .
" Kamu uda makan Ra ? "
" Uda Mas " Jawab Zahra berbohong . Ia memang belum makan sedari tadi karna kefikiran tentang Ilham .
Ilham menyingkirkan wadah makannya setelah habis bersih disantapnya .
ia meneguk air putih yang memang di sediakan di atas meja kerjanya .
" Mas apa kamu marah sama aku ?" tanya Zahra langsung to the point . Ternyata gadis bodoh ini menyadarinya , batin Ilham .
Ilham mendekat ke arah Zahra . Ia bersandar di meja tepat di depan kursi di mana Zahra duduk . Zahra memundurkan kursinya agar tak begitu dekat dengan Ilham .
Ilham mendekatkan wajahnya
" Kamu mau apa Mas ?" sentak Zahra .
" Aku mau makan . " Ilham menyeringai ngerih di mata Zahra . Zahra melotot .
__ADS_1
" Bu bukannya ka kamu uda makan "
" Iya tinggal makan kamu ajah yang belum . " Zahra blingsatan mendengar ucapan Ilham . Kenapa Ilham seperti ini ? Apa dia salah minum obat ? batin Zahra .
" Kamu dengerin aku ya , jangan sampai aku liat kamu nangisin cowok lain lagi . Aku bakal hukum kamu kalo kamu berani ulangin lagi . "
Oh jadi ini alasan Ilham marah . Karna semalam Zahra menangis ketika ingat tentang Reza .
Tapi bukannya semalam suaminya tidak afa di rumah ? Atau jangam jangan Ilham memata matainya ??
Zahra pusing sendiri memikirkannya . Tapi ia hanya mengangguk dan tidak mengucapkan apa pun .
" Aku gak ingin istriku nakal di luar sana "
" Dih emangnya siapa yang nakal sih ? Aku juga gak ngapa ngapain . "
Ilham menarik kepala Zahra ke arahnya dan Ia melumat bibir tipis itu dengan penuh perasaan . Zahra yang menyadari itu srgera menarik dirinya menjauh dari Ilham .
Bekas ciuman Ilham masih terasa di bibirnya . Ia mengusap bibirnya yang basah .
" Mau lagi ???" Goda Ilham .
" Aku pulang " Zshra langsung memutuskan untuk pulang dengan wajah malu .
#BERSAMBUNG
__ADS_1
nantikan kelanjutannya ya .
jangan lupa tinggalkan like dan coment