
Setelah makan malam tadi , Ilham dan Zahra meminta Dimas untuk mengantarkan Nadya pulang . Mereka memang berencana untuk mendekatkan mereka .
Saat Ilham keluar dari kamar mandi Zahra sedang memainkan ponselnya sembari berbaring di ranjang . Ilham memakai pakaian tidurnya yang sudah disiapkan Zahra dan langsung merebahkan tubuh lelahnya .
Zahra menengok sekilas . Ilham mengabaikannya . Night Kiss pun gak ada ? Keterlaluan .
Zahra mendekat ke arah Ilham . Ia rengkuh dan mendaratkan ciuman di pipinya . Ilham diam saja . Tak membalas . Zahra benar benàr kesal .
" Mas ! Aku ingin ." Zahra menyampaikan pada Ilham .
" Lain kali ya Sayang . Aku ngantuk " Tolak Ilham halus dan dia memejamkan matanya .
Zahra yang merasa kecewa karna di tolak pun membalikkan badannya membelakangi Ilham . Ia tarik selimut . Ia sengaja menggeser tubuhnya menjauh dari Ilham . Ia kesal biasanya Ilham walaupun sedang tak ingin pasti akan mencumbunya sedikit saja .
Tapi kali ini ia benar benar di abaikannya . Ilham sama sekali tak menggubrisnya . Zahra kecewa .
Ilham tersentak dan langsung melihat saat Ia mendengar tangisan Zahra . Istrinya ini begitu sensitif hatinya . Gampang merajuk .
Ilham mendekatkan tubuhnya ke tubuh Zahra . Dipeluknya istrinya dari belakang . Zahra tak bergeming . Ia masih kesal .
__ADS_1
" Mas jahat . Pasti Mas gak mau nyentuh aku karna Mas Fikir kalo Mas nyentuh aku itu gak ada gunanya . Aku tetep gak bisa hamil . " Ilham kaget . Tak Ia sangka Istrinya memiliki fikiran seperti itu .
Ilham berpindah di hadapan Zahra . Direngkuhnya tubuh Zahra dalam .
" Jangan pernah bicara kayak gitu lagi Sayang . Semua kan uda selesai kenapa masih di bahas ? " Ilham menghapus air mata yang mengalir deras dari mata Zahra . Dikecupnya pelipisnya penuh cinta .
" Terus kenapa mengabaikan aku ? Aku ingin Mas ." Zahra merengek dan menangis layaknya anak kecil . Toh itu dilakukannya pada suaminya sendiri .
Ilham mendaratkan ciuman di bibir tipis Zahra . Ia lumat dalam dan penuh nafsu . Zahra begitu menikmatinya karna memang Ia sangat ingin malam ini .
Ilham membuka piyama yang di kenakan Zahra . Ia lempar ke sembarang tempat . Ia begitu asik meremas dibalik bra nya .
" Ah Mas " Desahan Zahra mampu membangkitkan nafsu Ilham yang tadi tak ingin .
Tok Tok Tok .! Mereka terkejut mendengar suara ketukan pintu .
" Zahra uda tidur Sayang ?" Ternyata Mamanya .
" Buka pintunya Mas " Pinta Zahra . Karna memang Ilham yang masih lengkap pakaiannya .
__ADS_1
Ilham beranjak . Sementara Zahra menarik selimut dan pura pura tidur .
Ilham membuka pintu dan mendapati Ibu mertuanya berdiri disana dengan segelas susu .
" Maaf ya Mama ganggu ya ? Ini Mama bawakin susu . Biasanya Zahra kalo mau tidur harus minum susu dulu " Ucap Mamanya merasa bersalah .
" Eh sini biar Ilham yang bawak Ma . Zahra uda tidur . " Ucapnya berbohong .
Mamanya langsung bergegas meninggalkan kamar putrinya .
Ilham mengunci pintu dan meletakkan Susu di atas nakas . Ia kemudian menarik selimut yang menutupi tubuh istrinya dan kembali mencumbunya .
" Ah Mas . " Zahra mendesah .
Ilham membuka celana Zahra dan membiarkan istrinya berbugil ria di depannya . Ia ingin benar benar memanjakan istrinya malam ini . Zahra meraung tak karuan menghadapi cumbuan Ilham .
Ia perlahan membuka pakaian yang dikenakan Ilham . Kini mereka sudah sama sama polos .
Ilham melumat lagi bibir Zahra penuh nafsu sembari tangan nya sibuk bekerja . Malam kian melarut . Percakapan kini tak di perlukan lagi . Hanya suara desahan mereka yang kian melengkapi dinginnya malam .
__ADS_1
#Bersambung
ikutin terus ya kak