AKU KAU DAN KITA

AKU KAU DAN KITA
EPISODE 15


__ADS_3

Ilham keluar kota untuk beberapa hari sehingga Zahra merasa benar benar jenuh di rumah sendiri tanpa ada yang bisa di ajak nya berbicara . Dirumah mereka memang ada beberapa pelayan , tapi tak mungkin Zahra mengajak mereka ngobrol karna mereka pun sibuk dengan pekerjaannya masing masing .


Zahra pun menelpon Nadya dan mengajaknya untuk jalan jalan keluar . Mereka pergi ke Mall untuk berbelanja kebutuhan .


" Ra kenapa Loe gak ikut ajah sama Mas Ilham keluar kota ? " Tanya Nadya sembari memilih memilah baju .


" Ya gak mungkin lah Gue ikut dia tugas kemana mana Nad . Lagian ada Dimas kok yang nemenin dia . "


" Eh gue penasaran sama si Dimas itu deh , kayak gimana si orangnya ? " Memang Nadya sama sekali belum pernah bertemu dengan Dimas hingga dia benar benar penasaran dengan sosok Dimas .


" Nanti deh ya kalo mereka udah pulang bakalan gue kenalin "


Mereka melanjutkan belanjaan nya hingga ada seseorang yang menegur


" Zahra ! " Zahra menoleh ke asal suara . Ia mendongakkan kepalanya dan tercengang setelah tau siapa yang memanggilnya tadi .


" Mama !" Zahra berlari memeluknya . Ternyata orang yang memanggilnya adalah Susanti , Ibunya Zahra .


" Anak ini ya , udah berkeluarga malah lupa sama Orang tuanya . " tegus mamanya sembari menjewer telinganya .


" Aissh Mama malu ikh . Zahra udah gedek masak dijewer sih " Zahra bersungut sungut lucu .


" Iyah tante jewer aja . Nakal dia emang Tante . Nadya ajah di lupain tante . " Nadya terkekeh geli melihat Zahra dihukum . Ia malab membumbui Mamanya Zahra .

__ADS_1


" Elo Nad seneng banget liat gue menderita . " Sungut Zahra .


" Ilham gak Ikut sayang ? " Tanya Mamanya yang baru menyadari ketidakadaan Ilham .


" Mas Ilham keluar kota Ma . "


" Kalo gitu kamu ikut pulang sama Mama .


Akhirnya Zahra pun ikut pulang ke rumah orang tua nya . Ia berpisab dengan Nadya . Tak lupa Zahra menelpon orang di rumahnya untum mengabari ketidakpulangannya .


Kring ! Ponsel Zahra berdering nyaring .


" Siapa si ganggu aja " Zahra menilik ke layar ponselnya dan tertera " My Husband " disana . Dengan cepat Ia langsung menggeser layar ponselnya untuk mengangkat .


" Halo sayang kenapa diam ?" Ilham memanggil lagi karna Zahra tak kunjung menjawab .


" I iya Mas . " Duh Dia sampai bengong .


" Kamu lagi ngapain si Ra ? " Tanya Ilham .


"Huhuhu" Tiba tiba Zahra merengek seperti orang menangis .


" Lah kok nangis Sayang ? Kenapa ? " Ilham begitu khawatir mendengar Zahra menangis . Ya tangisan Zahra adalah kelemahannya .

__ADS_1


Zahra diam . Ia melanjutkan tangisnya . Bahkan kali ini lebih dalam lagi .


" Sayang ! Kamu kenapa sih sebenernya . Jawab lah " Ilham mulai emosi .


" Huhuhu . Aku kangen Mas . Cepat pulang . " Ilham yang semula begitu khawatir jadi tertawa mendengar jawaban Zahra . Lucu sekali istrinya ini . Batinnya .


" Ah Kamu sayang , Kenapa suka sekali buat orang khawatir , hah ? Aku kira kamu kenapa Loh . "


Zahra hanya mampu cengengesan dan mengulang kata kata rindunya berulang kali yang membuat hati Ilham jadi trenyuh .


" Kamu pulang Mas . Aku tidur sendirian beberapa hari ini . Huhuhu . " Zahra memulai aktingnya di seberang sana .


" Iya iya aku lusa uda balik kok . Uda ah jangan nangis kayak gitu . Jelek loh . Nanti ajah kalo mau manja manjaan waktu aku uda disana aja . " ledek Ilham .


Zahra tersenyum walau Ia tau Ilham taj melihatnya . Aktingnya berhasil dan Ilham akan segera pulang .


" Berhenti nangis dan tidurlah . Love you Sayang . Mimpi indah ya . See you Istriku "


" Love you too Mas . See you suamiku . Muach . Night kiss " Zahra pun mengakhiri panggilannya .


# BERSAMBUNG


Ikutin terus ya kak .

__ADS_1


__ADS_2