Aku Pelakor?

Aku Pelakor?
Episode 46# Melamar Kerja


__ADS_3

Tanpa sepengetahuan Ardhan, Alea berangkat ke sekolah Andra dengan membawa berkas lamaran. Ia sengaja berpakaian rapi dan sopan. Alea berangkat setelah sang suami pergi bekerja.


"Bu Alea kenapa berpakaian seperti itu? seperti mau melamar kerja saja." ucap Nur.


"Aku ingin menemani Andra di hari pertama ia sekolah mbak Nur!" jawab Alea sembari memakai sepatu flatshoes hitam.


"Oh, hati - hati ya, Bu!" ucap Nur.


"Iya, mbak Nur jaga rumah ya? aku akan pulang sesuai jam Andra pulang sekolah. Mungkin jam empat sore!"


"Baik, Bu Alea."


Alea pun melajukan motor maticnya yang sudah berusia 5 tahun lebih itu dengan membawa Andra di bagian depan. Dan sebuah tas kecil yang menggelantung di pundaknya.


Alea mengantarkan Andra sampai di depan pintu gerbang sekolah, sebagai batas antar jemput murid.


Untung Andra adalah anak yang pemberani, sehingga dia dengan mudah untuk bisa di lepas dengan guru - guru barunya. Meskipun ini adalah hari pertama berkenalan.


Setelah itu Alea langsung melajukan motonya, dan mengulang apa yang dulu pernah dia lakukan. Mencari kerja dari satu perusahaan ke perusahaan lain.


Jika dulu dia masih bisa meminta bantuan kakak - kakaknya, kali ini dia tidak mungkin meminta bantuan pada saudaranya.


Karena Alea tidak mungkin membuat mereka memikirkan dirinya dan mengulik masalah rumah tangga yang ia hadapi.


Selain malu karena kemungkinan akan tersisihkan di saat sang suami sudah sukses, ia juga akan malu karena di nikahi laki - laki yang tidak 100% mencintainya.


Air mata Alea menetes begitu saja saat memikirkan hal itu di sepanjang jalan. Seolah - olah hidupnya akan berantakan dalam waktu dekat.


Alea menatap nanar pada gedung bertuliskan Galaxy Company, saat ia melewati gedung itu. Di mana ada sang suami di dalam sana yang sedang menjalankan tugasnya. Dan mungkin bekerja sambil berchatting ria dengan sang pacar.


Air mata Alea kembali menetes di balik helm yang menutupi wajah cantiknya.


Dia kembali mengingat saat melamar kerja di Galaxy Company, tepatnya di Galaxy retail.


Alea muda berjalan masuk dengan baju putih dan celana hitam, serta sepatu flatshoes yang sekarang entah ada di mana.


Bersama beberapa pelamar lainnya, Alea mengantri untuk di panggil satu persatu untuk interviuw.


Sampai akhirnya ia pun lolos bersama beberapa teman lainnya. Dan nasib itu mengantarkan dirinya untuk bertemu laki - laki yang menarik perhatiannya. Sampai ia mengabaikan siapa pun yang mengejar cintanya.


Cinta memang buta!


Batin Alea mengingat awal pertemuannya kembali dengan sang suami.


Sekarang Alea tak mungkin melamar pekerjaan di gedung itu. Karena tak mungkin baginya untuk bisa bekerja di sana.


Ardhan sering membawanya ke acara - acara kantor. Seperti saat ulang tahun perusahaan atau saat kondangan. Jadi sedikit banyak pasti banyak yang mengenali dirinya. Apalagi nama sang suami sudah sangat familiar di sana.

__ADS_1


Alea melewati gedung itu dengan perasaan yang campur aduk. Antara bangga suaminya yang dulu montir kini menjadi manager pemasaran di perusahaan sebesar itu. Tapi juga miris, mengingat ia tergeser saat sang suami berada di puncak.


Semangat Alea!


Ucap Alea dalam hati, menyemangati hatinya yang tengah rapuh.


Sampai akhirnya, mata Alea menangkap selembar kertas bertuliskan LOWONGAN, yang menempel di pos satpam di depan perusahaan yang sepertinya tak kalah besar dari Galaxy Company.


Alea memarkirkan motornya di tempat parkir tamu. Alea mendekati selembar kertas itu dan membacanya. Lowongan kerja yang di tempatkan sebagai cleaning service dan satu laki - laki sebagai satpam.


Dengan hati yang miris dan membuang rasa malunya, Alea mendekati seorang satpam yangs edang bertugas di pos depan.


"Permisi Pak, boleh saya bertanya tentang lowongan itu?" ucap Alea pada scurity yang kira - kira seumuran dengan suaminya.


"Boleh mbak? untuk siapa memangnya?" tanya scurity itu.


"Untuk saya, Pak!" jawab Alea yakin.


"Hah!" pekik satpam itu, sembari menatap Alea dari ujung kaki ke ujung kepala.


Dimana Alea terlihat seperti seorang Nyonya di sebuah rumah mewah. Sangat jelas terlihat, jika kulit dan wajahnya begitu terawat.


Sejak sang suami memiliki gaji yang fantastis, memang Alea melakukan perawatan luar dalam. Sehingga sangat mustahil jika dia terlihat berminat melamar pekerjaan sebagai cleaning service.


"Mbak yakin nglamar kerja jadi cleaning service?" ekspresi scurity itu tampak tidak percaya dengan ucapan Alea.


"Yakin seyakinnya pak!" jawan Alea tegas.


"Silahkan ikut saya, Mbak!" ucap scurity itu.


"Baik, pak!"


Scurity itu mengantarkan ke ruangan HRD. Dimana di ruangan itu memang sedang ada interviuw.


Tampak ada beberapa pimpinan perusahaan yang tengah membantu melakukan interviuw di dalam sana. Agar proses itu berjalan dengan cepat.


Karena jumlah pelamar cukup banyak, di tambah kehadiran Alea di menit - menit akhir. Menambah jumlah pesaing kali ini.


Dimana kehadiran Alea pun menarik perhatian mereka yang sudah mengantri untuk interviuw. Seperti scurity sebelumnya, mereka tak percaya jika Alea melamar sebagai cleaning service.


Scurity yang mengantarkan Alea, meletakkan berkas lamaran Alea di tumpukan paling bawah. Karena dia hadir paling akhir. Setelah itu scurity itu kembali ke pos dan merobek selembar kertas lowongan itu. Karena ia yakin, jika perempuan itu pasti di terima bekerja.


Detik demi detik telah berganti, menit pun silih berganti, jam pun sudah terlewat. Semua yang sudah melakukan interviuw di minta untuk beristirahat. Karena hasil akan di umumkan jam dua sore nanti.


Tiba saatnya nama Alea di panggil. Dia adalah pelamar terakhir. Dimana tak ada lagi peserta di dalam ruangan itu. Dia bahkan berhadapan langsung dengan seorang HRD yang di dampingi beberapa manager di perusahaan itu.


HRD itu membuka berkas lamaran Alea. Dimana Alea sudah terdaftar sebagai warga ibukota. Dan KK Alea pun terlihat jelas nama lengkap keluarga kecilnya.

__ADS_1


"Oh, sudah menikah?" tanya HRD itu.


"Sudah, Bu!" jawab Alea pada seorang HRD yang menggunakan name tag dengan nama Risa K. itu.


"Suaminya kerja dimana?" sahut seorang Manager yang duduk di samping Risa.


"Suami saya bekerja sebagai montir di salah satu bengkel besar, Pak."


Jawab Alea berbohong. Karena dia merasa bahagia sebagai istri saat Ardhan masih menjadi montir. Sehingga pekerjaan itulah yang dia sebutkan.


"Oh!" manager itu mengangguk - angguk sambil melihat foto copy Kartu Keluarga milik Alea. "Namanya mirip dengan rekan bisnis perusahaan ini!" lanjutnya.


Deg!


Alea mulai tau, jika laki - laki yang menggunakan name tag dengan nama Ahmad Fikri itu mengenal suaminya yang sebenarnya.


"Siapa pak?" tanya HRD pada Fikri.


"Pak Ardhan Bagaskara itu lo, Manager pemasaran Auto Galaxy putra." jawab Fikri.


"Oh, yang itu!" sahut yang lainnya. "Tapi mana mungkin istri Pak Ardhan melamar jadi cleaning service! haha!" lanjutnya.


"Ya nggak mungkinlah! aku memang tidak mengenal istrinya, tapi yang aku lihat dia sangat mencintai istrinya! Dia selalu menyempatkan diri untuk membalas chat dari sang istri. Jadi mana mungkin beliau mengizinkan istrinya bekerja!"


"Percaya aku sih!" sahut Ibu HRD.


Itu dulu Tuan! sebelum negara api menyerang!


Ucap Alea dalam hati.


Sesi interviuw untuk Alea pun berakhir saat jam menunjukkan pukul 12 siang. Dimana pengumuman pelamar yang lolos ke tahap berikutnya akan di umumkan dua jam lagi.


Alea berjalan keluar gedung. Terlihat ada beberapa pelamar yang memilih menunggu di taman gedung bertuliskan Sentani Group itu.


Dan Alea yang menjadi pusat perhatian memilih untuk meninggalkan perusahaan dan membeli makan di luar.


Mungkin karena warna kulitnya yang sangat menonjol di banding yang lain, sehingga dia menjadi pusat perhatian.


Ya, Alea yang sekarang memang berbeda dengan Alea 5 tahun yang lalu. Dia memiliki kulit lebih putih dan cerah. Serta wajah mulus dan jauh dari kata kusam dan kering.


Jika aku sudah tidak menggunakan uang mas Ardhan, aku tidak akan membawa diriku ke klinik lagi. Mana cukup gaji CS untuk ke klinik.


Ucap Alea dalam hati sembari melajukan motornya untuk membeli makan siang.


.


.

__ADS_1


🪴🪴🪴


Happy reading 🌹🌹🌹


__ADS_2