Aluna My Little Wife

Aluna My Little Wife
Chapter 17


__ADS_3

Di rumah sakit negara S, nampak Regan yang tanpa lelah menemani Aluna, walaupun tubuhnya sangat lelah akibat pulang pergi dari negara S dan I namun hal itu tak membuat Regan bosan menemani Aluna yang masih tak sadarkan diri sesekali ia mengusap perut Aluna yang mengandung bayinya


Hingga beberapa saat kemudian


Jari-jari wanita itu bergerak pelan, bulu matanya pun bergetar. Regan terbelalak kaget saat jari jari Aluna bergerak, ia segera menekan tombol emergency yang yang ada di samping brangkar


Perlahan lahan mata cantik itu membuka matanya, Aluna mengendarakan pandangannya ke semua sisi ruangan, Regan sangat bahagia saat melihat wanita cantik yang tengah mengandung anaknya itu akhirnya membuka matanya


Aluna kau sudah sadar?"ucap Regan dengan senyumannya,


Aluna menatap Regan yang tengah tersenyum menatapnya namun saat bayangan hitam muncul di ingatannya Aluna tiba tiba berteriak dan menangis


"Akhhhhh! hikss pergiii!"


"Pergiii dari sini pergiii!"


senyuman Regan yang semula menghiasi wajahnya seketika hilang bersama saat Aluna teriak histeris, ia terkejut dengan reaksi Aluna yang langsung berteriak saat melihatnya


Regan berusaha menenangkan Aluna agar wanita itu tenang, namun bukannya tenang Aluna semakin berteriak


"Hey Luna maaf maafkan aku, aku tak akan jahat denganmu"


"Nggak hiks pergikau dari sini pergiii!"


Regan semakin panik saat Aluna mencoba melepaskan inpusannya


Regan segera keluar dari ruangan itu meninggalkan Aluna yang masih berteriak, ia segera memanggil dokter yang bertugas merawat Luna


"What's this Mr Regan?" (Ada apa ini tuan Regan?)


Tanya dokter yang menangani Aluna


"He woke up from his coma, but suddenly he screamed hysterically"(Dia sadar dari komanya namun tiba-tiba dia berteriak histeris)


Ucap Regan


"Okay Sir please wait outside I will take care of the patient"sang dokter langsung menangani Aluna yang sudah menyabut selang inpusannya yang terpasang di tangannya serta alat bantu pernapasan yang sudah Luna buang


Regan menurut dia langsung duduk di salah satu kursi kosong yang ada di dekat ruangan itu


"Apa yang aku lakukan itu sangat berat sehingga dia sangat ketakutan seperti itu saat melihatku"


"AKHHHH sial!"


"Brengsek kau Regan!"Runtuk Regan karena merasa kesal sendiri


Sedangkan di dalam ruangan Luna, Aluna masih berteriak histeris, tubuh mungil itu menggigil ketakutan membuat dokter terpaksa harus memberikan obat penenang untuk Aluna


Setelah itu dokter keluar dan Regan segera memberondong pertanyaan


"How's the doctor?"(Bagaimana keadaannya dokter)


"It seems that the patient has a bad psychic due to what happened to him, I have given sedatives, and please sir to always provide comfort for the patient, because if this continues, I am afraid that his mental state will be disturbed"


(Sepertinya pasien mengalami sikis yang buruk akibat kejadian yang ia dapatkan, saya sudah memberikan obat penenang, dan tolong agar tuan untuk selalu memberikan kenyamanan untuk pasien, karena jika hal ini terus berlangsung saya takut kejiwaannya akan terganggu)


"What should I do doctor, she is pregnant, will it also be at risk for her womb?"


(Apa yang harus saya lakukan dokter, dia tengah hamil apa hal itu juga akan beresiko untuk kandungan nya?)


"Yes sir, this will also affect the content of the lady, I suggest you better take care of your wife and don't leave her alone"

__ADS_1


(Ya tuan, hal ini juga akan berpengaruh dengan kandungan nona, saya sarankan sebaiknya tuan lebih menjaga istri anda serta jangan tinggalkan dia sendiri)


"Okay doctor, but to be honest we're not married yet"


(Baiklah dokter, tapi jujur ​​saja kami belum menikah)


Sejenak dokter paruhbaya itu menatap Regan dengan pandangan sulit di artikan, selanjutnya ia tersenyum


"It seems your father's attitude descended on you."


(Sepertinya sikap ayahmu turun dalam diri kamu)


Ucapnya dengan terkekeh, setelah itu dokter paruhbaya yang di sebut dr.criss menepuk punggung Regan seraya berucap


"That's why you have to marry her immediately and make her feel safe, because I can see that she has been hurt for a long time."


(Maka dari itu kau harus menikahinya segera dan buat dia merasa aman, karena sasaya lihat dia memiliki luka batin sejak lama)


"Thank youuuu doctor"Dokter Criss menganguk dan setelah itu dia pergi, sementara Regan segera merogoh sakunya untuk menelepon asisten Rey


Saat panggilan tersambung


"Hallo tuan?"


"Rey, untuk beberapa hari aku tak bisa kembali, tolong kau handle semuanya"


"Baik tuan, tapi apa keadaan nona baik baik saja tuan?"


Hufhh


"Tidak Rey, dia baru saja sadar tetapi dia langsung berteriak saat melihatku"


"Apa yang harus saya lakukan tuan?"


"Baiklah tuan"


Tut


Setelah itu panggilan di matikan oleh Regan, ia segera masuk kedalam ruangan aluna


Lagi dan lagi Regan menghela nafasnya, laki laki tampan itu duduk di kursi yang ada di sisi brangkar tempat Aluna, tangan besarnya mengusap rambut Aluna lembut


Cup


ntah mengapa tiba tiba Regan ingin mengecup kening Luna


"Ntah bagaimana kehidupanmu sebelumnya Aluna? tetapi aku janji aku akan bertanggung jawab atas apa yang aku lakukan"


...***...


Di lains isi tepatnya di universitas M


Bintang tak henti hentinya menelepon nomer Aluna, namun selalu saja operator yang menjawab teleponnya


"Aluna kemana si? kok udah dua Minggu ini dia gak masuk ke kampus mana gak ngabarin aku lagi!"kesal bintang, karena dia begitu khawatir dengan keadaan Aluna


"Apa aku ke rumahnya aja kali ya?"


"Tapi gimana kalo aku kena marah om Agra kaya waktu itu! "


"Ah bodo amat dah yang penting gue tau Aluna dimana!"grutu bintang, gadis cantik yang menyandang sebagai Sahabat Aluna itu segera berjalan untuk menuju ke parkiran kampusnya, ia memutuskan untuk menemui Aluna di rumahnya

__ADS_1


Namun baru beberapa langkah suara orang yang bintang kenal memangilnya


"Bintang!"Ucap seseorang itu yang tak lain Angga


Laki laki yang sejak semester satu menyukai Aluna dengan tingkah humornya


"Apa Lo tumben mangil mangil gue?!"Ketus bintang


"Ya elah GeEr lo, gue mau nanya ayang alun mana? kok udah beberapa Minggu ini gue gak liat si? apa dia sakit?"


"Mana gue tau dia sakit kali karena bosen liat muka jelek Lo"


"Eh eh gini gini gue pria paling ganteng di fakultas ilmu Komunikasi ya!"bangga Angga dengan menaik turunkan alisnya, membuat bintang menatap jijik laki laki yang ada di hadapannya


"Ganteng ganteng muka kaya bekicot kering aja Lo sok soan!"


"Gue serius kemana ayang Luna bin?"


"Gue gak tau dia kemana? setelah ketemu dia di kafe waktu itu gue gak liat lihat dia lagi mana teleponnya gak aktif lagi, ini juga gue mau ke rumahnya"


"OMG! apa jangan jangan yayang Luna di cilik lagi bin!"panik Angga


Pletak!


Satu jitakan bintang berikan di kening angga


"Aduhh bin sakit tau!"


"Kalo ngomong itu hati hati ya! gak mungkin lah Aluna di culik orang, buat apa coba?"kesal bintang


"Ya tapikan Aluna itu cantik ya mana tau dia di culik sama mafia yang kaya di film film luar itu teru--"


Bugh!


Belum selesai Angga berbicara bintang langsung memukul Angga dengan tasnya


"Aduhhh, ko Lo kasar banget si bin sama gue sakit nih kepala gue"keluhnya dengan mengusap usap keningnya yang terkena pukulan bintang


"Ya makanya! kalo jadi orang jangan halu! jangan kebanyakan nonton film Lo!"kesal bintang


"Yaudah Lo mau gak ikut gue ke rumah Aluna?"


"Serius Lo ngajak gue?"tanya Angga tak percaya


"Banyak bacot lo! ikut gak?"


"Gas lah ikut"


"Tapi pake mobil gue ya Lo yang nyetir tangan gue cape"


"Dasar Lo pantesan ngajak gue, oke deh gak apa apa"Ucap Angga


Setelah itu Angga dan bintang menuju rumah Aluna mengunakan mobil bintang


...TBC...


...Hallo bagaimana weekand kalian?...


...Jaga kesehatan ya, soalnya di daerahku banyak banget orang sakit akibat cuaca extrim yang di perkirakan baru akan normal di bulan Agustus 🥲...


...Stay safe kalian🤍...

__ADS_1


...tetap jaga diri kalian okey😍...


...Jangan lupa like, komen dan vote 😍🤩...


__ADS_2