Aluna My Little Wife

Aluna My Little Wife
Chapter 64


__ADS_3

Hari yang yang dikira menjadi hari baik bagi Aluna berubah menjadi hari paling menyakitkan dibandingkan dengan hari hari sebelumnya, setelah sarapan pagi itu Aluna nampak bahagia ketika melihat perhatian dari ibu mertuanya. Namun senyumnya tiba tiba menjadi pudar kala telepon seluler milik Regan berbunyi yang menggambarkan berita buruk yang terjadi di mansion Mahesa


Regan yang tengah menikmati paginya bersama Aluna di buat terkejut atas berita kebakaran yang hampir melahap seluruh isi mansion keluarga Mahesa. Begitu mendengar berita itu Aluna langsung lemas tak bertulang apalagi setelah mendengar jika papa dan mamanya terjebak di dalam mansion itu


"Kak tolong anterin aku kesana sekarang"Ucapnya memohon kepada Regan yang berusaha tetap tenang


"Kamu tenang dulu sayang, keadaan di sana sedang kurang baik untuk kandungan kamu karena disana masih terlalu banyak asap, aku sudah mengerahkan bantuan kesana kamu sabar ya"


"Tapi kak hiks mama papa kak Al bagaimana keadaannya?"tangis Aluna pecah di pelukan Regan sampai sampai Aluna tak sadarkan diri namun segera Regan menggendongnya dan langsung membawanya ke kamar pribadi mereka di lantai atas


"Biar kakak cek sebentar kondisinya gan"


"Bagaimana Aluna bisa pingsan raya?"


"Dia sangat syok mom tapi syukurlah kandungannya aman"


"Kalau begitu Regan titip Aluna sebentar ya kak, tolong jaga dia untuk Regan"


"Kau tenang saja Regan, mommy akan menjaganya"meskipun terkejut dengan ucapan mommynya namun Regan hanya mengangguk dan setelah itu dia pergi untuk ke lokasi mansion keluarga Aluna itu


...****************...


Regan mengendarai kendaraannya dengan kecepatan penuh untuk segara sampai di lokasi, sesampainya di lokasi manion Mahesa suasana sudah ramai bahkan ada beberapa wartawan dan petugas pemadam kebakaran yang berjumlah 4 mobil namun kobaran api masih terus melahap mansion itu sampai tersisa


di sisi lain Regan melihat para pelayan yang Regan kenal tengah menangis histeris dengan menyebut nama tuan Arga dan nyonya Clara yang sama sama terjebak di dalam


Regan semakin tak yakin jika kedua orangtua Aluna akan selamat dari kebakaran rumah tersebut melihat api yang semakin membesar walaupun berusaha di padamkan


sedangkan di sisi lain Al masih belum bisa mengangkat teleponnya, ia terlalu sibuk sampai sampai mengabaikan telepon dan juga pesan dari para pelayan yang berhasil menyelamatkan diri mereka sendiri


"Bagaimana ini bibi zhi? tuan Al masih belum bisa kita hubungi"


Melihat kondisi para pelayan itu Regan segera meminta bantuan tenaga medis untuk mengecek para pelayan itu


sementara Regan juga berusaha menghubungi seseorang kepercayaannya untuk mencari keberadaan Aldo dan mendekati para pelayan untuk ia tanyakan kejadian semulanya seperti apa


Regan memutar matanya mendengar kejanggalan di kebakaran mansion mewah itu ketika bibi zhi menceritakan jika mansion keluarga Mahesa tidak mungkin sampai bisa kebakaran karena ada alat pemadam kebakaran yang akan otomatis menyala ketika terkena asap sedikit namun bagaimana bisa api terus melahap mansion itu hingga membuat majikan mereka terjebak bersama di dalam


Beberapa jam kemudian akhirnya api bisa di padamkan namun mansion itu sudah tidak berbentuk


Dan sesuai dugaan bahwa salah satu pihak kepolisian menemukan jasat tuan Agra dan nyonya Clara beserta mayat lelaki yang masih tidak di ketahui identitasnya dengan keadaan tubuh yang sudah hangus terbakar


Beberapa saat Aldo yang susah dihubungi akhirnya datang dengan wajah keterkejutannya akan semua kejadian yang menimpa keluarganya


Untuk kedua kalinya mansion mereka mengalami kebakaran Bahkan sekarang sampai menewaskan kedua orangtuanya

__ADS_1


Aldo syok karena memang sejak Alea meninggal ia sudah jarang pulang ke mansion ia lebih memilih tinggal di apartemen yang ia miliki dibandingkan harus tinggal di mansion karena di mansion ia selalu mengingat penyiksaan yang di alami oleh adiknya Aluna


"maaf tuan apa salah satu dari kalian mengetahui siapa identitas dari jasat pria itu apa mungkin salah satu pelayan disini"


"Tidak tuan, sepertinya anggota pelayan kami sudah lengkap dan kami berhasil menyelamatkan diri karena sejak api mulai membesar kami tidak ada yang berani memadamkannya kami langsung menyelamatkan diri kami semua"


"Baiklah kalau seperti itu kami akan melakukan autopsi jenazah ini jika dari kalian tidak ada yang mengenalinya"


...****************...


pada hari itu juga proses pemakaman di lakukan. Memang pada dasarnya jika Aluna anak yang baik dan tak pernah menyimpan dendam kepada siapapun terutama kedua orangtuanya yang tega menyiksanya, Sekarang kedua orangtuanya telah meninggal dunia dengan tragis apa mungkin ini balasan atas apa yang terjadi terhadap Aluna yang di lakukan oleh kedua orangtuanya?


Aluna di peluk erat oleh suaminya kala peti mati itu di turunkan Aluna gemetar hebat menangis sesegukan, kini satu persatu orang yang menyakiti Aluna dulu perlahan lahan di panggil terlebih dahulu


Aldo yang memang tegar ia berusaha untuk ikhlas, dengan mata teduhnya ia menatap adiknya yang tengah berada di pelukan suaminya


kali ini Aldo merasakan sesak di dada karena setelah kepergian kedua orangtuanya ia hanya memiliki Aluna saja, namun Al bahagia melihat adiknya bersama orang yang tepat


Beberapa sebagian dari mereka yang menjadi kolega bisnis tuan Agra menghadiri upacara pemakaman taun Agra dan Clara merasa bingung dengan kehadiran orang berpengaruh seperti Ronaldo dan istrinya serta Regan Anderson yang terus memeluk wanita hamil yang menangis namun mereka tidak berani untuk bertanya langsung mereka lebih memilih diam daripada memiliki masalah dengannya karena tahu siapa itu keluarga Anderson!


"Daddy mommy duluan ya sayang"ucap Ronaldo yang mengusap rambut menantunya, Setelah mendengar berita kebakaran Ronaldo langsung pulang untuk menghargai Aluna.


hingga saat ini semua orang sudah meninggalkan tempat pemakaman itu, kini hanya tinggallah Aluna dan Regan beserta Aldo


Perlahan lahan Al mendekati adiknya yang sudah lama tidak bertemu itu


Aluna hanya menatap lirih kakaknya, ntah mengapa rasa benci alun terhadap kakaknya perlahan lahan menghilang, ingin rasanya ia memeluk tubuh kekar kakaknya itu namun ia masih takut


Takut jika Aldo menyakiti anak yang berada di kandungnya


"Orang tua kita sudah pergi, dan Alea juga lebih dulu meninggalkan kita, kakak gak minta kamu untuk memaafkan mereka. Tapi, saat ini kakak hanya punya alun..."Aldo berucap dengan nada gemetarnya, rasanya ia ingin memeluk adiknya itu namun ia masih melihat raut ketakutan dari Aluna


"Semoga setelah ini hidup kamu bahagia dengan suamimu sayang, kakak akan pergi dari negara ini kamu jaga baik baik diri kamu dan keponakan kakak ya"ucap Aldo lagi dengan menatap sendu wajah Aluna


Setelah mengusap pelan rambut Aluna, Al pergi meninggalkan tempat peristirahatan terakhir orang tuanya itu


memang ia sudah memutuskan untuk pergi di negara ini, ia akan mengurus perusahaan pusat yang berada di negara S ia akan me


namun belum sempat Al membuka pintu mobil Aluna memanggilnya membuat Al berbalik arah


"Kak Al!"


Dengan tangis Aluna memeluk erat tubuh kakaknya itu, ia menangis di pelukan kakaknya


"A-alun ngga pernah benci kak Al, Alun juga gek pernah benci mama papa dan kak Alea, Alun sayang kak Al"ucap aluna terbata bata di pelukan Aldo, Al yang menerima pelukan Aluna tiba tiba terkejut namun ia segera sadar dan membalas pelukan adiknya ia tersenyum mendengar ucapan aluna karena memang ia tahu jika adiknya itu memiliki hati malaikat, Ntahlah Al juga bingung bagaimana mungkin ia memiliki adik sebaik hati Aluna

__ADS_1


ia merasa sesak sendiri karena sempat menyia nyiakan Aluna dan ikut peran dalam penyiksaan Aluna


"Kakak tau kamu adik kakak yang paling baik hati, wajah cantikmu sama percis dengan kecantikan hatimu Aluna, Kakak menyesal sayang tolong maafkan kakak atas perlakuan kakak dulu"ucap Aldo setelah melepaskan pelukannya


ia menatap wajah sembab adiknya, tangan kekarnya menghapus air mata yang mengalir di pipi Aluna


"Alun sudah memaafkan kak Al"


"Kamu memang adik yang baik sayang, kamu baik baik ya di sini jaga diri kamu sama kesehatan kamu dan calon keponakan kakak"


"Kakak mau kemana?"tanya alun


Aldo terkekeh, seraya mengusap kepala Aluna


"Papa sudah tidak ada sayang, saat ini kakak harus mengurus perusahaan pusat yang berada di negara S"


"Kakak akan pergi?"


"Kakak tidak akan pergi, kakak akan kembali setelah keponakan kakak lahir"


"Baik baik ya di sini"ucap Al, Aluna langsung memeluk tubuh kakaknya yang sudah sangat ia rindukan


karena semenjak kakek nenek dia meninggal pada saat Aluna berumur lima tahun ia tak lagi mendapatkan kasih sayang kakaknya


Sementara Regan ia sedikit cemburu melihat istri kecilnya di peluk lelaki lain walaupun itu kakaknya sendiri namun ia tak pernah rela


meskipun begitu Regan mencoba tetap tenang karena suasananya yang tidak mendukung


...****************...


Setelah beberapa jam Aluna dan Regan tiba di mansion keluarga Anderson


Regan mengendong Aluna yang ketiduran pada saat di perjalanan, mungkin karena kelelahan menangis hingga ibu hamil itu tertidur


Regan tidak tega untuk membangun ibu hamil itu ia segera mengangkat tubuh mungil istrinya yang membuncit


Daddy dan mommynya yang melihat Regan menggendong Aluna langsung paham dan berusaha untuk diam takut suara mereka menganggu Aluna


Regan meletakan Aluna di ranjang king sizenya pelan pelan, setelah itu ia melepaskan sendal dan menyelimuti istrinya itu tak lupa ia sempat sempatnya mengecup kedua mata Aluna dan dahi Aluna, setelah itu ia pergi untuk turun ke bawah menemui kedua orangtuanya


...TBC...


...Aku merasa gamblang bngt nulis ini mohon maaf ya guys🥲 dan maaf banget aku baru up karena baru ganti hp dan malah lupa password akunnya😂🙏...


...MARHABAN YA RAMADHAN ☪️...

__ADS_1


...SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA BAGI YANG MENJALANKAN 🙏🥰...


__ADS_2