
Regan melangkahkan kakinya lebar memasuki villa mewah itu, ia sangat menyesal meninggalkan Aluna sendirian di villa itu
Perlahan lahan ia membuka pintu kamarnya takut jika Aluna sudah tidur dan akan membangunkannya
saat memasuki kamar vila itu netra matanya melihat Aluna tertidur meringkuk dengan memeluk perutnya yang sudah membuncit
melihat itu Regan khawatir takut tadi Aluna merasakan sakit
Netra Regan terkejut ketika melihat Aluna yang tertidur sembari memeluk sebuah foto
"Siapa orang yang ada di foto ini" Gumamnya
Regan langsung membenarkan posisi tidur Aluna , dan merapihkan kembali foto foto yang berserakan di dekat Aluna
namun lagi lagi Regan terkejut ketika melihat foto kecil bayi kecilnya. Tangannya gemetar ketika melihat semua foto foto dan data data yang ternyata ini data yang kemarin Rey berikan untuknya
dengan tangan gemetar dan mata berembun Regan langsung terduduk di dekat ranjang kasurnya, ia menangis menumpahkan rasa bahagia sekaligus haru
Regan Tak pernah menyangka orang yang selama ini ia cari cari dan ia cintai dari kecil ternyata sudah ada di dekatnya
"Hikss, kenapa aku bodoh"
Tangan itu memeluk foto bayi kecilnya, matanya tak berhenti mengeluarkan air mata ketika mengingat kejadian bayi kecilnya dulu
"Ternyata sampai kamu dewasapun kamu masih di siksa oleh keluargamu sayang! hiks maafkan kakak"Suara tangisan Regan cukup memilukan sehingga sedikit mengusik Aluna yang sudah tertidur
ia terbangun dan mengerjakan matanya.
Netranya langsung melihat Regan yang sedang terduduk di dekat ranjangnya dengan menangis sambil memeluk foto
"k-kak Regan..."panggil Aluna
Regan masih tak bergeming, ia menatap istri kecilnya itu, Regan bahagia ternyata orang yang dinikahinya itu ialah bayi kecilnya sendiri yang selama ini ia cari
Regan berjanji, ia akan menjaga dan mencintai Aluna semasa hidupnya
"Sayang ...."
"Kakak kenapa menangis?"Tanpa banyak kata kata Regan langsung memeluk Aluna erat dan menumpahkan rasa haru dan tangisnya di pelukan istri kecilnya yang ternyata ialah bayi kecil yang ia cari selama ini
"Maafin kakak, alun. Maafin kakak"
"Kakak bodoh sayang maaf, terimakasih karena sudah kuat selama ini. Terimakasih sudah mau bertahan hidup dan sekarang kamu sudah hadir di hidup kakak terimakasih sayang"Ucapnya, Alun tak paham kenapa tiba tiba regan mengatakan hal demikian. Namun ia tetap menerima pelukan sang suami yang mengisi sambil menciumi seluruh wajahnya
"Kakak kenapa?"tanya perempuan hamil itu tak mengerti
"Kakak baru aja menemukan bayi kecil kakak sayang"ucap Regan menatap alun dalam
deg
__ADS_1
"Jj-jadi kakak sudah menemukan wanita masa lalu kakak itu?"tanya Aluna gemetar
Regan mengangguk
Sekarang giliran alun yang menangis karena mendengar ucapan Regan jika Regan sudah menemukan bayi kecilnya yang jika dia menemukannya Regan akan menikahinya, lalu bagaimana dengan dia? Apa tadi Regan pergi untuk menemui orang yang di maksud bayi kecil Regan?
"Hiks"
"Aa-apa nanti kakak akan menikahi wanita itu?"tanya alun menatap mata Regan
"Kami sudah menikah sayang"
deg
Detik itu juga alun langsung menangis sakit mendengar pengakuan dari mulut Regan sendiri, Regan terkejut ketika alun langsung menangis
"Kenapa kamu menangis sayang?"
"Hiks, Kakak jahat! Bagaimana dengan nasib alun dan bayi alun hiks"
"Sepertinya memang benar alun di takdirkan untuk hidup tidak bahagia di dunia ini kak, Alun gak mau di madu lebih baik kakak ceraikan alun sekarang juga jika orang itu sudah kembali"Regan terkejut mendengar ucapan aluna. Regan menangkap Aluna salah paham namun yang ia fikirkan sekarang apa Aluna tidak mengingat masa kecilnya dulu?
"Apa berarti sekarang kakak akan meninggalkan alun?"Jawab Regan menggelengkan kepalanya
"Tapi alun gak mau di madu kak hiks"
"Hey alunn denger, yang bilang kamu di madu siapa?"tanya Regan dengan mengusap air mata yang jatuh di pipi Aluna
"Apa berarti kakak akan menceraikan alun?"tanya alun sendu, Regan paham alun salah paham dengan ucapannya. Regan tersenyum manis dengan wanita yang saat ini tengah mengandung bayinya
Cup
Cup
Cup
"Sampai kapanpun kakak gak akan pernah meninggalkan Kamu dan bayi kita, kita selamanya akan tetap bersama dengan anak anak kita kelak"ucap Regan
Ia mengambil foto akun kecil
"Apa kamu tau foto anak kecil ini?"tanya Regan yang mendapatkan gelengan kepala dari alun
"Aku tidak tau siapa itu, tapi kenapa foto foto ini ada foto nenek kakekku?"jawab Aluna jujur karena memang ia sama sekali tidak mengenali foto yang di maksud Regan selain foto nenek kakeknya dan juga dirinya pada saat kecil
"Ini kita sayang, dan bukankah ini foto kamu waktu kecil?"tunjuknya pada foto alun yang tengah memeluk boneka Teddy bear
"Apa kamu ingat dulu ada seorang laki laki yang menangis di bawah pohon karena nenek yang merawatnya dari kecil meninggal, tapi tiba tiba perempuan kecil datang menghibur anak laki laki itu. Tapi keadaan dia jauh lebih menyedihkan di banding dengan anak laki laki itu. Ternyata setiap hari anak perempuan kecil itu di siksa oleh keluarganya, dan pada akhirnya anak perempuan itu selalu datang menemui anak laki laki yang ia sebut kakak"cerita Regan panjang lebar samar samar bayangan masa kecil Aluna menghampiri ingatannya
"Alun gak tau kak hiks, kepala alun sakit"Ucap Aluna yang tiba tiba merasakan kepalanya sakit
__ADS_1
"Awshhhh"
"Sayang kamu kenapa!?"Regan panik melihat alun yang tiba tiba menganglu sakit kepala
"Sakit kak awshhh!"
Detik itu juga Aluna jatuh pingsan, membuat Regan terkejut dan tanpa fikir panjang ia langsung menggendong Aluna untuk segera di bawakan ke rumah sakit
Dengan wajah panik Regan menuruni anak tangga
"SIAPKAN MOBIL SEKARANG CEPAT!"Teriaknya kepada para penjaga villa mewah itu, Semua penjaga kaget mendengar tuanya di jam pagi buta teriak sambil menggendong istrinya yang dalam keadaan pingsan
"Ada apa dengan nona tuan?"tanya bibi ikut terkejut melihat tuannya menggendong nonanya
"Alun pingsan bibi, saya harus segera membawanya ke rumah sakit!"
Bibi tak berani bertanya lagi, ia segera membantu tuannya membukakan pintu mobil
Dengan kecepatan penuh mobil itu melaju keluar pekarangan villa itu menuju rumah sakit terdekat
"Sayang kamu kenapa? bangun sayang! Alun bangun"
"Kenapa dengan mobil ini?! kenapa lambat sekali hah!"terik Regan
"Maafkan saya tuan tapi jalanan licin, saya takut terjadi sesuatu jika tidak hati hati"ucap supir itu
Regan langsung menelpon asisten Rey, dalam dering ke tiga Rey segera mengangkat teleponnya
"Hallo tuan?"
"Hallo Rey! Rey tolong panggilkan Mark ke rumah sakit yang jaraknya tak jauh dari villa. Aluna tiba tiba pingsan Rey!"
"Bagaimana bisa nona pingsan tuan?"
"Aku juga tidak tahu Rey, aku baru saja mengetahui isi dari amplop yang kau berikan lusa kemarin namun Aluna tiba tiba pingsan Rey! aku tidak mau terjadi sesuatu dengan dia dan banyinya"
"Tuan tenang dulu, saya akan segera menghubungi dokter Mark untuk segera ke sana"
Tut
Regan langsung mematikan teleponnya, ia masih berusaha membangunkan ibu hamil itu
Regan masih tidak mengerti mengapa Aluna tidak mengingat masa lalunya? dan mengapa tiba tiba ia jatuh pingsan setelah merasakan sakit di kepalanya
"Apa yang sebenarnya terjadi sayang, tolong jangan takuti aku seperti ini"
...TBC...
__ADS_1
...kemarin abis revisi semuanya hehe, Tolong bngt ya gaes tandain kalo ada typo, biar aku langsung revisi☺️🤗...